<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Satgas Ingatkan Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 saat Idul Adha</title><description>Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito mengingatkan semua daerah untuk mengantisipasi potensi kenaikan kasus Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/14/337/2424776/satgas-ingatkan-potensi-kenaikan-kasus-covid-19-saat-idul-adha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/14/337/2424776/satgas-ingatkan-potensi-kenaikan-kasus-covid-19-saat-idul-adha"/><item><title> Satgas Ingatkan Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 saat Idul Adha</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/14/337/2424776/satgas-ingatkan-potensi-kenaikan-kasus-covid-19-saat-idul-adha</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/14/337/2424776/satgas-ingatkan-potensi-kenaikan-kasus-covid-19-saat-idul-adha</guid><pubDate>Senin 14 Juni 2021 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/14/337/2424776/satgas-ingatkan-potensi-kenaikan-kasus-covid-19-saat-idul-adha-J5Gel388xW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/14/337/2424776/satgas-ingatkan-potensi-kenaikan-kasus-covid-19-saat-idul-adha-J5Gel388xW.jpg</image><title>Foto: Istimewa</title></images><description>JAKARTA - Sebulan menjelang perayaan Idul Adha 1442 H pada Juli 2021 mendatang, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito mengingatkan semua daerah untuk mengantisipasi potensi kenaikan kasus Covid-19.

&amp;ldquo;Ini harus sedini mungkin kita antisipasi, agar tidak menimbulkan lonjakan lonjakan Covid yang lebih memperparah dari kondisi sekarang,&amp;rdquo; tegas Ganip dalam rilis secara virtual dari laman resmi BNPB, dikutip Senin (14/6/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Tertular Klaster Covid-19 Arisan, Warga Kelurahan Pejuang Meninggal
Pasalnya, kasus Covid-19 pasca Idul Fitri juga terus mengalami lonjakan. Sehingga berdampak pada peningkatan bed occupancy ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur di beberapa daerah.
Baca juga:&amp;nbsp;Tambah 10, Klaster Kelurahan Pejuang di Bekasi Jadi 47 Orang
Ganip pun mengingatkan Satgas daerah untuk meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) dan pembatasan aktivitas penduduk.

&amp;ldquo;Kita akan meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan dan pembatasan mobilitas dan aktivitas penduduk,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Konsepnya adalah pemerintah daerah dalam Satgas Covid daerah dan aparat keamanan harus terus mengawal berjalannya protokol kesehatan 3M serta melakukan kegiatan penegakan disiplin melalui operasi-operasi yustisi di beberapa daerah merah untuk bisa mendisiplinkan masyarakat,&amp;rdquo; ungkap Ganip.

Selain itu, Ganip meminta harus dilakukan pembatasan aktivitas seperti hajatan, wisata religi, kunjungan-kunjungan tradisi, kemudian kegiatan sosial hendaknya perlu diketatkan.

Ganip juga menekankan kepada pemerintah daerah agar testing dan tracing ditingkatkan. &amp;ldquo;Kita harus meningkatkan jumlah pemeriksaan testing dan memasifkan kegiatan tracing untuk memastikan jumlah pemeriksaan testing bertambah dan kegiatan tracking dilakukan maksimal untuk menjaring pasien terinfeksi termasuk yang tidak bergejala,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebulan menjelang perayaan Idul Adha 1442 H pada Juli 2021 mendatang, Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito mengingatkan semua daerah untuk mengantisipasi potensi kenaikan kasus Covid-19.

&amp;ldquo;Ini harus sedini mungkin kita antisipasi, agar tidak menimbulkan lonjakan lonjakan Covid yang lebih memperparah dari kondisi sekarang,&amp;rdquo; tegas Ganip dalam rilis secara virtual dari laman resmi BNPB, dikutip Senin (14/6/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Tertular Klaster Covid-19 Arisan, Warga Kelurahan Pejuang Meninggal
Pasalnya, kasus Covid-19 pasca Idul Fitri juga terus mengalami lonjakan. Sehingga berdampak pada peningkatan bed occupancy ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur di beberapa daerah.
Baca juga:&amp;nbsp;Tambah 10, Klaster Kelurahan Pejuang di Bekasi Jadi 47 Orang
Ganip pun mengingatkan Satgas daerah untuk meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) dan pembatasan aktivitas penduduk.

&amp;ldquo;Kita akan meningkatkan penegakan disiplin protokol kesehatan dan pembatasan mobilitas dan aktivitas penduduk,&amp;rdquo; paparnya.
&amp;ldquo;Konsepnya adalah pemerintah daerah dalam Satgas Covid daerah dan aparat keamanan harus terus mengawal berjalannya protokol kesehatan 3M serta melakukan kegiatan penegakan disiplin melalui operasi-operasi yustisi di beberapa daerah merah untuk bisa mendisiplinkan masyarakat,&amp;rdquo; ungkap Ganip.

Selain itu, Ganip meminta harus dilakukan pembatasan aktivitas seperti hajatan, wisata religi, kunjungan-kunjungan tradisi, kemudian kegiatan sosial hendaknya perlu diketatkan.

Ganip juga menekankan kepada pemerintah daerah agar testing dan tracing ditingkatkan. &amp;ldquo;Kita harus meningkatkan jumlah pemeriksaan testing dan memasifkan kegiatan tracing untuk memastikan jumlah pemeriksaan testing bertambah dan kegiatan tracking dilakukan maksimal untuk menjaring pasien terinfeksi termasuk yang tidak bergejala,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
