<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penelitian Terus Dilakukan untuk Petakan Penyebaran Varian Delta</title><description>penelitian masih dilakukan melalui metode Whole Genome Sequencing (WGS) atau surveilans</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/16/337/2425804/penelitian-terus-dilakukan-untuk-petakan-penyebaran-varian-delta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/16/337/2425804/penelitian-terus-dilakukan-untuk-petakan-penyebaran-varian-delta"/><item><title>Penelitian Terus Dilakukan untuk Petakan Penyebaran Varian Delta</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/16/337/2425804/penelitian-terus-dilakukan-untuk-petakan-penyebaran-varian-delta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/16/337/2425804/penelitian-terus-dilakukan-untuk-petakan-penyebaran-varian-delta</guid><pubDate>Rabu 16 Juni 2021 03:43 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/16/337/2425804/penelitian-terus-dilakukan-untuk-petakan-penyebaran-varian-delta-2Znaq4eR3V.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wiku Adisasmito (Foto: Dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/16/337/2425804/penelitian-terus-dilakukan-untuk-petakan-penyebaran-varian-delta-2Znaq4eR3V.jpg</image><title>Wiku Adisasmito (Foto: Dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Varian Delta 1617.2 telah ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Penelusuran sementara ini, banyak ditemukan di daerah Kudus dan Bangkalan. Sejauh ini, penelusuran terkait asal datangnya virus tersebut masih terus dilakukan agar dapat diketahui dari mana asalnya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa untuk memetakan persebaran virus ini, penelitian masih dilakukan melalui metode Whole Genome Sequencing (WGS) atau surveilans meski belum menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
&quot;Penelitian memerlukan WGS atau sampel yang jumlahnya lebih besar. Suatu saat nanti, kita bisa menelusuri darimana virus tersebut berasal, darimana masuknya dan menyebar ke mana saja,&quot; ujarnya, Rabu (16/6/2021).
Ia menambahkan, adanya varian dari suatu virus lantaran sebagai upaya virus untuk bertahan hidup. Proses mutasinya ini akan berlangsung terus menerus apabila potensi penularan tersedia. Sehingga, jika penularan masih terus berlangsung tengah-tengah masyarakat, maka peluang virus untuk bermutasi masih ada.
Baca juga:&amp;nbsp;Mahfud Ajak Kiai Sadarkan Warga Madura Soal Bahaya Covid-19
Terkait vaksin yang diberikan kepada masyarakat saat ini, Wiku memastikan memiliki efektifitas tinggi karena efikasinya di atas 50% terpenuhi.
Meski demikian, ia memastikan perlu penelitian lebih lanjut sehingga penelitan tersebut masih terus dilakukan untuk memastikan bahwa vaksin yang digunakan adalah vaksin yang efektif.
&quot;Vaksinasi yang dilakukan harus betul-betul bisa memberikan proteksi kolektif atau herd immunity dari masyarakat yang diberi vaksin,&quot; pungkas Wiku.
Baca juga:&amp;nbsp;Studi: Virus Varian Delta Beresiko 2 Kali Lipat Rawat Inap</description><content:encoded>JAKARTA - Varian Delta 1617.2 telah ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. Penelusuran sementara ini, banyak ditemukan di daerah Kudus dan Bangkalan. Sejauh ini, penelusuran terkait asal datangnya virus tersebut masih terus dilakukan agar dapat diketahui dari mana asalnya.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan bahwa untuk memetakan persebaran virus ini, penelitian masih dilakukan melalui metode Whole Genome Sequencing (WGS) atau surveilans meski belum menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
&quot;Penelitian memerlukan WGS atau sampel yang jumlahnya lebih besar. Suatu saat nanti, kita bisa menelusuri darimana virus tersebut berasal, darimana masuknya dan menyebar ke mana saja,&quot; ujarnya, Rabu (16/6/2021).
Ia menambahkan, adanya varian dari suatu virus lantaran sebagai upaya virus untuk bertahan hidup. Proses mutasinya ini akan berlangsung terus menerus apabila potensi penularan tersedia. Sehingga, jika penularan masih terus berlangsung tengah-tengah masyarakat, maka peluang virus untuk bermutasi masih ada.
Baca juga:&amp;nbsp;Mahfud Ajak Kiai Sadarkan Warga Madura Soal Bahaya Covid-19
Terkait vaksin yang diberikan kepada masyarakat saat ini, Wiku memastikan memiliki efektifitas tinggi karena efikasinya di atas 50% terpenuhi.
Meski demikian, ia memastikan perlu penelitian lebih lanjut sehingga penelitan tersebut masih terus dilakukan untuk memastikan bahwa vaksin yang digunakan adalah vaksin yang efektif.
&quot;Vaksinasi yang dilakukan harus betul-betul bisa memberikan proteksi kolektif atau herd immunity dari masyarakat yang diberi vaksin,&quot; pungkas Wiku.
Baca juga:&amp;nbsp;Studi: Virus Varian Delta Beresiko 2 Kali Lipat Rawat Inap</content:encoded></item></channel></rss>
