<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Humor Gus Dur, Perbedaan Indonesia dengan Negara Lain</title><description>Identifikasi karakter ini penting agar menjadi cerminan bangsa Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/16/337/2425825/humor-gus-dur-perbedaan-indonesia-dengan-negara-lain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/16/337/2425825/humor-gus-dur-perbedaan-indonesia-dengan-negara-lain"/><item><title>Humor Gus Dur, Perbedaan Indonesia dengan Negara Lain</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/16/337/2425825/humor-gus-dur-perbedaan-indonesia-dengan-negara-lain</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/16/337/2425825/humor-gus-dur-perbedaan-indonesia-dengan-negara-lain</guid><pubDate>Rabu 16 Juni 2021 06:27 WIB</pubDate><dc:creator>Doddy Handoko </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/16/337/2425825/humor-gus-dur-perbedaan-indonesia-dengan-negara-lain-p874SX7qql.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur (Foto: istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/16/337/2425825/humor-gus-dur-perbedaan-indonesia-dengan-negara-lain-p874SX7qql.jpg</image><title>Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur (Foto: istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal memiliki selera humor yang tinggi. Humor-humor Gus Dur cerdas namun bisa membuat yang membaca tertawa terpingkal-pingkal.
Berikut cuplikan humor atau anekdot Gus Dur yang diambil dari NU.online.
Satu saat wartawan mengerubungi Gus Dur untuk bertanya tentang karakter-karakter sebuah bangsa. Identifikasi karakter ini penting agar menjadi cerminan bangsa Indonesia.
Gus Dur ditanya wartawan, &amp;ldquo;apa sih yang membedakan bangsa kita dengan yang lain di dunia, Gus?&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Konon ada 4 macam sifat bangsa,&amp;rdquo; kata Gus Dur.
&quot;Apa itu?&amp;rdquo; timpal wartawan.
&amp;ldquo;Sedikit bicara, sedikit kerja, Nigeria dan Angola. Sedikit bicara, banyak kerja, Jepang dan Korsel,&quot; lanjut dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Presiden-Wapres Ideal dan Pembalap Andal
&quot;Banyak bicara, banyak kerja, Amerika, China. Sedangkan yang banyak bicara, sedikit kerja, Pakistan, India,&amp;rdquo; urai Gus Dur.
&amp;ldquo;Kalau bangsa Indonesia, masuk yang mana Gus?&amp;rdquo; tanya wartawan lain.
Gus Dur diam sebentar, lantas menjawab, &amp;ldquo;Tidak bisa dimasukkan di antara yang empat itu,&amp;rdquo; kata Gus Dur.
&amp;ldquo;Lohh&amp;hellip;Kenapa Gus?&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Karena di Indonesia, antara yang dibicarakan dan yang dikerjakan beda,&amp;rdquo; seloroh Gus Dur.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur, &quot;Katanya Demokrasi, Kok Bermimpi Saja Dilarang&quot;</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dikenal memiliki selera humor yang tinggi. Humor-humor Gus Dur cerdas namun bisa membuat yang membaca tertawa terpingkal-pingkal.
Berikut cuplikan humor atau anekdot Gus Dur yang diambil dari NU.online.
Satu saat wartawan mengerubungi Gus Dur untuk bertanya tentang karakter-karakter sebuah bangsa. Identifikasi karakter ini penting agar menjadi cerminan bangsa Indonesia.
Gus Dur ditanya wartawan, &amp;ldquo;apa sih yang membedakan bangsa kita dengan yang lain di dunia, Gus?&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Konon ada 4 macam sifat bangsa,&amp;rdquo; kata Gus Dur.
&quot;Apa itu?&amp;rdquo; timpal wartawan.
&amp;ldquo;Sedikit bicara, sedikit kerja, Nigeria dan Angola. Sedikit bicara, banyak kerja, Jepang dan Korsel,&quot; lanjut dia.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur: Presiden-Wapres Ideal dan Pembalap Andal
&quot;Banyak bicara, banyak kerja, Amerika, China. Sedangkan yang banyak bicara, sedikit kerja, Pakistan, India,&amp;rdquo; urai Gus Dur.
&amp;ldquo;Kalau bangsa Indonesia, masuk yang mana Gus?&amp;rdquo; tanya wartawan lain.
Gus Dur diam sebentar, lantas menjawab, &amp;ldquo;Tidak bisa dimasukkan di antara yang empat itu,&amp;rdquo; kata Gus Dur.
&amp;ldquo;Lohh&amp;hellip;Kenapa Gus?&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Karena di Indonesia, antara yang dibicarakan dan yang dikerjakan beda,&amp;rdquo; seloroh Gus Dur.
Baca juga:&amp;nbsp;Humor Gus Dur, &quot;Katanya Demokrasi, Kok Bermimpi Saja Dilarang&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
