<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pria yang Viral Tak Percaya Corona dan Hendak Sentuh Jenazah Covid-19 Dibebaskan</title><description>Kasus yang menimpa Asep itu tidak ditemukan unsur pidana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/21/525/2428525/pria-yang-viral-tak-percaya-corona-dan-hendak-sentuh-jenazah-covid-19-dibebaskan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/21/525/2428525/pria-yang-viral-tak-percaya-corona-dan-hendak-sentuh-jenazah-covid-19-dibebaskan"/><item><title>Pria yang Viral Tak Percaya Corona dan Hendak Sentuh Jenazah Covid-19 Dibebaskan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/21/525/2428525/pria-yang-viral-tak-percaya-corona-dan-hendak-sentuh-jenazah-covid-19-dibebaskan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/21/525/2428525/pria-yang-viral-tak-percaya-corona-dan-hendak-sentuh-jenazah-covid-19-dibebaskan</guid><pubDate>Senin 21 Juni 2021 16:00 WIB</pubDate><dc:creator>Wisnu Yusep</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/21/525/2428525/pria-yang-viral-tak-percaya-corona-dan-hendak-sentuh-jenazah-covid-19-dibebaskan-qVcitAU4D7.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/21/525/2428525/pria-yang-viral-tak-percaya-corona-dan-hendak-sentuh-jenazah-covid-19-dibebaskan-qVcitAU4D7.JPG</image><title>Foto: Istimewa</title></images><description>KUNINGAN - Asep Sakamullah pria asal Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan yang membuat video pernyataan tidak percaya Covid-19 dibebaskan oleh pihak kepolisian.

Pasalnya, kasus yang menimpa Asep itu tidak ditemukan unsur pidana. Ia disebut hanya mengemukakan pendapat dan menyatakan diri berani menyentuh jenazah pasien Covid-19.

&quot;Jadi yang bersangkutan punya keyakinan Covid-19 ini tidak ada,&quot; kata Kasatreskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

Setelah didalami video berdurasi 2 menit 50 detik itu, kata dia, tidak ditemukan tindak pidananya.

&quot;Setelah didalami hanya berupa pendapatnya saja, jadi tidak ada hal yang disudutkan atau unsur pidananya,&quot; kata Danu.

Dalam video itu, kata Danu, Asep hanya mengemukakan pendapatnya pribadi yang tidak percaya adanya virus Covid-19. Dari dasar itu, Asep pun dipulangkan.

Pihaknya, kata dia, hanya mewajibkan wajib lapor dalam seminggu dua kali dalam satu bulan. &quot;Jadi tidak ada unsur menghasut atau berita bohong, hanya menyampaikan pendapat,&quot; jelas dia.

Meski begitu, lanjut dia, video itu memang meresahkan masyarakat, tetapi ada beberapa memang yang merasa terganggu dengan video Asep ini.

&quot;Jadi setelah mengklarifikasi dan membuat pernyataan maaf kita kembalikan ke keluarganya,&quot; jelas dia.
</description><content:encoded>KUNINGAN - Asep Sakamullah pria asal Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan yang membuat video pernyataan tidak percaya Covid-19 dibebaskan oleh pihak kepolisian.

Pasalnya, kasus yang menimpa Asep itu tidak ditemukan unsur pidana. Ia disebut hanya mengemukakan pendapat dan menyatakan diri berani menyentuh jenazah pasien Covid-19.

&quot;Jadi yang bersangkutan punya keyakinan Covid-19 ini tidak ada,&quot; kata Kasatreskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya kepada wartawan, Senin (21/6/2021).

Setelah didalami video berdurasi 2 menit 50 detik itu, kata dia, tidak ditemukan tindak pidananya.

&quot;Setelah didalami hanya berupa pendapatnya saja, jadi tidak ada hal yang disudutkan atau unsur pidananya,&quot; kata Danu.

Dalam video itu, kata Danu, Asep hanya mengemukakan pendapatnya pribadi yang tidak percaya adanya virus Covid-19. Dari dasar itu, Asep pun dipulangkan.

Pihaknya, kata dia, hanya mewajibkan wajib lapor dalam seminggu dua kali dalam satu bulan. &quot;Jadi tidak ada unsur menghasut atau berita bohong, hanya menyampaikan pendapat,&quot; jelas dia.

Meski begitu, lanjut dia, video itu memang meresahkan masyarakat, tetapi ada beberapa memang yang merasa terganggu dengan video Asep ini.

&quot;Jadi setelah mengklarifikasi dan membuat pernyataan maaf kita kembalikan ke keluarganya,&quot; jelas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
