<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Tewas Kecelakaan Minibus Mahasiswa UHO Bertambah Jadi 6 Orang</title><description>Sementara 3 orang lainnya saat ini tengah menjalani perawatan intensif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/08/340/2422044/korban-tewas-kecelakaan-minibus-mahasiswa-uho-bertambah-jadi-6-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/08/340/2422044/korban-tewas-kecelakaan-minibus-mahasiswa-uho-bertambah-jadi-6-orang"/><item><title>Korban Tewas Kecelakaan Minibus Mahasiswa UHO Bertambah Jadi 6 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/08/340/2422044/korban-tewas-kecelakaan-minibus-mahasiswa-uho-bertambah-jadi-6-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/08/340/2422044/korban-tewas-kecelakaan-minibus-mahasiswa-uho-bertambah-jadi-6-orang</guid><pubDate>Selasa 08 Juni 2021 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Febriyono Tamenk</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/08/340/2422044/korban-tewas-kecelakaan-minibus-mahasiswa-uho-bertambah-jadi-6-orang-QYPEHDLmMF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil minibus mahasiswa UHO ringsek usai menabrak pohon. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/08/340/2422044/korban-tewas-kecelakaan-minibus-mahasiswa-uho-bertambah-jadi-6-orang-QYPEHDLmMF.jpg</image><title>Mobil minibus mahasiswa UHO ringsek usai menabrak pohon. (Foto: Istimewa)</title></images><description>KENDARI - Korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara bertambah menjadi 6 orang. Sementara 3 orang lainnya saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Bahteramas Kendari, Selasa (8/6/2021).
Rombongan mahasiswa D3 Teknik Mesin UHO itu terlibat kecelakaan di Jalan Poros Kasipute &amp;ndash; Tinanggea, Kelurahan Lameroro, Bombana, sulawesi Tenggara, Senin 7 Juni 2021.
Baca juga:&amp;nbsp;Tragis! Ayah dan Anak Tewas Terlindas Mobil Boks
Minibus yang ditumpangi 9 mahasiswa mengalami pecah ban dalam kecepatan tinggi. Pengemudi yang tak dapat mengendalikan setir mengakibatkan mobil menabrak pohon.
Dalam peristiwa tersebut lima mahasiswa meninggal dunia, sementara empat lainnya langsung dilarikan ke rumah sakit.
Humas RS Bahteramas, Mashita mengatakan, salah seorang korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit, Dede Marwan meninggal pada Selasa dini hari, sehingga jumlah korban tewas jadi 6 orang.
Baca juga:&amp;nbsp;8 Orang Tewas, Sopir Pikap Rombongan Arisan Jadi Tersangka
&amp;ldquo;Korban meninggal telah diserahkan kepada masing-masing keluarga untuk disemayamkan. 3 korban luka masih menjalani perawatan intensif,&amp;rdquo; ujar Mashita.
Berikut identitas korban meninggal:
1. Olah cahayadi (Desa Saralae, Kecamatan  Kulisusu, Buton Utara)
2.Rifki Adrianus (Desa Wentulasi, Kecamatan Wakorumba, Buton Utara)
3.Arsyad Arifudin (Desa Lede, Kabupaten Taliabo, Maluku Utara)
4.Indra Taufik (Desa Laiba, Kecamatan  Parigi, Kabupaten  Muna)
5. Sawaludin (Desa Kapofo, Kecamatan Kuntukowuna, Kabupaten  Muna)
6. Dede Marwan (Wawoni, Kabupaten Konawe Kepulauan)

Sementara itu identitas korban yang masih dirawat adalah:
1.Nirwan Paliki (Kelurahan Wua &amp;ndash; Wua, Kota Kendari )
2.Zakaria Ramadhan (Desa Lindo, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna )
3.Rival Kahmi (Desa Lampe Api Baru, Kecamatan Wawoni Tengah, Konawe Kepulauan)
</description><content:encoded>KENDARI - Korban meninggal dunia akibat kecelakaan maut mahasiswa Universitas Haluoleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara bertambah menjadi 6 orang. Sementara 3 orang lainnya saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RS Bahteramas Kendari, Selasa (8/6/2021).
Rombongan mahasiswa D3 Teknik Mesin UHO itu terlibat kecelakaan di Jalan Poros Kasipute &amp;ndash; Tinanggea, Kelurahan Lameroro, Bombana, sulawesi Tenggara, Senin 7 Juni 2021.
Baca juga:&amp;nbsp;Tragis! Ayah dan Anak Tewas Terlindas Mobil Boks
Minibus yang ditumpangi 9 mahasiswa mengalami pecah ban dalam kecepatan tinggi. Pengemudi yang tak dapat mengendalikan setir mengakibatkan mobil menabrak pohon.
Dalam peristiwa tersebut lima mahasiswa meninggal dunia, sementara empat lainnya langsung dilarikan ke rumah sakit.
Humas RS Bahteramas, Mashita mengatakan, salah seorang korban yang sempat dilarikan ke rumah sakit, Dede Marwan meninggal pada Selasa dini hari, sehingga jumlah korban tewas jadi 6 orang.
Baca juga:&amp;nbsp;8 Orang Tewas, Sopir Pikap Rombongan Arisan Jadi Tersangka
&amp;ldquo;Korban meninggal telah diserahkan kepada masing-masing keluarga untuk disemayamkan. 3 korban luka masih menjalani perawatan intensif,&amp;rdquo; ujar Mashita.
Berikut identitas korban meninggal:
1. Olah cahayadi (Desa Saralae, Kecamatan  Kulisusu, Buton Utara)
2.Rifki Adrianus (Desa Wentulasi, Kecamatan Wakorumba, Buton Utara)
3.Arsyad Arifudin (Desa Lede, Kabupaten Taliabo, Maluku Utara)
4.Indra Taufik (Desa Laiba, Kecamatan  Parigi, Kabupaten  Muna)
5. Sawaludin (Desa Kapofo, Kecamatan Kuntukowuna, Kabupaten  Muna)
6. Dede Marwan (Wawoni, Kabupaten Konawe Kepulauan)

Sementara itu identitas korban yang masih dirawat adalah:
1.Nirwan Paliki (Kelurahan Wua &amp;ndash; Wua, Kota Kendari )
2.Zakaria Ramadhan (Desa Lindo, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna )
3.Rival Kahmi (Desa Lampe Api Baru, Kecamatan Wawoni Tengah, Konawe Kepulauan)
</content:encoded></item></channel></rss>
