<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Bakal Periksa Ajudan dan Orang Terakhir yang Komunikasi dengan Wabup Sangihe</title><description>Polisi bakal memeriksa ajudan dan orang yang terakhir berkomunikasi dengan Wabup Sangihe.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/14/337/2425102/polisi-bakal-periksa-ajudan-dan-orang-terakhir-yang-komunikasi-dengan-wabup-sangihe</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/14/337/2425102/polisi-bakal-periksa-ajudan-dan-orang-terakhir-yang-komunikasi-dengan-wabup-sangihe"/><item><title>Polisi Bakal Periksa Ajudan dan Orang Terakhir yang Komunikasi dengan Wabup Sangihe</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/14/337/2425102/polisi-bakal-periksa-ajudan-dan-orang-terakhir-yang-komunikasi-dengan-wabup-sangihe</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/14/337/2425102/polisi-bakal-periksa-ajudan-dan-orang-terakhir-yang-komunikasi-dengan-wabup-sangihe</guid><pubDate>Senin 14 Juni 2021 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/14/337/2425102/polisi-bakal-periksa-ajudan-dan-orang-terakhir-yang-komunikasi-dengan-wabup-sangihe-PUlpbkZTIw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong. (Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/14/337/2425102/polisi-bakal-periksa-ajudan-dan-orang-terakhir-yang-komunikasi-dengan-wabup-sangihe-PUlpbkZTIw.jpg</image><title>Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong. (Antara)</title></images><description>JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan pihak kepolisian bakal memeriksa sejumlah saksi terkait kematian Bupati (Wabup) Sangihe Helmud Hontong.

Saksi yang akan diperiksa adalah ajudan dari Wabup tersebut hingga beberapa orang yang melakukan komunikasi terakhir dengan Helmud Hontong.

&quot;Pemeriksaan saksi ajudan almarhum dan komunikasi dengan siapa saja saat di Bali sampai dengan ditemukan meninggal dunia,&quot; kata Agus saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Sementara itu, Agus menyebut autopsi telah dilakukan terhadap jasad yang bersangkutan. Namun, untuk pemeriksaan organ tubuh masih diperlukan waktu untuk pemeriksaan.

&quot;Autopsi sudah dilaksanakan. Pemeriksaan secara laboratoris organ kan butuh waktu pemeriksaannya,&quot; ujar Agus.

Menurut Agus, dari keterangan keluarga, yang bersangkutan memang memiliki riwayat penyakit yang dideritanya, seperti jantung dan darah tinggi.

&quot;Keterangan keluarga, almarhum memiliki riwayat sakit jantung, darah tinggi. Sementara belum ditemukan tanda-tanda keracunan,&quot; ucap Agus.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Jules Abraham Abast mengungkapkan, dari hasil autopsi, Helmud dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit. Ia juga menyebut tidak ditemukan racun dalam tubuh Helmud.

Baca Juga : Bupati Sangihe: Pak Wakil Sempat Bikin Surat Pembatalan Tambang Sebelum Meninggal

&quot;Iya karena penyakit dan tidak ditemukan racun pada saat pemeriksaan autopsi,&quot; kata Jules saat dikonfirmasi terpisah hari ini.

Helmud Hontong diketahui meninggal dunia saat dalam penerbangan Lion Air JT-740 rute Denpasar-Makassar pada Rabu 9 Juni 2021. Sejumlah isu penyebab tewasnya pun bermunculan.

Pada akhirnya polisi memutuskan melakukan autopsi terkait penyelidikan. Hasilnya tidak ditemukan hal yang mencurigakan dalam kematian yang bersangkutan.


</description><content:encoded>JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan pihak kepolisian bakal memeriksa sejumlah saksi terkait kematian Bupati (Wabup) Sangihe Helmud Hontong.

Saksi yang akan diperiksa adalah ajudan dari Wabup tersebut hingga beberapa orang yang melakukan komunikasi terakhir dengan Helmud Hontong.

&quot;Pemeriksaan saksi ajudan almarhum dan komunikasi dengan siapa saja saat di Bali sampai dengan ditemukan meninggal dunia,&quot; kata Agus saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Sementara itu, Agus menyebut autopsi telah dilakukan terhadap jasad yang bersangkutan. Namun, untuk pemeriksaan organ tubuh masih diperlukan waktu untuk pemeriksaan.

&quot;Autopsi sudah dilaksanakan. Pemeriksaan secara laboratoris organ kan butuh waktu pemeriksaannya,&quot; ujar Agus.

Menurut Agus, dari keterangan keluarga, yang bersangkutan memang memiliki riwayat penyakit yang dideritanya, seperti jantung dan darah tinggi.

&quot;Keterangan keluarga, almarhum memiliki riwayat sakit jantung, darah tinggi. Sementara belum ditemukan tanda-tanda keracunan,&quot; ucap Agus.

Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Jules Abraham Abast mengungkapkan, dari hasil autopsi, Helmud dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit. Ia juga menyebut tidak ditemukan racun dalam tubuh Helmud.

Baca Juga : Bupati Sangihe: Pak Wakil Sempat Bikin Surat Pembatalan Tambang Sebelum Meninggal

&quot;Iya karena penyakit dan tidak ditemukan racun pada saat pemeriksaan autopsi,&quot; kata Jules saat dikonfirmasi terpisah hari ini.

Helmud Hontong diketahui meninggal dunia saat dalam penerbangan Lion Air JT-740 rute Denpasar-Makassar pada Rabu 9 Juni 2021. Sejumlah isu penyebab tewasnya pun bermunculan.

Pada akhirnya polisi memutuskan melakukan autopsi terkait penyelidikan. Hasilnya tidak ditemukan hal yang mencurigakan dalam kematian yang bersangkutan.


</content:encoded></item></channel></rss>
