<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 Melonjak, Koordinator RSDC Wisma Atlet Lakukan Langkah Penanganan</title><description>Pihak RSDC Wisma Atlet meminta Anies memperketat PPKM.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/15/338/2425638/covid-19-melonjak-koordinator-rsdc-wisma-atlet-lakukan-langkah-penanganan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/15/338/2425638/covid-19-melonjak-koordinator-rsdc-wisma-atlet-lakukan-langkah-penanganan"/><item><title>Covid-19 Melonjak, Koordinator RSDC Wisma Atlet Lakukan Langkah Penanganan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/15/338/2425638/covid-19-melonjak-koordinator-rsdc-wisma-atlet-lakukan-langkah-penanganan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/15/338/2425638/covid-19-melonjak-koordinator-rsdc-wisma-atlet-lakukan-langkah-penanganan</guid><pubDate>Selasa 15 Juni 2021 17:52 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/15/338/2425638/covid-19-melonjak-koordinator-rsdc-wisma-atlet-minta-anies-perketat-ppkm-mikro-c2Qwa8qREL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Koordinator Lapangan sekaligus Humas RSDC Wisma Atlet Letkol TNI M Arifin. (Foto : MNC Portal Indonesia/Refi Sandi) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/15/338/2425638/covid-19-melonjak-koordinator-rsdc-wisma-atlet-minta-anies-perketat-ppkm-mikro-c2Qwa8qREL.jpg</image><title>Koordinator Lapangan sekaligus Humas RSDC Wisma Atlet Letkol TNI M Arifin. (Foto : MNC Portal Indonesia/Refi Sandi) </title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Lonjakan kasus aktif membuat keterisian Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, meningkat. Koordinator lapangan sekaligus Humas RSDC Letkol TNI Al M Arifin menyebut mayoritas pasien di RSDC adalah warga Ibu Kota.
&quot;Mayoritas Jakarta, sekitar 80 persen,&quot; kata Arifin kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).
Arifin menuturkan, lonjakan pasien Covid-19 di Wisma Atlet didominasi dari warga Jakarta akibat klaster Lebaran. Ia pun berharap bisa ada langkah pengetatan di Ibu Kota untuk menekan kasus aktif tersebut.
&quot;Yang ngirim dari Puskesmas kita sendiri kok, yang di Cipayung aja masih akan dikirim nanti 30. Dia akan kirim lagi. Padahal sudah berapa ratus dari awal klaster kunjung-mengunjung lebaran masih berlangsung, bahkan sudah di kelurahan-kelurahan sebelahnya ikut tertular, Ciracas, Bambu Apus, kendalikannya harusnya mulai sekarang ya. Jalan harusnya sepi, jangan macet seperti ini berarti kan mobilisasi orang tidak dikendalikan,&quot; ucapnya.
Arifin berharap PSBB atau PPKM bisa diperketat hingga situasi landai, &quot;Biar kita bisa fokus menangani pasien dengan baik. Kalau sudah landai silakan diatur secara bertahap lagi. Kalau sekarang ini harus diatur benar, klaster kantor juga harus diatur benar,&quot; tuturnya.
Baca Juga : Berikut Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini, Jawa Barat Tertinggi
Sebagaimana diketahui, pasien di RSDC telah mencapai sekitar 5.400 orang yang diisolasi. Sementara kasur normal hanya 5.994 totalnya. (erh)
Baca Juga : Update Corona 15 Juni 2021: Positif 1.927.723 Orang, 1.757.641 Sembuh &amp;amp; 53.280 Meninggal</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Lonjakan kasus aktif membuat keterisian Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, meningkat. Koordinator lapangan sekaligus Humas RSDC Letkol TNI Al M Arifin menyebut mayoritas pasien di RSDC adalah warga Ibu Kota.
&quot;Mayoritas Jakarta, sekitar 80 persen,&quot; kata Arifin kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).
Arifin menuturkan, lonjakan pasien Covid-19 di Wisma Atlet didominasi dari warga Jakarta akibat klaster Lebaran. Ia pun berharap bisa ada langkah pengetatan di Ibu Kota untuk menekan kasus aktif tersebut.
&quot;Yang ngirim dari Puskesmas kita sendiri kok, yang di Cipayung aja masih akan dikirim nanti 30. Dia akan kirim lagi. Padahal sudah berapa ratus dari awal klaster kunjung-mengunjung lebaran masih berlangsung, bahkan sudah di kelurahan-kelurahan sebelahnya ikut tertular, Ciracas, Bambu Apus, kendalikannya harusnya mulai sekarang ya. Jalan harusnya sepi, jangan macet seperti ini berarti kan mobilisasi orang tidak dikendalikan,&quot; ucapnya.
Arifin berharap PSBB atau PPKM bisa diperketat hingga situasi landai, &quot;Biar kita bisa fokus menangani pasien dengan baik. Kalau sudah landai silakan diatur secara bertahap lagi. Kalau sekarang ini harus diatur benar, klaster kantor juga harus diatur benar,&quot; tuturnya.
Baca Juga : Berikut Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini, Jawa Barat Tertinggi
Sebagaimana diketahui, pasien di RSDC telah mencapai sekitar 5.400 orang yang diisolasi. Sementara kasur normal hanya 5.994 totalnya. (erh)
Baca Juga : Update Corona 15 Juni 2021: Positif 1.927.723 Orang, 1.757.641 Sembuh &amp;amp; 53.280 Meninggal</content:encoded></item></channel></rss>
