<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Karyawati Bank BUMN Meninggal Akibat Vaksin Covid-19, Dinkes Baubau Membantah</title><description>5 hari lalu Waode baru saja mengikuti vaksinasi di kantor tempatnya bekerja.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/04/340/2420417/heboh-karyawati-bank-bumn-meninggal-akibat-vaksin-covid-19-dinkes-baubau-membantah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/04/340/2420417/heboh-karyawati-bank-bumn-meninggal-akibat-vaksin-covid-19-dinkes-baubau-membantah"/><item><title>Heboh Karyawati Bank BUMN Meninggal Akibat Vaksin Covid-19, Dinkes Baubau Membantah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/04/340/2420417/heboh-karyawati-bank-bumn-meninggal-akibat-vaksin-covid-19-dinkes-baubau-membantah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/04/340/2420417/heboh-karyawati-bank-bumn-meninggal-akibat-vaksin-covid-19-dinkes-baubau-membantah</guid><pubDate>Jum'at 04 Juni 2021 21:48 WIB</pubDate><dc:creator>Andhy Eba</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/04/340/2420417/heboh-karyawati-bank-bumn-meninggal-akibat-vaksin-covid-19-dinkes-baubau-membantah-tXz0jXXtu1.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Jenazah Waode. (Foto: MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/04/340/2420417/heboh-karyawati-bank-bumn-meninggal-akibat-vaksin-covid-19-dinkes-baubau-membantah-tXz0jXXtu1.jpeg</image><title>Jenazah Waode. (Foto: MNC Portal)</title></images><description>BAUBAU -&amp;nbsp;Seorang pegawai bank cabang Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Waode Primawati Sazali (35), disebut meninggal dunia seusai disuntik vaksin Covid-19.&amp;nbsp;
Harlita selaku ibu Waode Primawati Sazali (35), mengatakan, 5 hari lalu anaknya baru saja mengikuti vaksinasi di kantor tempatnya bekerja.
&quot;Lima hari lalu itu setelah divaksin mulai lemas, dan mengalami gajala sesak napas, dan badannya mulai keram, seperti tertusuk jarum suntik,&quot; ujar Harlita, di Baubau, Kamis (3/6/2021).&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Penghuni Rusun yang Tak Mau Divaksin Covid-19 Harus Angkat Kaki
Waode Primawati Sazali meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam di Kota Baubau, Kamis (3/6/2021) sore.&amp;nbsp;
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Marfiah Tahara mengatakan, Waode mengikuti vaksinasi tahap kedua pada 5 Mei 2021.&amp;nbsp;
Marfia mejelaskan,&amp;nbsp; Waode mengikuti vaksinasi di Gedung Metro Entertein, bilangan Jl Simpanjonga, Kelurahan Lamangga, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Duh! Karyawati Cantik Bank BUMN Meninggal Usai Divaksin Covid-19
&quot;Jadi pegawai bank atas nama Waode Primawati Sanalah itu mengikuti vaksinasi tahap pertama pada 7 April 2021, sementara vaksinasi tahap keduanya pada 5 Mei 2021,&quot; ujarnya lewat panggilan telefon, Jumat (4/6/2021).&amp;nbsp;
Berdasarkan data Dinkes Kota Baubau tersebut, Maria Tahar mengatakan, tidak mengkin pegawai bank tersebut meninggal dunia karena gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&quot;Kalau kasus ini dimasukkan di KIPI tidak mungkin, karena habis disuntik itu tidak ada keluhan. Sampai habis vaksin kedua juga tidak ada keluhan,&quot; urai Marfia.&amp;nbsp;
Meski demikian, kata Marfia, pihaknya tetap mengumpulkan data rekam medik pegawai bank tersebut.&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Hanya saja tidak akan dimasukkan salam kategori pasien meninggal karena gejala ikutan seusai vaksinasi Covid-19.&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&quot;Tetap dilakukan penyelidikan, mengumpulkan data penyebab kematian dari Rumah Sakit Siloam, untuk mengetahui kebenaran sesungguhnya,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>BAUBAU -&amp;nbsp;Seorang pegawai bank cabang Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Waode Primawati Sazali (35), disebut meninggal dunia seusai disuntik vaksin Covid-19.&amp;nbsp;
Harlita selaku ibu Waode Primawati Sazali (35), mengatakan, 5 hari lalu anaknya baru saja mengikuti vaksinasi di kantor tempatnya bekerja.
&quot;Lima hari lalu itu setelah divaksin mulai lemas, dan mengalami gajala sesak napas, dan badannya mulai keram, seperti tertusuk jarum suntik,&quot; ujar Harlita, di Baubau, Kamis (3/6/2021).&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Penghuni Rusun yang Tak Mau Divaksin Covid-19 Harus Angkat Kaki
Waode Primawati Sazali meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam di Kota Baubau, Kamis (3/6/2021) sore.&amp;nbsp;
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Marfiah Tahara mengatakan, Waode mengikuti vaksinasi tahap kedua pada 5 Mei 2021.&amp;nbsp;
Marfia mejelaskan,&amp;nbsp; Waode mengikuti vaksinasi di Gedung Metro Entertein, bilangan Jl Simpanjonga, Kelurahan Lamangga, Kecamatan Murhum, Kota Baubau.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Duh! Karyawati Cantik Bank BUMN Meninggal Usai Divaksin Covid-19
&quot;Jadi pegawai bank atas nama Waode Primawati Sanalah itu mengikuti vaksinasi tahap pertama pada 7 April 2021, sementara vaksinasi tahap keduanya pada 5 Mei 2021,&quot; ujarnya lewat panggilan telefon, Jumat (4/6/2021).&amp;nbsp;
Berdasarkan data Dinkes Kota Baubau tersebut, Maria Tahar mengatakan, tidak mengkin pegawai bank tersebut meninggal dunia karena gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).&amp;nbsp;&amp;nbsp;&quot;Kalau kasus ini dimasukkan di KIPI tidak mungkin, karena habis disuntik itu tidak ada keluhan. Sampai habis vaksin kedua juga tidak ada keluhan,&quot; urai Marfia.&amp;nbsp;
Meski demikian, kata Marfia, pihaknya tetap mengumpulkan data rekam medik pegawai bank tersebut.&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Hanya saja tidak akan dimasukkan salam kategori pasien meninggal karena gejala ikutan seusai vaksinasi Covid-19.&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&quot;Tetap dilakukan penyelidikan, mengumpulkan data penyebab kematian dari Rumah Sakit Siloam, untuk mengetahui kebenaran sesungguhnya,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
