<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gawat! Anies Sebut 16% Kenaikan Kasus Covid-19 Jakarta adalah Anak-Anak</title><description>Pasalnya, pada pekan lalu, terdapat penambahan kasus harian tertinggi yaitu 5.582 kasus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/22/338/2428952/gawat-anies-sebut-16-kenaikan-kasus-covid-19-jakarta-adalah-anak-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/22/338/2428952/gawat-anies-sebut-16-kenaikan-kasus-covid-19-jakarta-adalah-anak-anak"/><item><title>Gawat! Anies Sebut 16% Kenaikan Kasus Covid-19 Jakarta adalah Anak-Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/22/338/2428952/gawat-anies-sebut-16-kenaikan-kasus-covid-19-jakarta-adalah-anak-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/22/338/2428952/gawat-anies-sebut-16-kenaikan-kasus-covid-19-jakarta-adalah-anak-anak</guid><pubDate>Selasa 22 Juni 2021 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/22/338/2428952/gawat-anies-sebut-16-kenaikan-kasus-covid-19-jakarta-adalah-anak-anak-lbcR6ffGKA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anies Baswedan. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/22/338/2428952/gawat-anies-sebut-16-kenaikan-kasus-covid-19-jakarta-adalah-anak-anak-lbcR6ffGKA.jpg</image><title>Anies Baswedan. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kondisi Jakarta saat ini mengkhawatirkan. Pasalnya, pada pekan lalu, terdapat penambahan kasus harian tertinggi yaitu 5.582 kasus.
&quot;Dari angka itu 665 anak usia 5-18 tahun. kira-kira 12 persen, dan 224 adalah kasus anak di bawah 5 tahun atau balita. Jadi 16 persen dari kenaikan kasus adalah anak-anak,&quot; tegas Anies di Balai Kota DKI, Selasa (22/6/2021).&amp;nbsp;
Ia menjelaskan, artinya saat ini Jakarta tengah menghadapi situasi wabah yang berbeda dengan awal tahun kemarin.
Baca juga:&amp;nbsp;Kiprah Para Gubernur Benahi Jakarta, dari Suwiryo hingga Anies Baswedan
&quot;Besar kemungkinan adalah varian baru yang dengan mudah menular&amp;nbsp; termasuk kepada anak-anak,&quot; kata Anies.&amp;nbsp;
Anies tak bosan-bosannya mengimbau kepada warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, ia juga meminta meminimalisir aktivitas di luar rumah.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Anies Segera Umumkan ke Publik soal Pengetatan PPKM
&quot;Saya berharap kepada keluarga di Jakarta lebih berhati-hati. Usahakan di rumah saja. Anak-anak biarkan bermain di rumah saja demi keselamatan semuanya. Karena penanganan untuk anak-anak tentu membutuhkan pendampingan orang dewasa sehingga muncul kompleksitas yang tidak sederhana, itu saja,&quot; tutup Anies.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, kondisi Jakarta saat ini mengkhawatirkan. Pasalnya, pada pekan lalu, terdapat penambahan kasus harian tertinggi yaitu 5.582 kasus.
&quot;Dari angka itu 665 anak usia 5-18 tahun. kira-kira 12 persen, dan 224 adalah kasus anak di bawah 5 tahun atau balita. Jadi 16 persen dari kenaikan kasus adalah anak-anak,&quot; tegas Anies di Balai Kota DKI, Selasa (22/6/2021).&amp;nbsp;
Ia menjelaskan, artinya saat ini Jakarta tengah menghadapi situasi wabah yang berbeda dengan awal tahun kemarin.
Baca juga:&amp;nbsp;Kiprah Para Gubernur Benahi Jakarta, dari Suwiryo hingga Anies Baswedan
&quot;Besar kemungkinan adalah varian baru yang dengan mudah menular&amp;nbsp; termasuk kepada anak-anak,&quot; kata Anies.&amp;nbsp;
Anies tak bosan-bosannya mengimbau kepada warga agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, ia juga meminta meminimalisir aktivitas di luar rumah.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Anies Segera Umumkan ke Publik soal Pengetatan PPKM
&quot;Saya berharap kepada keluarga di Jakarta lebih berhati-hati. Usahakan di rumah saja. Anak-anak biarkan bermain di rumah saja demi keselamatan semuanya. Karena penanganan untuk anak-anak tentu membutuhkan pendampingan orang dewasa sehingga muncul kompleksitas yang tidak sederhana, itu saja,&quot; tutup Anies.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
