<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sinyal Bahaya! BOR RSDC Wisma Atlet Tembus 90,22%, Kini Tersisa 723 Bed   </title><description>Kasus aktif Covid-19 di Ibukota kian melonjak tajam. Hal itu sinyal bahaya Bed Occupancy Rate (BOR) RSCD Wisma Atlet Kemayoran, Jakpus</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/23/337/2429465/sinyal-bahaya-bor-rsdc-wisma-atlet-tembus-90-22-kini-tersisa-723-bed</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/23/337/2429465/sinyal-bahaya-bor-rsdc-wisma-atlet-tembus-90-22-kini-tersisa-723-bed"/><item><title>Sinyal Bahaya! BOR RSDC Wisma Atlet Tembus 90,22%, Kini Tersisa 723 Bed   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/23/337/2429465/sinyal-bahaya-bor-rsdc-wisma-atlet-tembus-90-22-kini-tersisa-723-bed</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/23/337/2429465/sinyal-bahaya-bor-rsdc-wisma-atlet-tembus-90-22-kini-tersisa-723-bed</guid><pubDate>Rabu 23 Juni 2021 09:00 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Portal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/23/337/2429465/sinyal-bahaya-bor-rsdc-wisma-atlet-tembus-90-22-kini-tersisa-723-bed-X70wlqL9v1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Covid-19.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/23/337/2429465/sinyal-bahaya-bor-rsdc-wisma-atlet-tembus-90-22-kini-tersisa-723-bed-X70wlqL9v1.jpg</image><title>Covid-19.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kasus aktif Covid-19 di Ibukota kian melonjak tajam. Hal itu sinyal bahaya Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSCD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, menembus 90,22 persen.
&quot;Lampu kuning nih sudah 90%,&quot; kata Komandan Lapangan sekaligus Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Letkol Laut M. Arifin, Rabu (23/6/2021).
&quot;Bed terpakai 90,22% atau 6.671, sisa bed 723 atau 9,78% dari total 7.394 bed yang tersedia,&quot; imbuhnya.
Arifin mengatakan bahwa jumlah tersebut mencakup tower 4,5,6, dan 7 RSDC Wisma Atlet Kemayoran hingga pukul 06.00 pagi tadi. Sementara pasien masuk tercatat sebanyak 705 dan pasien keluar 436 orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Vaksin AstraZeneca Efektif Melawan Varian Delta dan Kappa Covid-19 Asal India
Sebelumnya, Arifin mengajak masyarakat Indonesia umumnya dan DKI Jakarta khususnya untuk disiplin patuhi protokol kesehatan (Prokes).
&quot;Masyarakat Indonesia semua harus sadar saat ini tidak ada lagi yang tidak percaya Covid. Kemudian protokol kesehatan itu harga mati, protokol kesehatan harga mati, kemudian yang melanggar protokol kesehatan berani mati gitu aja udah,&quot; ujar Arifin saat jumpa pers di Rumah Susun (Rusun) Nagrak Cilincing, Jumat (18/6/2021). (Muhammad Refi Sandi)</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus aktif Covid-19 di Ibukota kian melonjak tajam. Hal itu sinyal bahaya Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSCD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, menembus 90,22 persen.
&quot;Lampu kuning nih sudah 90%,&quot; kata Komandan Lapangan sekaligus Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Letkol Laut M. Arifin, Rabu (23/6/2021).
&quot;Bed terpakai 90,22% atau 6.671, sisa bed 723 atau 9,78% dari total 7.394 bed yang tersedia,&quot; imbuhnya.
Arifin mengatakan bahwa jumlah tersebut mencakup tower 4,5,6, dan 7 RSDC Wisma Atlet Kemayoran hingga pukul 06.00 pagi tadi. Sementara pasien masuk tercatat sebanyak 705 dan pasien keluar 436 orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;Vaksin AstraZeneca Efektif Melawan Varian Delta dan Kappa Covid-19 Asal India
Sebelumnya, Arifin mengajak masyarakat Indonesia umumnya dan DKI Jakarta khususnya untuk disiplin patuhi protokol kesehatan (Prokes).
&quot;Masyarakat Indonesia semua harus sadar saat ini tidak ada lagi yang tidak percaya Covid. Kemudian protokol kesehatan itu harga mati, protokol kesehatan harga mati, kemudian yang melanggar protokol kesehatan berani mati gitu aja udah,&quot; ujar Arifin saat jumpa pers di Rumah Susun (Rusun) Nagrak Cilincing, Jumat (18/6/2021). (Muhammad Refi Sandi)</content:encoded></item></channel></rss>
