<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Indonesia Melonjak, Pemerintah Diminta Perketat Skrining di Bandara</title><description>Epidemiolog Universitas Airlangga Laura Navika Yamani mengatakan pemerintah dan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/17/338/2426866/kasus-covid-19-indonesia-melonjak-pemerintah-diminta-perketat-skrining-di-bandara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/17/338/2426866/kasus-covid-19-indonesia-melonjak-pemerintah-diminta-perketat-skrining-di-bandara"/><item><title>Kasus Covid-19 Indonesia Melonjak, Pemerintah Diminta Perketat Skrining di Bandara</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/17/338/2426866/kasus-covid-19-indonesia-melonjak-pemerintah-diminta-perketat-skrining-di-bandara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/17/338/2426866/kasus-covid-19-indonesia-melonjak-pemerintah-diminta-perketat-skrining-di-bandara</guid><pubDate>Kamis 17 Juni 2021 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/17/338/2426866/kasus-covid-19-indonesia-melonjak-pemerintah-diminta-perketat-skrining-di-bandara-nyux5Rx4YZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/17/338/2426866/kasus-covid-19-indonesia-melonjak-pemerintah-diminta-perketat-skrining-di-bandara-nyux5Rx4YZ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pandemi Covid- 19 di Indonesia masih berlangsung. Hal itu diketahui melalui kasus positif yang makin melonjak setiap harinya, terlebih adanya varian Covid baru yang sudah menyebar di beberapa daerah di Indonesia.

Terkait ini, Epidemiolog Universitas Airlangga Laura Navika Yamani mengatakan pemerintah dan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan.

Ia mendorong Pemerintah Indonesia untuk membuat strategi penanganan yang sifatnya mengikat. Seperti menerapkan skrining yang ketat di pintu-pintu masuk warga negara asing (WNA) atau warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri.

&quot;Hal itu untuk menghindari kemunculan varian dari imported cases,&quot; katanya saat dihubungi MNC Portal, Selasa (17/6/2021). Selain itu, ia mengingatkan jangan sampai ada oknum atau pelonggaran pengecekan di Bandara atau pelabuhan pintu masuk dari negara lain.

Dikatakan Laura, penyebaran virus yang semakin signifikan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, adanya mobilisasi masyarakat ketika libur lebaran sehingga memungkinkan terjadinya lonjakan pasca lebaran. Kedua, karena masyarakat mulai abai terhadap protokol kesehatan dan  kemungkinan munculnya covid varian baru.

&quot;Tapi tentunya dengan adanya kejadian lonjakan kasus yg mungkin disebabkan oleh banyak faktor ini harus segera ditangani agar tidak terjadi lonjakan yang lebih fatal,&quot; paparnya


Laura mengungkap, mutasi virus yang masuk dalam VOC (variant of  concern) ini termasuk Inggris (alpha), Afrika Selatan (beta), Brazil  (gamma) dan India (delta) memang menyebabkan perubahan perilaku virus.  Di mana varian tersebur dapat menyebabkan peningkatan transmisi virus,  keparahan penyakit atau bisa menghindari antibodi dari vaksin.

Ia menjelaskan, jika dibandingkan antara Inggris sampai India, jumlah  mutasi India lebih banyak sehingga dampak perubahan karakteristik  virusnya juga lebih meningkat.

&quot;Seperti daya tular dari varian Inggris sekitar 4-5 menjadi 8-10 pada varian india,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi Covid- 19 di Indonesia masih berlangsung. Hal itu diketahui melalui kasus positif yang makin melonjak setiap harinya, terlebih adanya varian Covid baru yang sudah menyebar di beberapa daerah di Indonesia.

Terkait ini, Epidemiolog Universitas Airlangga Laura Navika Yamani mengatakan pemerintah dan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan.

Ia mendorong Pemerintah Indonesia untuk membuat strategi penanganan yang sifatnya mengikat. Seperti menerapkan skrining yang ketat di pintu-pintu masuk warga negara asing (WNA) atau warga negara Indonesia (WNI) dari luar negeri.

&quot;Hal itu untuk menghindari kemunculan varian dari imported cases,&quot; katanya saat dihubungi MNC Portal, Selasa (17/6/2021). Selain itu, ia mengingatkan jangan sampai ada oknum atau pelonggaran pengecekan di Bandara atau pelabuhan pintu masuk dari negara lain.

Dikatakan Laura, penyebaran virus yang semakin signifikan ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, adanya mobilisasi masyarakat ketika libur lebaran sehingga memungkinkan terjadinya lonjakan pasca lebaran. Kedua, karena masyarakat mulai abai terhadap protokol kesehatan dan  kemungkinan munculnya covid varian baru.

&quot;Tapi tentunya dengan adanya kejadian lonjakan kasus yg mungkin disebabkan oleh banyak faktor ini harus segera ditangani agar tidak terjadi lonjakan yang lebih fatal,&quot; paparnya


Laura mengungkap, mutasi virus yang masuk dalam VOC (variant of  concern) ini termasuk Inggris (alpha), Afrika Selatan (beta), Brazil  (gamma) dan India (delta) memang menyebabkan perubahan perilaku virus.  Di mana varian tersebur dapat menyebabkan peningkatan transmisi virus,  keparahan penyakit atau bisa menghindari antibodi dari vaksin.

Ia menjelaskan, jika dibandingkan antara Inggris sampai India, jumlah  mutasi India lebih banyak sehingga dampak perubahan karakteristik  virusnya juga lebih meningkat.

&quot;Seperti daya tular dari varian Inggris sekitar 4-5 menjadi 8-10 pada varian india,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
