<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh! Kunjungi Pesantren, Warga Kudus Tularkan Covid-19 ke Puluhan Santri di Boyolali</title><description>Para santri yang positif itu kemudian ditangani secara medis oleh tim satgas Covid-19 Cepogo. Mereka juga menjalani isolasi mandiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/16/512/2426190/duh-kunjungi-pesantren-warga-kudus-tularkan-covid-19-ke-puluhan-santri-di-boyolali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/16/512/2426190/duh-kunjungi-pesantren-warga-kudus-tularkan-covid-19-ke-puluhan-santri-di-boyolali"/><item><title>Duh! Kunjungi Pesantren, Warga Kudus Tularkan Covid-19 ke Puluhan Santri di Boyolali</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/16/512/2426190/duh-kunjungi-pesantren-warga-kudus-tularkan-covid-19-ke-puluhan-santri-di-boyolali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/16/512/2426190/duh-kunjungi-pesantren-warga-kudus-tularkan-covid-19-ke-puluhan-santri-di-boyolali</guid><pubDate>Rabu 16 Juni 2021 16:13 WIB</pubDate><dc:creator>Solopos.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/16/512/2426190/duh-kunjungi-pesantren-warga-kudus-tularkan-covid-19-ke-puluhan-santri-di-boyolali-BjbPZ5k1gL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/16/512/2426190/duh-kunjungi-pesantren-warga-kudus-tularkan-covid-19-ke-puluhan-santri-di-boyolali-BjbPZ5k1gL.jpg</image><title>Foto: MNC Portal</title></images><description>BOYOLALI - Sebuah pondok pesantren menjadi klaster Covid-19 baru di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.  Sebanyak 35 santri dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19 di Ponpes Tahfidzul Qur&amp;rsquo;an Istiqomah, Cepogo.
(Baca juga: Pria yang Ngaku Anggota Mabes Polri Ternyata Ini Pekerjaannya)
Tahfidzul Qur&amp;rsquo;an Istiqomah sendiri berada di Dukuh Tlogoimo, Desa Mliwis, Cepogo, Boyolali. Klaster ponpes ini menjadi salah satu klaster Covid-19 yang aktif di Boyolali saat ini.
Camat Cepogo, Tubinu mengatakan awal mula munculnya klaster Covid-19 di ponpes tersebut yakni adanya kunjungan tamu dari Kabupaten Kudus. Setelah adanya kunjungan tersebut, salah seorang petinggi di ponpes mengalami gejala batuk dan pilek seperti gejala Covid-19.
&amp;ldquo;Akhirnya diperiksa oleh Puskesmas. Hasilnya positif, setelah itu semuan santriwan santriwati di Istiqomah ini di-swab,&amp;rdquo; kata Tubinu, Rabu (16/6/2021).
(Baca juga: Preman Paling Menakutkan Ini Insyaf dan Jadi Perwira Kopassus)
Sebanyak 79 santri kemudan menjalani tes antigen dengan hasil 35 santri dinyatakan positif Covid-19. Para santri yang positif itu kemudian ditangani secara medis oleh tim satgas Covid-19 Cepogo. Mereka juga menjalani isolasi mandiri.
Sementara itu, Ketua Satgas Penanggulangan Infeksi Puskesmas Cepogo, Sarono meminta kepada santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk isolasi mandiri dan melaporkan kepada pihak terkait apabila mengalami gejala lebih lanjut untuk mendapatkan perawatan intensif.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitar. &amp;ldquo;Pelajaran kepada kita bahwasanya kita tidak serta merta untuk menerima tamu yang terutama asal usulnya dari klaster yang lebih besar, kebetulan ini dari Kudus,&amp;rdquo; ujarnya.Sedangkan para santri yang positif Covid-19 tersebut akan dikarantina selama 11 hari bila tidak ada keluhan lebih lanjut, serta karantina selama 14 hari apabila ditemukan gejala atau keluhan yang serius.

</description><content:encoded>BOYOLALI - Sebuah pondok pesantren menjadi klaster Covid-19 baru di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.  Sebanyak 35 santri dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19 di Ponpes Tahfidzul Qur&amp;rsquo;an Istiqomah, Cepogo.
(Baca juga: Pria yang Ngaku Anggota Mabes Polri Ternyata Ini Pekerjaannya)
Tahfidzul Qur&amp;rsquo;an Istiqomah sendiri berada di Dukuh Tlogoimo, Desa Mliwis, Cepogo, Boyolali. Klaster ponpes ini menjadi salah satu klaster Covid-19 yang aktif di Boyolali saat ini.
Camat Cepogo, Tubinu mengatakan awal mula munculnya klaster Covid-19 di ponpes tersebut yakni adanya kunjungan tamu dari Kabupaten Kudus. Setelah adanya kunjungan tersebut, salah seorang petinggi di ponpes mengalami gejala batuk dan pilek seperti gejala Covid-19.
&amp;ldquo;Akhirnya diperiksa oleh Puskesmas. Hasilnya positif, setelah itu semuan santriwan santriwati di Istiqomah ini di-swab,&amp;rdquo; kata Tubinu, Rabu (16/6/2021).
(Baca juga: Preman Paling Menakutkan Ini Insyaf dan Jadi Perwira Kopassus)
Sebanyak 79 santri kemudan menjalani tes antigen dengan hasil 35 santri dinyatakan positif Covid-19. Para santri yang positif itu kemudian ditangani secara medis oleh tim satgas Covid-19 Cepogo. Mereka juga menjalani isolasi mandiri.
Sementara itu, Ketua Satgas Penanggulangan Infeksi Puskesmas Cepogo, Sarono meminta kepada santri yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk isolasi mandiri dan melaporkan kepada pihak terkait apabila mengalami gejala lebih lanjut untuk mendapatkan perawatan intensif.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitar. &amp;ldquo;Pelajaran kepada kita bahwasanya kita tidak serta merta untuk menerima tamu yang terutama asal usulnya dari klaster yang lebih besar, kebetulan ini dari Kudus,&amp;rdquo; ujarnya.Sedangkan para santri yang positif Covid-19 tersebut akan dikarantina selama 11 hari bila tidak ada keluhan lebih lanjut, serta karantina selama 14 hari apabila ditemukan gejala atau keluhan yang serius.

</content:encoded></item></channel></rss>
