<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Heboh Jenazah Covid-19 di Tanjung Priok Telantar di Depan Rumah, Ini Penjelasan Polisi</title><description>Heboh jasad Covid-19 tergeletak di depan rumah di Tanjung Priok.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/23/338/2429367/heboh-jenazah-covid-19-di-tanjung-priok-telantar-di-depan-rumah-ini-penjelasan-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/23/338/2429367/heboh-jenazah-covid-19-di-tanjung-priok-telantar-di-depan-rumah-ini-penjelasan-polisi"/><item><title>Heboh Jenazah Covid-19 di Tanjung Priok Telantar di Depan Rumah, Ini Penjelasan Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/23/338/2429367/heboh-jenazah-covid-19-di-tanjung-priok-telantar-di-depan-rumah-ini-penjelasan-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/23/338/2429367/heboh-jenazah-covid-19-di-tanjung-priok-telantar-di-depan-rumah-ini-penjelasan-polisi</guid><pubDate>Rabu 23 Juni 2021 04:36 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/23/338/2429367/heboh-jenazah-covid-19-di-tanjung-priok-telantar-di-depan-rumah-ini-penjelasan-polisi-4ZqPFfW9kP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/23/338/2429367/heboh-jenazah-covid-19-di-tanjung-priok-telantar-di-depan-rumah-ini-penjelasan-polisi-4ZqPFfW9kP.jpg</image><title>Ilustrasi (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sosok jasad diduga korban Covid-19 tergeletak dan terlantar di depan rumahnya di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (21/6/2021). Peristiwa ini menghebohkan masyarakat sekitar.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Ghulam Pasaribu mengatakan, adanya pembiaran atau jenazah covid-19 yang ditelantarkan adalah informasi yang tidak benar.

&quot;Jadi kita dapat informasi dari RW langsung ada korban diduga Covid-19. Awalnya seperti itu. Kita cek ke rumahnya bahwa datanya ternyata yang bersangkutan positif, tapi positif yang tidak terdata,&quot; Kata Ghulam saat dikonfirmasi Rabu (23/6/2021).

Dikatakan Ghulam, warga yang meninggal tersebut bukanlah warga yang terdata di Kelurahan Sunter Agung dan merupakan warga asal Kelurahan Papanggo. &quot;Datanya bukan di Sunter Agung. Jadi dari tanggal 12 sudah Covid-19, tapi tidak melaporkan jadi pihak puskesmas kesulitan,&quot; ucapnya.

&quot;Anaknya juga sedang isolasi mandiri di Wisma Atlet jadi tidak ada siapa-siapa di rumahnya. Kebetulan juga keluarganya kurang open karena data KTP-nya juga terdaftar di Papanggo,&quot; tuturnya.

Baca Juga : 59 Orang Klaster Ponpes di Bogor Sembuh dari Covid-19, 34 Lainnya Masih Dirawat

Meski demikian, Ghulam mengaku jika pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima informasi dari RW setempat berkaitan dengan adanya jenazah yang diduga terpapar Covid-19.

&quot;Bukan lama evakuasi, emang untuk tim pemulasaran hanya satu. Jadi saat kita ajukan jadi kaya antre karena menunggu yang lain. Jenazah Covid-19 banyak jadi memang terbatas,&quot; ujarnya.

Menurut Ghulam jika pada peristiwa tersebut, jenazah asal Papango kemarin mendapat urutan kedelapan sehingga harus menunggu giliran evakuasi.

Baca Juga : Penyekatan di Jalan Asia-Afrika, Banyak Pengendara Bingung Jalan Ditutup

&quot;Kita sebelumnya sudah tutupi, memang lama kita lampirkan mereka dari dinas terkait gilirannya kedelapan. Jadi kita menunggu mereka bolak-balik karena prosedurnya seperti itu,&quot; katanya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Sosok jasad diduga korban Covid-19 tergeletak dan terlantar di depan rumahnya di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Senin (21/6/2021). Peristiwa ini menghebohkan masyarakat sekitar.

Menanggapi hal ini, Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Ghulam Pasaribu mengatakan, adanya pembiaran atau jenazah covid-19 yang ditelantarkan adalah informasi yang tidak benar.

&quot;Jadi kita dapat informasi dari RW langsung ada korban diduga Covid-19. Awalnya seperti itu. Kita cek ke rumahnya bahwa datanya ternyata yang bersangkutan positif, tapi positif yang tidak terdata,&quot; Kata Ghulam saat dikonfirmasi Rabu (23/6/2021).

Dikatakan Ghulam, warga yang meninggal tersebut bukanlah warga yang terdata di Kelurahan Sunter Agung dan merupakan warga asal Kelurahan Papanggo. &quot;Datanya bukan di Sunter Agung. Jadi dari tanggal 12 sudah Covid-19, tapi tidak melaporkan jadi pihak puskesmas kesulitan,&quot; ucapnya.

&quot;Anaknya juga sedang isolasi mandiri di Wisma Atlet jadi tidak ada siapa-siapa di rumahnya. Kebetulan juga keluarganya kurang open karena data KTP-nya juga terdaftar di Papanggo,&quot; tuturnya.

Baca Juga : 59 Orang Klaster Ponpes di Bogor Sembuh dari Covid-19, 34 Lainnya Masih Dirawat

Meski demikian, Ghulam mengaku jika pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima informasi dari RW setempat berkaitan dengan adanya jenazah yang diduga terpapar Covid-19.

&quot;Bukan lama evakuasi, emang untuk tim pemulasaran hanya satu. Jadi saat kita ajukan jadi kaya antre karena menunggu yang lain. Jenazah Covid-19 banyak jadi memang terbatas,&quot; ujarnya.

Menurut Ghulam jika pada peristiwa tersebut, jenazah asal Papango kemarin mendapat urutan kedelapan sehingga harus menunggu giliran evakuasi.

Baca Juga : Penyekatan di Jalan Asia-Afrika, Banyak Pengendara Bingung Jalan Ditutup

&quot;Kita sebelumnya sudah tutupi, memang lama kita lampirkan mereka dari dinas terkait gilirannya kedelapan. Jadi kita menunggu mereka bolak-balik karena prosedurnya seperti itu,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
