<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>253 Anak di Malang Terpapar Covid-19, Bagaimana Nasib Sekolah Tatap Muka?</title><description>Ratusan anak ini terkonfirmasi positif Covid-19 ini terdiri dari dua kategori umur, yakni balita usia 0 - 5 tahun dan 6 - 10 tahun.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/24/519/2430050/253-anak-di-malang-terpapar-covid-19-bagaimana-nasib-sekolah-tatap-muka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/24/519/2430050/253-anak-di-malang-terpapar-covid-19-bagaimana-nasib-sekolah-tatap-muka"/><item><title>253 Anak di Malang Terpapar Covid-19, Bagaimana Nasib Sekolah Tatap Muka?</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/24/519/2430050/253-anak-di-malang-terpapar-covid-19-bagaimana-nasib-sekolah-tatap-muka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/24/519/2430050/253-anak-di-malang-terpapar-covid-19-bagaimana-nasib-sekolah-tatap-muka</guid><pubDate>Kamis 24 Juni 2021 05:52 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/24/519/2430050/253-anak-di-malang-terpapar-covid-19-bagaimana-nasib-sekolah-tatap-muka-stNkKfBELM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/24/519/2430050/253-anak-di-malang-terpapar-covid-19-bagaimana-nasib-sekolah-tatap-muka-stNkKfBELM.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>MALANG - Menjelang penerapan sekolah tatap muka, ratusan anak di Kota Malang terpapar Covid-19 hingga pertengahan Juni 2021 ini. Ratusan anak ini terkonfirmasi positif Covid-19 ini terdiri dari dua kategori umur, yakni balita usia 0 - 5 tahun dan 6 - 10 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr. Husnul Muarif menyebut, ada 253 anak dari dua kategori umur yang terpapar Covid-19 hingga 21 Juni 2021.

&quot;Untuk anak-anak umur 0 sampai 5 tahun mulai dari awal sampai 21 Juni ada 136 (positif Covid-19), umur 6 sampai 10 tahun ada 117 ini yang terkonfirmasi sampai hari ini,&quot; kata dr. Husnul Muarif pada Rabu (23/6/2021) ditemui di Balai Kota Malang.

Menurut Husnul, mayoritas dari anak - anak terpapar COVID-19 dari lingkungan rumah saat diajak orang tua ke pusat - pusat keramaian. &quot;Anak-anak masih mempunyai mobilisasi, keluar main di luar rumah bisa jadi seperti itu, atau mungkin diajak sama orang tuanya ke pasar diajak orang tuanya ke pusat-pusat keramaian bisa. Jadi faktor-faktor seperti itu biasanya yang ada pada anak,&quot; terangnya.


Ia mengakui bila kondisi seperti ini kurang memungkinkan diadakan  sekolah tatap muka di Kota Malang melihat kondisi banyaknya anak yang  terpapar Covid-19. Apalagi usia anak - anak memiliki kerentanan yang  lebih tinggi terpapar Covid-19.

&quot;Artinya sekalipun tidak tatap muka, usia anak kan ada yang terkonfirmasi garis merahnya kan seperti itu,&quot; kata dia.

Namun sayangnya pihaknya tak mengetahui berapa data pasien Covid-19  anak - anak yang meninggal dunia. &quot;Kalau yang meninggal lupa saya  datanya,&quot; tukasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Covid-19 terdapat total  6.933 kasus COVID-19 di Kota Malang, hingga Rabu sore 23 Juni 2021.  Rinciannya ada 107 pasien Covid-19 aktif atau menjalani perawatan, 6.172  pasien sembuh, dan 654 pasien Covid-19 meninggal dunia.
</description><content:encoded>MALANG - Menjelang penerapan sekolah tatap muka, ratusan anak di Kota Malang terpapar Covid-19 hingga pertengahan Juni 2021 ini. Ratusan anak ini terkonfirmasi positif Covid-19 ini terdiri dari dua kategori umur, yakni balita usia 0 - 5 tahun dan 6 - 10 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr. Husnul Muarif menyebut, ada 253 anak dari dua kategori umur yang terpapar Covid-19 hingga 21 Juni 2021.

&quot;Untuk anak-anak umur 0 sampai 5 tahun mulai dari awal sampai 21 Juni ada 136 (positif Covid-19), umur 6 sampai 10 tahun ada 117 ini yang terkonfirmasi sampai hari ini,&quot; kata dr. Husnul Muarif pada Rabu (23/6/2021) ditemui di Balai Kota Malang.

Menurut Husnul, mayoritas dari anak - anak terpapar COVID-19 dari lingkungan rumah saat diajak orang tua ke pusat - pusat keramaian. &quot;Anak-anak masih mempunyai mobilisasi, keluar main di luar rumah bisa jadi seperti itu, atau mungkin diajak sama orang tuanya ke pasar diajak orang tuanya ke pusat-pusat keramaian bisa. Jadi faktor-faktor seperti itu biasanya yang ada pada anak,&quot; terangnya.


Ia mengakui bila kondisi seperti ini kurang memungkinkan diadakan  sekolah tatap muka di Kota Malang melihat kondisi banyaknya anak yang  terpapar Covid-19. Apalagi usia anak - anak memiliki kerentanan yang  lebih tinggi terpapar Covid-19.

&quot;Artinya sekalipun tidak tatap muka, usia anak kan ada yang terkonfirmasi garis merahnya kan seperti itu,&quot; kata dia.

Namun sayangnya pihaknya tak mengetahui berapa data pasien Covid-19  anak - anak yang meninggal dunia. &quot;Kalau yang meninggal lupa saya  datanya,&quot; tukasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data Satgas Covid-19 terdapat total  6.933 kasus COVID-19 di Kota Malang, hingga Rabu sore 23 Juni 2021.  Rinciannya ada 107 pasien Covid-19 aktif atau menjalani perawatan, 6.172  pasien sembuh, dan 654 pasien Covid-19 meninggal dunia.
</content:encoded></item></channel></rss>
