<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Temukan Kejanggalan, Polisi Bakal Autopsi Jenazah Wakil Bupati Sangihe</title><description>Polisi tak menemukan kejanggalan dalam kematian wakil bupati Sangihe sehingga akan melakukan autopsi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/13/340/2424432/tak-temukan-kejanggalan-polisi-bakal-autopsi-jenazah-wakil-bupati-sangihe</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/13/340/2424432/tak-temukan-kejanggalan-polisi-bakal-autopsi-jenazah-wakil-bupati-sangihe"/><item><title>Tak Temukan Kejanggalan, Polisi Bakal Autopsi Jenazah Wakil Bupati Sangihe</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/13/340/2424432/tak-temukan-kejanggalan-polisi-bakal-autopsi-jenazah-wakil-bupati-sangihe</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/13/340/2424432/tak-temukan-kejanggalan-polisi-bakal-autopsi-jenazah-wakil-bupati-sangihe</guid><pubDate>Minggu 13 Juni 2021 14:23 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/13/340/2424432/tak-temukan-kejanggalan-polisi-bakal-autopsi-jenazah-wakil-bupati-sangihe-ZzKkKMwREu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong. (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/13/340/2424432/tak-temukan-kejanggalan-polisi-bakal-autopsi-jenazah-wakil-bupati-sangihe-ZzKkKMwREu.jpg</image><title>Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong. (Antara)</title></images><description>JAKARTA - Polisi tengah menyelidiki meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong, dalam penerbangan Lion Air JT-740 rute Denpasar-Makassar pada Rabu (9/6/2021). Hasil penyelidikan sementara, polisi belum menemukan kejanggalan atas meninggalnya Helmud.

&quot;Kejanggalan engggak kelihatan, sementara ini,&quot; kata Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Nana Sudjana saat dihubungi melalui telepon, Minggu (13/6/2021).

Polisi masih belum menemukan bukti atas prasangka yang berseliweran di masyarakat. Nana mengatakan, pihak kepolisian sudah sempat memeriksa ajudan Helmud Hontong yang turut ikut dalam penerbangan Denpasar-Makassar saat kejadian.

Hasil pemeriksaan, ajudan menyebut Helmud sempat mengeluarkan darah dari hidung sebelum meninggal. &quot;Jadi begitu sakit, ajudannya mamanggillah ya, panggil pramugari,&quot; katanya.

Selain itu, pihaknya menyatakan bakal melakukan upaya autopsi. Pihaknya telah mengirimkan tim penyelidik ke wilayah Sangihe untuk mendapat restu dari keluarga terkait proses tersebut.

&quot;Masalah autopsi, memang ada penolakan dari masyarakat dan keluarga. Jadi ini, tetap kami upayakan dilakukan pendekatan, biar semuanya jelaslah,&quot; katanya.

Hal itu dilakukan guna membuat terang dan jelas mengenai peristiwa yang terjadi sehingga tak ada asumsi liar di masyarakat.

&quot;Kami meminta pengertian keluarga, kan biar jelas untuk membuat jelas,&quot; tuturnya.

Data yang diperoleh dari autopsi nantinya diuji oleh tim forensik untuk memastikan penyebab kematian dari Wakil Bupati tersebut di udara.

Baca Juga : Bupati Sangihe: Pak Wakil Sempat Bikin Surat Pembatalan Tambang Sebelum Meninggal

&quot;Untuk memastikan, kemudian dari pihak keluarganya, untuk memastikan kalau dia memang ada penyakitlah gitu ya,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi tengah menyelidiki meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong, dalam penerbangan Lion Air JT-740 rute Denpasar-Makassar pada Rabu (9/6/2021). Hasil penyelidikan sementara, polisi belum menemukan kejanggalan atas meninggalnya Helmud.

&quot;Kejanggalan engggak kelihatan, sementara ini,&quot; kata Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Nana Sudjana saat dihubungi melalui telepon, Minggu (13/6/2021).

Polisi masih belum menemukan bukti atas prasangka yang berseliweran di masyarakat. Nana mengatakan, pihak kepolisian sudah sempat memeriksa ajudan Helmud Hontong yang turut ikut dalam penerbangan Denpasar-Makassar saat kejadian.

Hasil pemeriksaan, ajudan menyebut Helmud sempat mengeluarkan darah dari hidung sebelum meninggal. &quot;Jadi begitu sakit, ajudannya mamanggillah ya, panggil pramugari,&quot; katanya.

Selain itu, pihaknya menyatakan bakal melakukan upaya autopsi. Pihaknya telah mengirimkan tim penyelidik ke wilayah Sangihe untuk mendapat restu dari keluarga terkait proses tersebut.

&quot;Masalah autopsi, memang ada penolakan dari masyarakat dan keluarga. Jadi ini, tetap kami upayakan dilakukan pendekatan, biar semuanya jelaslah,&quot; katanya.

Hal itu dilakukan guna membuat terang dan jelas mengenai peristiwa yang terjadi sehingga tak ada asumsi liar di masyarakat.

&quot;Kami meminta pengertian keluarga, kan biar jelas untuk membuat jelas,&quot; tuturnya.

Data yang diperoleh dari autopsi nantinya diuji oleh tim forensik untuk memastikan penyebab kematian dari Wakil Bupati tersebut di udara.

Baca Juga : Bupati Sangihe: Pak Wakil Sempat Bikin Surat Pembatalan Tambang Sebelum Meninggal

&quot;Untuk memastikan, kemudian dari pihak keluarganya, untuk memastikan kalau dia memang ada penyakitlah gitu ya,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
