<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga! 16 Anak di Bawah Umur Dipaksa Layani Tamu, 2 Orang hingga Hamil</title><description>16 anak gadis yang belum cukup umur untuk bekerja dan melayani tamu di tempat hiburan malam.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/16/340/2426036/astaga-16-anak-di-bawah-umur-dipaksa-layani-tamu-2-orang-hingga-hamil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/16/340/2426036/astaga-16-anak-di-bawah-umur-dipaksa-layani-tamu-2-orang-hingga-hamil"/><item><title>Astaga! 16 Anak di Bawah Umur Dipaksa Layani Tamu, 2 Orang hingga Hamil</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/16/340/2426036/astaga-16-anak-di-bawah-umur-dipaksa-layani-tamu-2-orang-hingga-hamil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/16/340/2426036/astaga-16-anak-di-bawah-umur-dipaksa-layani-tamu-2-orang-hingga-hamil</guid><pubDate>Rabu 16 Juni 2021 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Joni Nura</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/16/340/2426036/astaga-16-anak-di-bawah-umur-dipaksa-layani-tamu-2-orang-hingga-hamil-ADd1PydHpG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prostitusi anak di bawah umur di NTT (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/16/340/2426036/astaga-16-anak-di-bawah-umur-dipaksa-layani-tamu-2-orang-hingga-hamil-ADd1PydHpG.jpg</image><title>Prostitusi anak di bawah umur di NTT (Foto : iNews)</title></images><description>SIKKA - Peristiwa miris terjadi di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Usai digerebek Polda NTT, terbongkar tempat hiburan malam itu mempekerjakan anak-anak gadis di bawah umur untuk melayani tamu.

Tercatat, 16 anak gadis yang belum cukup umur untuk bekerja dan melayani tamu di tempat hiburan malam. Dari pendataan awal, anak-anak gadis tersebut berasal dari wilayah di Jawa Barat.

Anak-anak gadis yang dipekerjakan melayani tamu tersebut, rata-rata berusia 14-17 tahun. Bahkan, dua di antaranya dalam kondisi hamil. &quot;Kami lakukan penggerebekan setelah ada laporan dari masyarakat,&quot; ujar Panit Subdit 4 Ditreskrimum Polda NTT, Iptu Fernando, Rabu (16/6/2021).

Dia mengatakan, saat ini anak-anak gadis tersebut ititipkan di lembaga perlindungan anak dan perempuan. Rencananya, mereka akan dipulangkan ke daerah asalnya di Jawa Barat. Untuk para pemilik tempat hiburan malam , akan dipanggil dan dimintai keterangan.

&quot;Apabila dari hasil pemeriksaan terhadap para pemilik tempat hiburan malam tersebut, terbukti sengaja mempekerjakan anak-anak , maka akan ditindak dengan pasal eksplotasi anak,&quot; kata Fernando.

Baca Juga :&amp;nbsp;50 Santri Pondok Pesantren di Majalengka Positif Covid-19</description><content:encoded>SIKKA - Peristiwa miris terjadi di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Usai digerebek Polda NTT, terbongkar tempat hiburan malam itu mempekerjakan anak-anak gadis di bawah umur untuk melayani tamu.

Tercatat, 16 anak gadis yang belum cukup umur untuk bekerja dan melayani tamu di tempat hiburan malam. Dari pendataan awal, anak-anak gadis tersebut berasal dari wilayah di Jawa Barat.

Anak-anak gadis yang dipekerjakan melayani tamu tersebut, rata-rata berusia 14-17 tahun. Bahkan, dua di antaranya dalam kondisi hamil. &quot;Kami lakukan penggerebekan setelah ada laporan dari masyarakat,&quot; ujar Panit Subdit 4 Ditreskrimum Polda NTT, Iptu Fernando, Rabu (16/6/2021).

Dia mengatakan, saat ini anak-anak gadis tersebut ititipkan di lembaga perlindungan anak dan perempuan. Rencananya, mereka akan dipulangkan ke daerah asalnya di Jawa Barat. Untuk para pemilik tempat hiburan malam , akan dipanggil dan dimintai keterangan.

&quot;Apabila dari hasil pemeriksaan terhadap para pemilik tempat hiburan malam tersebut, terbukti sengaja mempekerjakan anak-anak , maka akan ditindak dengan pasal eksplotasi anak,&quot; kata Fernando.

Baca Juga :&amp;nbsp;50 Santri Pondok Pesantren di Majalengka Positif Covid-19</content:encoded></item></channel></rss>
