<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bima Arya Minta Pekerja Asal Bogor di Jakarta Dapat Prioritas WFH</title><description>Hal itu guna mengurangi penyebaran Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/22/338/2428984/bima-arya-minta-pekerja-asal-bogor-di-jakarta-dapat-prioritas-wfh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/22/338/2428984/bima-arya-minta-pekerja-asal-bogor-di-jakarta-dapat-prioritas-wfh"/><item><title>Bima Arya Minta Pekerja Asal Bogor di Jakarta Dapat Prioritas WFH</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/22/338/2428984/bima-arya-minta-pekerja-asal-bogor-di-jakarta-dapat-prioritas-wfh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/22/338/2428984/bima-arya-minta-pekerja-asal-bogor-di-jakarta-dapat-prioritas-wfh</guid><pubDate>Selasa 22 Juni 2021 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/22/338/2428984/bima-arya-minta-pekerja-asal-bogor-di-jakarta-dapat-prioritas-wfh-swFFUZcotJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bima Arya. (Foto: Okezone.com/Putra R)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/22/338/2428984/bima-arya-minta-pekerja-asal-bogor-di-jakarta-dapat-prioritas-wfh-swFFUZcotJ.jpg</image><title>Bima Arya. (Foto: Okezone.com/Putra R)</title></images><description>BOGOR - Wali Kota Bogor&amp;nbsp;Bima&amp;nbsp;Arya&amp;nbsp;Sugiarto meminta agar warga Bogor yang bekerja di DKI Jakarta untuk diprioritaskan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Hal itu guna mengurangi penyebaran Covid-19.
&quot;Saya kira lebih baik sebetulnya warga Bogor yang bekerja di Jakarta diprioritaskan untuk WFH saja sementara ini. Karena kondisi di transportasi yang sangat tidak kondusif pada hari ini,&quot; kata&amp;nbsp;Bima, kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).&amp;nbsp;
Bima&amp;nbsp;menambahkan, penyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Kota Bogor berasal dari rumah tangga dan luar kota. Jika dibedah lebih jauh, klaster keluarga pun berawal dari luar kota, terutama Jakarta.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Anak di Bandung Makamkan Sendiri Ayahnya yang Meninggal Akibat Covid-19, Ini Ceritanya
&quot;Saya kira dari data menunjukkan bahwa ada dua klaster terbesar penyumbang Covid-19 di Kota Bogor.&amp;nbsp;Satu klaster keluarga, satu&amp;nbsp;lagi klaster luar kota, tapi klaster keluarga kita bedah lagi kebanyakan dari luar kota, juga terutama dari Jakarta,&quot; ucapnya.
Karena itu, pengetatan protokol kesehatan pada transportasi massal terutama pada KRL Commuter tidaklah cukup. Tetapi harus ada kebijakan lebih jauh khususnya terkait para pekerja yang ada di Jakarta.
Baca juga:&amp;nbsp;Rumah Sakit Penuh Pasien Covid 19, Gubernur Anies Minta Warga Hati-Hati
&quot;Atensi kami khusus kepada mobilitas Bogor-Jakarta ini terutama bekerja. Tidak cukup hanya pengetatan di gerbong saja, tapi harus ada kebijakan bagi warga Bogor yang bekerja di Jakarta,&quot; tutup&amp;nbsp;Bima.
</description><content:encoded>BOGOR - Wali Kota Bogor&amp;nbsp;Bima&amp;nbsp;Arya&amp;nbsp;Sugiarto meminta agar warga Bogor yang bekerja di DKI Jakarta untuk diprioritaskan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Hal itu guna mengurangi penyebaran Covid-19.
&quot;Saya kira lebih baik sebetulnya warga Bogor yang bekerja di Jakarta diprioritaskan untuk WFH saja sementara ini. Karena kondisi di transportasi yang sangat tidak kondusif pada hari ini,&quot; kata&amp;nbsp;Bima, kepada wartawan, Selasa (22/6/2021).&amp;nbsp;
Bima&amp;nbsp;menambahkan, penyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Kota Bogor berasal dari rumah tangga dan luar kota. Jika dibedah lebih jauh, klaster keluarga pun berawal dari luar kota, terutama Jakarta.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral Anak di Bandung Makamkan Sendiri Ayahnya yang Meninggal Akibat Covid-19, Ini Ceritanya
&quot;Saya kira dari data menunjukkan bahwa ada dua klaster terbesar penyumbang Covid-19 di Kota Bogor.&amp;nbsp;Satu klaster keluarga, satu&amp;nbsp;lagi klaster luar kota, tapi klaster keluarga kita bedah lagi kebanyakan dari luar kota, juga terutama dari Jakarta,&quot; ucapnya.
Karena itu, pengetatan protokol kesehatan pada transportasi massal terutama pada KRL Commuter tidaklah cukup. Tetapi harus ada kebijakan lebih jauh khususnya terkait para pekerja yang ada di Jakarta.
Baca juga:&amp;nbsp;Rumah Sakit Penuh Pasien Covid 19, Gubernur Anies Minta Warga Hati-Hati
&quot;Atensi kami khusus kepada mobilitas Bogor-Jakarta ini terutama bekerja. Tidak cukup hanya pengetatan di gerbong saja, tapi harus ada kebijakan bagi warga Bogor yang bekerja di Jakarta,&quot; tutup&amp;nbsp;Bima.
</content:encoded></item></channel></rss>
