<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 di Bogor Raya Mengganas, Kasus Meninggal Tembus 385 Orang Sehari</title><description>Selain jumlah kasus positif bertambah jadi 38.273, jumlah kematian menembus 385 orang per Rabu 23 Juni 2021.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/24/338/2430244/covid-19-di-bogor-raya-mengganas-kasus-meninggal-tembus-385-orang-sehari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/24/338/2430244/covid-19-di-bogor-raya-mengganas-kasus-meninggal-tembus-385-orang-sehari"/><item><title>Covid-19 di Bogor Raya Mengganas, Kasus Meninggal Tembus 385 Orang Sehari</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/24/338/2430244/covid-19-di-bogor-raya-mengganas-kasus-meninggal-tembus-385-orang-sehari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/24/338/2430244/covid-19-di-bogor-raya-mengganas-kasus-meninggal-tembus-385-orang-sehari</guid><pubDate>Kamis 24 Juni 2021 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Haryudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/24/338/2430244/covid-19-di-bogor-raya-mengganas-kasus-meninggal-tembus-385-orang-sehari-9vcfVsD58G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/24/338/2430244/covid-19-di-bogor-raya-mengganas-kasus-meninggal-tembus-385-orang-sehari-9vcfVsD58G.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>BOGOR - Kasus Covid-19 di Kabupaten dan Kota Bogor (Bogor Raya kian mengganas. Selain jumlah kasus positif bertambah jadi 38.273, jumlah kematian menembus 385 orang per Rabu 23 Juni 2021.
Adapun rincian kasus positif Covid-19 di Bogor Raya yakni Kota Bogor 18.472 orang dan Kabupaten Bogor 19.801 orang. Sedangkan kasus meninggal di Kota Bogor terbanyak yakni 275 orang dan Kabupaten Bogor 110 orang.
Baca juga:&amp;nbsp;Blitar Heboh, Pasien Asam Lambung Kabur dari RS Hasil Swab Test Ternyata Positif Covid-19
Wali Kota Bogor yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya menyatakan, sebagian besar kasus Covid-19 di Kota Bogor disumbang dari klaster keluarga.
&quot;Bahkan data terbaru kasus positif berasal dari klaster keluarga,&quot; kata Bima dalam rapat kordinasi yang dikutip Kamis (24/6/2021).
Bima Arya menjabarkan data per Rabu (23/6), jumlah kasus positif bertambah 310 orang, sehingga pasien yang masih dirawat menjadi 2.056 orang.
Baca juga:&amp;nbsp;253 Anak di Malang Terpapar Covid-19, Bagaimana Nasib Sekolah Tatap Muka?
&quot;Saya beberapa hari ini banyak menerima informasi, warga yang terpapar dan kemudian terkapar di rumahnya tidak bisa mengakses rumah sakit kerena penuh,&quot; ujar Bima.
Selain itu, banyak juga yang tidak mendapat perhatian dari lingkungan, baik dari RT, RW, maupun dari fasilitas kesehatannya.&quot;Maka dari itu saya minta ada penambahan tempat isolasi dan tempat tidur, setiap wilayah harus siap untuk memberikan penguatan protokol kesehatan (Prokes), penguatan surveillance, dan penguatan tim pantau,&quot; kata Bima.
Sementara itu, Bupati Bogor yang juga Ketua Satuan Tugas PenangananCovid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin menyampaikan data terbaru per Rabu (23/6). Terdapat penambahan102 kasus konfirmasi positf.
&quot;Dengan demikian total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi 19.801 orang, rinciannya sembuh 18.906 orang, meninggal 110 orang dan konfirmasi aktif atau masih sakit 779 orang,&quot; jelasnya.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar mentaati aturan penerapan PSBB melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro mulai dari 22 Juni sampai dengan 05 Juli 2021.
&quot;Mari patuhi protokol kesehatan, biasakan hidup bersih,&quot; pungkas Ade Yasin.</description><content:encoded>BOGOR - Kasus Covid-19 di Kabupaten dan Kota Bogor (Bogor Raya kian mengganas. Selain jumlah kasus positif bertambah jadi 38.273, jumlah kematian menembus 385 orang per Rabu 23 Juni 2021.
Adapun rincian kasus positif Covid-19 di Bogor Raya yakni Kota Bogor 18.472 orang dan Kabupaten Bogor 19.801 orang. Sedangkan kasus meninggal di Kota Bogor terbanyak yakni 275 orang dan Kabupaten Bogor 110 orang.
Baca juga:&amp;nbsp;Blitar Heboh, Pasien Asam Lambung Kabur dari RS Hasil Swab Test Ternyata Positif Covid-19
Wali Kota Bogor yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Bima Arya menyatakan, sebagian besar kasus Covid-19 di Kota Bogor disumbang dari klaster keluarga.
&quot;Bahkan data terbaru kasus positif berasal dari klaster keluarga,&quot; kata Bima dalam rapat kordinasi yang dikutip Kamis (24/6/2021).
Bima Arya menjabarkan data per Rabu (23/6), jumlah kasus positif bertambah 310 orang, sehingga pasien yang masih dirawat menjadi 2.056 orang.
Baca juga:&amp;nbsp;253 Anak di Malang Terpapar Covid-19, Bagaimana Nasib Sekolah Tatap Muka?
&quot;Saya beberapa hari ini banyak menerima informasi, warga yang terpapar dan kemudian terkapar di rumahnya tidak bisa mengakses rumah sakit kerena penuh,&quot; ujar Bima.
Selain itu, banyak juga yang tidak mendapat perhatian dari lingkungan, baik dari RT, RW, maupun dari fasilitas kesehatannya.&quot;Maka dari itu saya minta ada penambahan tempat isolasi dan tempat tidur, setiap wilayah harus siap untuk memberikan penguatan protokol kesehatan (Prokes), penguatan surveillance, dan penguatan tim pantau,&quot; kata Bima.
Sementara itu, Bupati Bogor yang juga Ketua Satuan Tugas PenangananCovid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin menyampaikan data terbaru per Rabu (23/6). Terdapat penambahan102 kasus konfirmasi positf.
&quot;Dengan demikian total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bogor menjadi 19.801 orang, rinciannya sembuh 18.906 orang, meninggal 110 orang dan konfirmasi aktif atau masih sakit 779 orang,&quot; jelasnya.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bogor agar mentaati aturan penerapan PSBB melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro mulai dari 22 Juni sampai dengan 05 Juli 2021.
&quot;Mari patuhi protokol kesehatan, biasakan hidup bersih,&quot; pungkas Ade Yasin.</content:encoded></item></channel></rss>
