<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Jujur Positif Covid-19, Seorang Warga Ikut Acara Hajatan Tulari 15 Orang</title><description>Kasus penularan Covid-19 di acara hajatan warga Kalurahan Girisekar, Panggang mulai terkuak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/12/510/2423946/tak-jujur-positif-covid-19-seorang-warga-ikut-acara-hajatan-tulari-15-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/12/510/2423946/tak-jujur-positif-covid-19-seorang-warga-ikut-acara-hajatan-tulari-15-orang"/><item><title>Tak Jujur Positif Covid-19, Seorang Warga Ikut Acara Hajatan Tulari 15 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/12/510/2423946/tak-jujur-positif-covid-19-seorang-warga-ikut-acara-hajatan-tulari-15-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/12/510/2423946/tak-jujur-positif-covid-19-seorang-warga-ikut-acara-hajatan-tulari-15-orang</guid><pubDate>Sabtu 12 Juni 2021 03:30 WIB</pubDate><dc:creator>Suharjono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/12/510/2423946/tak-jujur-positif-covid-19-seorang-warga-ikut-acara-hajatan-tulari-15-orang-zyiEV1A2wG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/12/510/2423946/tak-jujur-positif-covid-19-seorang-warga-ikut-acara-hajatan-tulari-15-orang-zyiEV1A2wG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>GUNUNGKIDUL -  Kasus penularan Covid-19 di acara hajatan warga Kalurahan Girisekar, Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta mulai terkuak. Merebaknya virus asal Wuhan, China ini lantaran warga yang tidak jujur setelah hasil laboratorium menyatakan positif Covid-19.
Lurah Giri Sekar Sutarpan mengatakan, kasus penularan di wilayahnya yang masuk klaster hajatan berawal salah satu warga yang kerja di kota Yogyakarta . Setiap hari warga tersebut berangkat dari rumahnya ke tempat kerja.
&quot;Kemudian, dia mengeluh sakit dan memeriksakan ke Rumah Sakit Saptosari. Di rumah sakit setelah melalukan pemeriksaan dinyatakan positif Covid-19,&quot;  terangnya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (11/6/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;UGD RSDC Wisma Atlet Penuh, Pasien Covid-19 Terus Berdatangan
Dijelaskannya, setelah dinyatakan positif warga tersebut berusaha menyembunyikannya. Kemudian, memeriksakan diri ke rumah sakit di Kapanewon Playen. &quot;Karena tidak jujur, warga kami tidak menyampaikan kalau sudah dinyatakan positif Covid. Di rumah sakit tersebut akhirnya didiagnosa tifus,&quot; ulasnya.
Warga akhirnya tidak mempersoalkan karena di lingkungan dinyatakan tifus bukan Covid-19. Berapa hari kemudian ikut membantu hajatan tetangga.
&quot;Warga kaget karena petugas puskesmas datang dan akan tracing kontak erat yang bersangkutan, akhirnya ada 16 warga satu dusun yang dinyatakan positif Covid,&quot; lanjut mantan anggota DPRD Gunungkidul ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelabui Petugas, Pasien Covid-19 Kabur dari Pusat Isolasi di BPKP Bogor
Dari sinilah kasus Covid-19 di desa tersebut mencuat dan masih terus dilakukan tracing. &quot;Kemudian, ada juga klaster keluarga berjumlah 10 warga setelah menerima tamu dari Sleman. Jadi, total ada 26 warga kami yang saat ini dinyatakan positif, &quot; pungkasnya.</description><content:encoded>GUNUNGKIDUL -  Kasus penularan Covid-19 di acara hajatan warga Kalurahan Girisekar, Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta mulai terkuak. Merebaknya virus asal Wuhan, China ini lantaran warga yang tidak jujur setelah hasil laboratorium menyatakan positif Covid-19.
Lurah Giri Sekar Sutarpan mengatakan, kasus penularan di wilayahnya yang masuk klaster hajatan berawal salah satu warga yang kerja di kota Yogyakarta . Setiap hari warga tersebut berangkat dari rumahnya ke tempat kerja.
&quot;Kemudian, dia mengeluh sakit dan memeriksakan ke Rumah Sakit Saptosari. Di rumah sakit setelah melalukan pemeriksaan dinyatakan positif Covid-19,&quot;  terangnya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (11/6/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;UGD RSDC Wisma Atlet Penuh, Pasien Covid-19 Terus Berdatangan
Dijelaskannya, setelah dinyatakan positif warga tersebut berusaha menyembunyikannya. Kemudian, memeriksakan diri ke rumah sakit di Kapanewon Playen. &quot;Karena tidak jujur, warga kami tidak menyampaikan kalau sudah dinyatakan positif Covid. Di rumah sakit tersebut akhirnya didiagnosa tifus,&quot; ulasnya.
Warga akhirnya tidak mempersoalkan karena di lingkungan dinyatakan tifus bukan Covid-19. Berapa hari kemudian ikut membantu hajatan tetangga.
&quot;Warga kaget karena petugas puskesmas datang dan akan tracing kontak erat yang bersangkutan, akhirnya ada 16 warga satu dusun yang dinyatakan positif Covid,&quot; lanjut mantan anggota DPRD Gunungkidul ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kelabui Petugas, Pasien Covid-19 Kabur dari Pusat Isolasi di BPKP Bogor
Dari sinilah kasus Covid-19 di desa tersebut mencuat dan masih terus dilakukan tracing. &quot;Kemudian, ada juga klaster keluarga berjumlah 10 warga setelah menerima tamu dari Sleman. Jadi, total ada 26 warga kami yang saat ini dinyatakan positif, &quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
