<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ledakan Covid-19 di Kudus, Tim Riset Selidiki Potensi Varian Baru</title><description>8.165 kasus terkonfirmasi positif. Sementara kasus aktif sebanyak 1.457 orang yang kini dirawat, dirujuk, dan isolasi mandiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/05/512/2420522/ledakan-covid-19-di-kudus-tim-riset-selidiki-potensi-varian-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/05/512/2420522/ledakan-covid-19-di-kudus-tim-riset-selidiki-potensi-varian-baru"/><item><title>Ledakan Covid-19 di Kudus, Tim Riset Selidiki Potensi Varian Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/05/512/2420522/ledakan-covid-19-di-kudus-tim-riset-selidiki-potensi-varian-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/05/512/2420522/ledakan-covid-19-di-kudus-tim-riset-selidiki-potensi-varian-baru</guid><pubDate>Sabtu 05 Juni 2021 08:47 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/05/512/2420522/ledakan-covid-19-di-kudus-tim-riset-selidiki-potensi-varian-baru-nfEEUnh9HQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/05/512/2420522/ledakan-covid-19-di-kudus-tim-riset-selidiki-potensi-varian-baru-nfEEUnh9HQ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>SEMARANG - Ledakan kasus Covid-19 di Kudus Jawa Tengah belum terkendali. Untuk mencegah munculnya varian baru, Pemprov Jateng telah merjunkan tim riset untuk melalukan penelitian.
&quot;Kita turunkan tim untuk melakukan riset itu tadi, apakah ada varian baru (Covid-19 di Kudus),&quot; kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sabtu (5/6/2021).
Berdasarkan website corona.jatengprov.go.id, kasus aktif Covid-19 di Kudus masih menempati urutan pertama. Tercatat pada Jumat 4 Juni 2021 pukul 12.00 WIB, terdapat
8.165 kasus terkonfirmasi positif. Sementara kasus aktif sebanyak 1.457 orang yang kini dirawat, dirujuk, dan isolasi mandiri.
&quot;Saya minta untuk dilakukan testing dan tracing lebih banyak. Dan ini tidak hanya untuk Kudus, tapi berlaku untuk seluruh Jawa Tengah. Agar kita tingkatkan di Jawa Tengah,&quot; tuturnya..
&quot;Kalau testingnya bisa meningkat, tracingnya bisa meningkat kita akan tahu dari mana (penyebaran Covid-19) ini berasal,&quot; imbuh Ganjar.
Baca juga:&amp;nbsp;Ratusan Tenaga Kesehatan Diterjunkan Tangani Ledakan Covid-19 di Kudus
Dia pun meminta pemerintah daerah tak perlu khawatir jika ditemukan kasus positif Covid-19 semakin besar. Sebab, seiring dengan pelaksanaan testing dan tracing akan terlacak jumlah kasus penyebaran virus corona yang berada di tengah masyarakat.
&quot;Kalau itu (kasus Covid-19) kita tahu enggak usah takut. Kalau kemudian nanti hasilnya. Lho kok kami di kabupaten/kota kami tinggi. Enggak usah takut, karena dengan makin banyak testing, makin banyak tracing harapan kita, kita persis kondisi daerah kita,&quot; beber dia.
&quot;Kita masih berharap dan meminta, memohon kepada masyarakat agar memberikan dukungan, tidak berkerumun, pakai masker, maskerlah yang paling utama. Kemudian aware peduli, jaga jarak, dan sebagainya,&quot; pungkas Ganjar.
Baca juga:&amp;nbsp;Penanggulangan Covid-19 di Kudus, Pemerintah Pusat Siapkan Dana Siap Pakai
</description><content:encoded>SEMARANG - Ledakan kasus Covid-19 di Kudus Jawa Tengah belum terkendali. Untuk mencegah munculnya varian baru, Pemprov Jateng telah merjunkan tim riset untuk melalukan penelitian.
&quot;Kita turunkan tim untuk melakukan riset itu tadi, apakah ada varian baru (Covid-19 di Kudus),&quot; kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Sabtu (5/6/2021).
Berdasarkan website corona.jatengprov.go.id, kasus aktif Covid-19 di Kudus masih menempati urutan pertama. Tercatat pada Jumat 4 Juni 2021 pukul 12.00 WIB, terdapat
8.165 kasus terkonfirmasi positif. Sementara kasus aktif sebanyak 1.457 orang yang kini dirawat, dirujuk, dan isolasi mandiri.
&quot;Saya minta untuk dilakukan testing dan tracing lebih banyak. Dan ini tidak hanya untuk Kudus, tapi berlaku untuk seluruh Jawa Tengah. Agar kita tingkatkan di Jawa Tengah,&quot; tuturnya..
&quot;Kalau testingnya bisa meningkat, tracingnya bisa meningkat kita akan tahu dari mana (penyebaran Covid-19) ini berasal,&quot; imbuh Ganjar.
Baca juga:&amp;nbsp;Ratusan Tenaga Kesehatan Diterjunkan Tangani Ledakan Covid-19 di Kudus
Dia pun meminta pemerintah daerah tak perlu khawatir jika ditemukan kasus positif Covid-19 semakin besar. Sebab, seiring dengan pelaksanaan testing dan tracing akan terlacak jumlah kasus penyebaran virus corona yang berada di tengah masyarakat.
&quot;Kalau itu (kasus Covid-19) kita tahu enggak usah takut. Kalau kemudian nanti hasilnya. Lho kok kami di kabupaten/kota kami tinggi. Enggak usah takut, karena dengan makin banyak testing, makin banyak tracing harapan kita, kita persis kondisi daerah kita,&quot; beber dia.
&quot;Kita masih berharap dan meminta, memohon kepada masyarakat agar memberikan dukungan, tidak berkerumun, pakai masker, maskerlah yang paling utama. Kemudian aware peduli, jaga jarak, dan sebagainya,&quot; pungkas Ganjar.
Baca juga:&amp;nbsp;Penanggulangan Covid-19 di Kudus, Pemerintah Pusat Siapkan Dana Siap Pakai
</content:encoded></item></channel></rss>
