<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Breaking News! Kilang Minyak Pertamina di Cilacap Terbakar   </title><description>Salah satu tangki milik Pertamina yang berisi benzene terbakar di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah, pada pukul 19.45 WIB.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/11/512/2423880/breaking-news-kilang-minyak-pertamina-di-cilacap-terbakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/11/512/2423880/breaking-news-kilang-minyak-pertamina-di-cilacap-terbakar"/><item><title>Breaking News! Kilang Minyak Pertamina di Cilacap Terbakar   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/11/512/2423880/breaking-news-kilang-minyak-pertamina-di-cilacap-terbakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/11/512/2423880/breaking-news-kilang-minyak-pertamina-di-cilacap-terbakar</guid><pubDate>Jum'at 11 Juni 2021 21:22 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/11/512/2423880/tangki-milik-pertamina-terbakar-di-area-kilang-cilacap-9JznuwFk3f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/11/512/2423880/tangki-milik-pertamina-terbakar-di-area-kilang-cilacap-9JznuwFk3f.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Salah satu tangki milik Pertamina yang berisi benzene terbakar di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah, pada pukul 19.45 WIB.
Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR RU IV Cilacap - Sub Holding Refining &amp;amp; Petrochemical Pertamina, Hatim Ilwan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui penyebab terbakarnya salah satu kilang tersebut.
&quot;Penyebab kebakaran masih belum diketahui,&quot; kata Hatim dalam keterangannya, Jumat (11/6/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kebakaran Landa Ruko di PTC Pulogadung
Saat ini kata Hatim, pihaknya masih terus dilakukan upaya pemadaman sisa api di area bundwall.&quot;Upaya pendinginan juga masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali,&quot; sambungnya.
Kata dia, upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan penyemprotan foam ke arah titik api. &quot;Sejumlah 50 tenaga pemadam diturunkan untuk menangani kebakaran,&quot; pungkasnya.
Perlu diketahui, Kilang Cilacap merupakan satu dari 6 Kilang Pertamina, dan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari. Kilang ini memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.</description><content:encoded>JAKARTA - Salah satu tangki milik Pertamina yang berisi benzene terbakar di area Kilang Cilacap, Jawa Tengah, pada pukul 19.45 WIB.
Area Manager Communication, Relations, &amp;amp; CSR RU IV Cilacap - Sub Holding Refining &amp;amp; Petrochemical Pertamina, Hatim Ilwan mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui penyebab terbakarnya salah satu kilang tersebut.
&quot;Penyebab kebakaran masih belum diketahui,&quot; kata Hatim dalam keterangannya, Jumat (11/6/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kebakaran Landa Ruko di PTC Pulogadung
Saat ini kata Hatim, pihaknya masih terus dilakukan upaya pemadaman sisa api di area bundwall.&quot;Upaya pendinginan juga masih terus dilakukan untuk mencegah api timbul kembali,&quot; sambungnya.
Kata dia, upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan penyemprotan foam ke arah titik api. &quot;Sejumlah 50 tenaga pemadam diturunkan untuk menangani kebakaran,&quot; pungkasnya.
Perlu diketahui, Kilang Cilacap merupakan satu dari 6 Kilang Pertamina, dan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari. Kilang ini memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung crude yang akan diolah, gas serta BBM hasil pengolahan minyak mentah.</content:encoded></item></channel></rss>
