<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Menkumham Yasonna Minta Maaf ke Warga Tanjung Priok   </title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/12/337/2423695/cerita-menkumham-yasonna-minta-maaf-ke-warga-tanjung-priok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/12/337/2423695/cerita-menkumham-yasonna-minta-maaf-ke-warga-tanjung-priok"/><item><title>Cerita Menkumham Yasonna Minta Maaf ke Warga Tanjung Priok   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/12/337/2423695/cerita-menkumham-yasonna-minta-maaf-ke-warga-tanjung-priok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/12/337/2423695/cerita-menkumham-yasonna-minta-maaf-ke-warga-tanjung-priok</guid><pubDate>Sabtu 12 Juni 2021 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/11/337/2423695/cerita-menkumham-yasonna-minta-maaf-ke-warga-tanjung-priok-xkXAhAADfM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkumham Yosana Laoly.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/11/337/2423695/cerita-menkumham-yasonna-minta-maaf-ke-warga-tanjung-priok-xkXAhAADfM.jpg</image><title>Menkumham Yosana Laoly.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Setelah adanya desakan dari massa, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonganan Laoly meminta maaf kepada warga Tanjung Priok atas pernyataannya yang dianggap menyinggung perasaan masyarakat pesisir Jakarta Utara tersebut.
&quot;Saya menyampaikan permohonan maaf. Akan tetapi, sekali lagi ingin saya sampaikan, saya tidak punya sedikitpun tidak punya maksud itu,&quot; kata Yasonna dalam konferensi pers di Kemenkumham, bebera waktu lalu.
Sebelumnyam ribuan warga berdemonstrasi di depan Gedung Kemenkumham. Dalam demo 'Aksi Damai 221 Priok Bersatu', massa menuntut Yasonna Laoly meminta maaf terkait pernyataannya saat berpidato di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Usir Penat, Yasonna Laoly Hobi Gowes dan Menembak di Akhir Pekan
Yasonna berterima kasih kepada warga Tanjung Priok karena telah mengingatkannya. Namun, Yasonna menjelaskan dirinya tidak bermaksud untuk menyinggung perasaan warga Tanjung Priok.
&quot;Saya berharap setelah konpers ini kita dapat kembali menyatukan hati dan diri kita sebagai sesama anak bangsa. Mudah-mudahan, saya akan mencari waktu yang pas untuk bersilaturahim dengan saudara-saudaraku di Tanjung Priok,&quot; tutupnya.Sebagaimana diketahui, Yasonna Laoly menuai protes warga Tanjung  Priok usai mengeluarkan pernyataan soal kemiskinan yang jadi pemicu  kejahatan. Saat itu dia berbicara di Lapas Narkotika Cipinang.
&amp;ldquo;Beri saya dua orang bayi: satu anak bayi yg lahir dari Ibu PSK dan  ayahnya bandit dari slums areas misalnya dari daerah slums di Tanjung  Priok dan Anak orang yang sangat berkecukupan dengan Ibu sangat terdidik  dan ayah pengusaha misalnya dari Menteng,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;ldquo;Kemudian kita tukar, bayi yang dari Tanjung Priok dipelihara oleh  orang tua di Menteng, dan anak dari Menteng dipelihara di daerah kumuh  oleh orang tua yang bermasalah tersebut, lihat 20 tahun lagi, siapa yang  punya kecenderung (propensity) to commit crime? Saya yakin justru anak  terlahir dari Menteng tersebut yang lebih cenderung terekspos pada  perbuatan-perbuatan kriminal ketimbang anak yang terlahir dari ayah dan  Ibu dari Tanjung Priok tersebut&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Setelah adanya desakan dari massa, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonganan Laoly meminta maaf kepada warga Tanjung Priok atas pernyataannya yang dianggap menyinggung perasaan masyarakat pesisir Jakarta Utara tersebut.
&quot;Saya menyampaikan permohonan maaf. Akan tetapi, sekali lagi ingin saya sampaikan, saya tidak punya sedikitpun tidak punya maksud itu,&quot; kata Yasonna dalam konferensi pers di Kemenkumham, bebera waktu lalu.
Sebelumnyam ribuan warga berdemonstrasi di depan Gedung Kemenkumham. Dalam demo 'Aksi Damai 221 Priok Bersatu', massa menuntut Yasonna Laoly meminta maaf terkait pernyataannya saat berpidato di Lapas Narkotika Cipinang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Usir Penat, Yasonna Laoly Hobi Gowes dan Menembak di Akhir Pekan
Yasonna berterima kasih kepada warga Tanjung Priok karena telah mengingatkannya. Namun, Yasonna menjelaskan dirinya tidak bermaksud untuk menyinggung perasaan warga Tanjung Priok.
&quot;Saya berharap setelah konpers ini kita dapat kembali menyatukan hati dan diri kita sebagai sesama anak bangsa. Mudah-mudahan, saya akan mencari waktu yang pas untuk bersilaturahim dengan saudara-saudaraku di Tanjung Priok,&quot; tutupnya.Sebagaimana diketahui, Yasonna Laoly menuai protes warga Tanjung  Priok usai mengeluarkan pernyataan soal kemiskinan yang jadi pemicu  kejahatan. Saat itu dia berbicara di Lapas Narkotika Cipinang.
&amp;ldquo;Beri saya dua orang bayi: satu anak bayi yg lahir dari Ibu PSK dan  ayahnya bandit dari slums areas misalnya dari daerah slums di Tanjung  Priok dan Anak orang yang sangat berkecukupan dengan Ibu sangat terdidik  dan ayah pengusaha misalnya dari Menteng,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;ldquo;Kemudian kita tukar, bayi yang dari Tanjung Priok dipelihara oleh  orang tua di Menteng, dan anak dari Menteng dipelihara di daerah kumuh  oleh orang tua yang bermasalah tersebut, lihat 20 tahun lagi, siapa yang  punya kecenderung (propensity) to commit crime? Saya yakin justru anak  terlahir dari Menteng tersebut yang lebih cenderung terekspos pada  perbuatan-perbuatan kriminal ketimbang anak yang terlahir dari ayah dan  Ibu dari Tanjung Priok tersebut&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
