<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rasio Pemakaian Tempat Tidur Pasien di RS Rujukan Covid-19 Jakarta Tembus 78 Persen </title><description>Rasio pemakaian tempat tidur pasien di RS rujukan Covid-19 mencapai 78 persen karena lonjakan kasus aktif Covid-19 di Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/17/1/2426740/rasio-pemakaian-tempat-tidur-pasien-di-rs-rujukan-covid-19-jakarta-tembus-78-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/17/1/2426740/rasio-pemakaian-tempat-tidur-pasien-di-rs-rujukan-covid-19-jakarta-tembus-78-persen"/><item><title>Rasio Pemakaian Tempat Tidur Pasien di RS Rujukan Covid-19 Jakarta Tembus 78 Persen </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/17/1/2426740/rasio-pemakaian-tempat-tidur-pasien-di-rs-rujukan-covid-19-jakarta-tembus-78-persen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/17/1/2426740/rasio-pemakaian-tempat-tidur-pasien-di-rs-rujukan-covid-19-jakarta-tembus-78-persen</guid><pubDate>Kamis 17 Juni 2021 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Rizqa Leony Putri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/17/1/2426740/rasio-pemakaian-tempat-tidur-pasien-di-rs-rujukan-covid-19-jakarta-tembus-78-persen-b3Akm7cGLu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Dok.Sindonews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/17/1/2426740/rasio-pemakaian-tempat-tidur-pasien-di-rs-rujukan-covid-19-jakarta-tembus-78-persen-b3Akm7cGLu.jpg</image><title>Foto: Dok.Sindonews</title></images><description>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan, rasio pemakaian tempat tidur pasien di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 mencapai 78 persen. Hal ini disebabkan oleh lonjakan kasus aktif Covid-19 di Jakarta.
&quot;Memang terjadi peningkatan lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta. Data per 15 Juni 2021 tempat tidur yang kita miliki 7.861, sudah terpakai 6.117. Artinya sudah mencapai 78 persen,&quot; ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Sebanyak 73 persen ruangan ICU telah dihuni oleh pasien Covid-19. &quot;Ruang ICU juga begitu, kita punya 1.127 ruang ICU terpakai 824. Artinya 73 persen,&quot; tutur Ariza.
Baca Juga:&amp;nbsp;Berikut Daftar Ketersediaan Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19 Jakarta
Menurutnya, usai libur Hari Raya Idulfitri, DKI Jakarta mulai memasuki tahap serius.&quot;Ini terjadi peningkatan luar biasa, hampir 50 persen dalam seminggu terakhir ya. Untuk itu, kami minta seluruh masyarakat waspada, hati-hati,&quot; ucanya.
Ariza menegaskan, seluruh masyarakat harus makin waspada. Terlebih, untuk sadar akan bahaya Covid-19 dan mutasinya dimanapun dan kapan pun.
&quot;Kami minta tetap berada di rumah kecuali hal-hal yang penting. Terlebih bagi anak-anak di bawah sembilan tahun, orang tua di atas 60 tahun, kami minta sebaiknya tidak keluar rumah,&quot; tuturnya.
(CM)

</description><content:encoded>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan, rasio pemakaian tempat tidur pasien di Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 mencapai 78 persen. Hal ini disebabkan oleh lonjakan kasus aktif Covid-19 di Jakarta.
&quot;Memang terjadi peningkatan lonjakan kasus Covid-19 di DKI Jakarta. Data per 15 Juni 2021 tempat tidur yang kita miliki 7.861, sudah terpakai 6.117. Artinya sudah mencapai 78 persen,&quot; ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Sebanyak 73 persen ruangan ICU telah dihuni oleh pasien Covid-19. &quot;Ruang ICU juga begitu, kita punya 1.127 ruang ICU terpakai 824. Artinya 73 persen,&quot; tutur Ariza.
Baca Juga:&amp;nbsp;Berikut Daftar Ketersediaan Tempat Tidur di RS Rujukan Covid-19 Jakarta
Menurutnya, usai libur Hari Raya Idulfitri, DKI Jakarta mulai memasuki tahap serius.&quot;Ini terjadi peningkatan luar biasa, hampir 50 persen dalam seminggu terakhir ya. Untuk itu, kami minta seluruh masyarakat waspada, hati-hati,&quot; ucanya.
Ariza menegaskan, seluruh masyarakat harus makin waspada. Terlebih, untuk sadar akan bahaya Covid-19 dan mutasinya dimanapun dan kapan pun.
&quot;Kami minta tetap berada di rumah kecuali hal-hal yang penting. Terlebih bagi anak-anak di bawah sembilan tahun, orang tua di atas 60 tahun, kami minta sebaiknya tidak keluar rumah,&quot; tuturnya.
(CM)

</content:encoded></item></channel></rss>
