<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Selingkuh,  ASN Digerebek Ibu-Ibu Perumahan di Siang Bolong</title><description>H-B mengungsikan keluarganya dari rumah dengan alasan akan melakukan isolasi mandiri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/25/519/2431037/diduga-selingkuh-asn-digerebek-ibu-ibu-perumahan-di-siang-bolong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/25/519/2431037/diduga-selingkuh-asn-digerebek-ibu-ibu-perumahan-di-siang-bolong"/><item><title>Diduga Selingkuh,  ASN Digerebek Ibu-Ibu Perumahan di Siang Bolong</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/25/519/2431037/diduga-selingkuh-asn-digerebek-ibu-ibu-perumahan-di-siang-bolong</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/25/519/2431037/diduga-selingkuh-asn-digerebek-ibu-ibu-perumahan-di-siang-bolong</guid><pubDate>Jum'at 25 Juni 2021 19:54 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Syahrawi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/25/519/2431037/diduga-selingkuh-asn-digerebek-ibu-ibu-perumahan-di-siang-bolong-kjQpu1Rv3G.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/25/519/2431037/diduga-selingkuh-asn-digerebek-ibu-ibu-perumahan-di-siang-bolong-kjQpu1Rv3G.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dua aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di satu kantor digerebek oleh ibu-ibu sebuah komplek perumahan di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Aksi ibu-ibu ini dipicu oleh dugaan terjadinya perselingkuhan.
Para ibu rumah tangga di Perumahan Pangeranan, Bangkalan geram setelah melihat seorang wanita berinisial A-E keluar dari rumah ASN pria berinisial H-B. Mereka menduga kedua ASN itu berselingkuh.
BACA JUGA:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Suami Gerebek Istri di Serdang Bedagai Berlanjut, Perkara Dilimpahkan ke Jaksa
H-B menjabat sebagai Kasi di salah satu instansi Pemkab Bangkalan, sementara A-E adalah teman satu kantornya yang berstatus pegawai honorer.&amp;nbsp;
Dugaan perselingkuhan itu bermula saat H-B mengungsikan istri dan anaknya ke rumah mertia dengan alasan hendak melakukan isolasi mandiri karena Covid-19. Namun, setelah keluarganya pergi, H-B justru memasukkan A-E, seorang wanita bersuami yang memiliki tiga anak, ke dalam rumah.
Warga kemudian melaporkan hal ini ke RT setempat karena A-E diduga telah menginap sejak sehari sebelumnya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Melonjak, Kabupaten Bangkalan Zona Merah
Saat didatangi ketua RT, istrinya, dan para ibu-ibu, H-B mulanya membantah ada wanita lain di dalam rumahnya. Namun, saat didatangi kedua kali dia akhirnya mengaku, dan berkilah bahwa A-E hanyalah pengantar makanan karena dia sedang melakukan isolasi mandiri.
Kericuhan akhirnya mereda setelah kedua ASN itu pergi dari lokasi. Tetapi, karena masih jengkel, ibu-ibu kemudian menempelkan selebaran di pagar rumah H-B.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dua aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di satu kantor digerebek oleh ibu-ibu sebuah komplek perumahan di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Aksi ibu-ibu ini dipicu oleh dugaan terjadinya perselingkuhan.
Para ibu rumah tangga di Perumahan Pangeranan, Bangkalan geram setelah melihat seorang wanita berinisial A-E keluar dari rumah ASN pria berinisial H-B. Mereka menduga kedua ASN itu berselingkuh.
BACA JUGA:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Suami Gerebek Istri di Serdang Bedagai Berlanjut, Perkara Dilimpahkan ke Jaksa
H-B menjabat sebagai Kasi di salah satu instansi Pemkab Bangkalan, sementara A-E adalah teman satu kantornya yang berstatus pegawai honorer.&amp;nbsp;
Dugaan perselingkuhan itu bermula saat H-B mengungsikan istri dan anaknya ke rumah mertia dengan alasan hendak melakukan isolasi mandiri karena Covid-19. Namun, setelah keluarganya pergi, H-B justru memasukkan A-E, seorang wanita bersuami yang memiliki tiga anak, ke dalam rumah.
Warga kemudian melaporkan hal ini ke RT setempat karena A-E diduga telah menginap sejak sehari sebelumnya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Melonjak, Kabupaten Bangkalan Zona Merah
Saat didatangi ketua RT, istrinya, dan para ibu-ibu, H-B mulanya membantah ada wanita lain di dalam rumahnya. Namun, saat didatangi kedua kali dia akhirnya mengaku, dan berkilah bahwa A-E hanyalah pengantar makanan karena dia sedang melakukan isolasi mandiri.
Kericuhan akhirnya mereda setelah kedua ASN itu pergi dari lokasi. Tetapi, karena masih jengkel, ibu-ibu kemudian menempelkan selebaran di pagar rumah H-B.</content:encoded></item></channel></rss>
