<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah Vaksin di Indonesia Efektif Hadapi Varian Delta?</title><description>Virus corona varian Delta atau B1617.2 telah dinyatakan lebih berbahaya dari varian Alpha yang sebelumnya telah merebak di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/21/337/2428120/apakah-vaksin-di-indonesia-efektif-hadapi-varian-delta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/21/337/2428120/apakah-vaksin-di-indonesia-efektif-hadapi-varian-delta"/><item><title>Apakah Vaksin di Indonesia Efektif Hadapi Varian Delta?</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/21/337/2428120/apakah-vaksin-di-indonesia-efektif-hadapi-varian-delta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/21/337/2428120/apakah-vaksin-di-indonesia-efektif-hadapi-varian-delta</guid><pubDate>Senin 21 Juni 2021 05:12 WIB</pubDate><dc:creator>Agnes Teresia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/20/337/2428120/apakah-vaksin-di-indonesia-efektif-hadapi-varian-delta-dj4S6oJTI9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/20/337/2428120/apakah-vaksin-di-indonesia-efektif-hadapi-varian-delta-dj4S6oJTI9.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Virus corona atau Covid-19 varian Delta atau B1617.2 telah dinyatakan lebih berbahaya dari varian Alpha yang sebelumnya telah merebak di Indonesia.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan bahwa varian Delta ini mendekati kriteria varian super meski belum secara sempurna. Varian super ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi, mampu memperparah keadaan, dan dapat menyiasati imunitas atau sistem antibodi manusia.

&quot;Ini yang membuat orang yang sudah di vaksinasi bisa terinfeksi oleh varian Delta ini bahkan termasuk seorang penyintas. Bedanya dengan varian Alpha, kalau varian Alpha orang yang sudah divaksinasi 1x masih terlindungi oleh vaksin,&quot; ujar Dicky dalam Special Dialogue bersama Okezone.

Di Indonesia, ada 3 jenis vaksin Covid-19 yang digunakan pemerintah yakni Sinovac, Sinopharm dan AstraZeneca. Lantas apakah ketiga jenis vaksin tersebut efektif hadapi mutasi virus Covid-19 varian Delta?

&quot;Kalau varian Delta itu hanya 2 jenis vaksin, platform vaksin, yang terbukti sejauh ini bisa memprotect yaitu Pfizer AstraZeneca,&quot; ujar Dicky.

&quot;Walaupun AstraZeneca jauh kurang efektif dibanding Pfizer tapi ini menunjukkan bahwa Delta varian ini tidak bisa dianggap remeh. Jadi kasus infeksi pasca vaksinasi pun bisa terjadi,&quot; sambungnya lagi.

WHO telah mengklasifikasikan varian Delta sebagai variant of concern (VoC) karena diduga lebih menular dibandingkan varian aslinya. Karena itu, masyarakat sangat disarankan agar lebih memperketat protokol kesehatan.
</description><content:encoded>JAKARTA - Virus corona atau Covid-19 varian Delta atau B1617.2 telah dinyatakan lebih berbahaya dari varian Alpha yang sebelumnya telah merebak di Indonesia.

Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan bahwa varian Delta ini mendekati kriteria varian super meski belum secara sempurna. Varian super ini memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi, mampu memperparah keadaan, dan dapat menyiasati imunitas atau sistem antibodi manusia.

&quot;Ini yang membuat orang yang sudah di vaksinasi bisa terinfeksi oleh varian Delta ini bahkan termasuk seorang penyintas. Bedanya dengan varian Alpha, kalau varian Alpha orang yang sudah divaksinasi 1x masih terlindungi oleh vaksin,&quot; ujar Dicky dalam Special Dialogue bersama Okezone.

Di Indonesia, ada 3 jenis vaksin Covid-19 yang digunakan pemerintah yakni Sinovac, Sinopharm dan AstraZeneca. Lantas apakah ketiga jenis vaksin tersebut efektif hadapi mutasi virus Covid-19 varian Delta?

&quot;Kalau varian Delta itu hanya 2 jenis vaksin, platform vaksin, yang terbukti sejauh ini bisa memprotect yaitu Pfizer AstraZeneca,&quot; ujar Dicky.

&quot;Walaupun AstraZeneca jauh kurang efektif dibanding Pfizer tapi ini menunjukkan bahwa Delta varian ini tidak bisa dianggap remeh. Jadi kasus infeksi pasca vaksinasi pun bisa terjadi,&quot; sambungnya lagi.

WHO telah mengklasifikasikan varian Delta sebagai variant of concern (VoC) karena diduga lebih menular dibandingkan varian aslinya. Karena itu, masyarakat sangat disarankan agar lebih memperketat protokol kesehatan.
</content:encoded></item></channel></rss>
