<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap Pelaku Tawuran di Sentiong yang Jadi Viral   </title><description>Satu orang telah diamankan inisial BT (41) warga Kramat Sentiong</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/29/338/2432624/polisi-tangkap-pelaku-tawuran-di-sentiong-yang-jadi-viral</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/29/338/2432624/polisi-tangkap-pelaku-tawuran-di-sentiong-yang-jadi-viral"/><item><title>Polisi Tangkap Pelaku Tawuran di Sentiong yang Jadi Viral   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/29/338/2432624/polisi-tangkap-pelaku-tawuran-di-sentiong-yang-jadi-viral</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/29/338/2432624/polisi-tangkap-pelaku-tawuran-di-sentiong-yang-jadi-viral</guid><pubDate>Selasa 29 Juni 2021 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/29/338/2432624/polisi-tangkap-pelaku-tawuran-di-sentiong-yang-jadi-viral-9GpgRIFYHt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/29/338/2432624/polisi-tangkap-pelaku-tawuran-di-sentiong-yang-jadi-viral-9GpgRIFYHt.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Polsek Senen menangkap satu orang pelaku tawuran yang terjadi di Kramat Pulo, Jalan Kramat gang Mesjid dan Jalan Kramat Sentiong, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat pada Senin dini hari kemarin.

&quot;Satu orang telah diamankan inisial BT (41)  warga Kramat Sentiong,&quot; kata Kapolsek Senen Ari  Susanto kepada Sindonews, Selasa (29/6/2021).

Berdasarkan keterangan saksi-saksi sekitar pukul  01.50 wib. Saat lintasan rel kereta api Sentiong dalam keadaan sepi,tiba tiba datang sekelompok orang dari wilayah Johar Baru melempar molotov, botol dan batu kearah lintasan rel kereta api.

&quot;Kemudian saling ejek antara anak wilayah Johar Baru dan anak wilayah Kramat sehingga terjadi tawuran,&quot; kata dia.

Baca Juga :&amp;nbsp;TNI Terjunkan Ratusan Tenaga Kesehatan untuk Akselerasi Vaksinasi

Pihaknya pun terus mencari para pelaku tawuran yang belum tertangkap.

Sebelumnya diberitakan, Di saat kenaikan angka Covid-19 DKI melonjak, tawuran warga di sekitar Stasiun Sentiong, Senen, Jakarta Pusat malah terjadi. Aksi brutal tersebut selain mengancam warga, juga dikhawatirkan makin menambah parah penularan Covid-19 dari kerumunan itu. Apalagi saat ini DKI Jakarta masih dalam masa PPKM Mikro.Sementara itu, warga sekitar mengakui tawuran itu sering terjadi beberapa waktu belakangan. &quot;Sudah tiga malam ini tawuran terjadi tiga kali berturut-berturut. Kalau tadi mulai sekitar jam setengah dua (01.30 WIB) dini hari,&quot; kata warga di lokasi.

Meskipun saat ada polisi  mereka bubar, namun ketika aparat tak di tempat tawuran makin menjadi-jadi.

&quot;Saya sangat terganggu, apalagi tadi sudah pakai bom molotov. Mereka juga saling lempar batu, botol, sama ada yang bawa senjata tajam, takutnya ada warga yang kena (korban). Itu ada yang rumahnya di pinggir jalan kena lemparan juga,&quot; lanjut dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Polsek Senen menangkap satu orang pelaku tawuran yang terjadi di Kramat Pulo, Jalan Kramat gang Mesjid dan Jalan Kramat Sentiong, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat pada Senin dini hari kemarin.

&quot;Satu orang telah diamankan inisial BT (41)  warga Kramat Sentiong,&quot; kata Kapolsek Senen Ari  Susanto kepada Sindonews, Selasa (29/6/2021).

Berdasarkan keterangan saksi-saksi sekitar pukul  01.50 wib. Saat lintasan rel kereta api Sentiong dalam keadaan sepi,tiba tiba datang sekelompok orang dari wilayah Johar Baru melempar molotov, botol dan batu kearah lintasan rel kereta api.

&quot;Kemudian saling ejek antara anak wilayah Johar Baru dan anak wilayah Kramat sehingga terjadi tawuran,&quot; kata dia.

Baca Juga :&amp;nbsp;TNI Terjunkan Ratusan Tenaga Kesehatan untuk Akselerasi Vaksinasi

Pihaknya pun terus mencari para pelaku tawuran yang belum tertangkap.

Sebelumnya diberitakan, Di saat kenaikan angka Covid-19 DKI melonjak, tawuran warga di sekitar Stasiun Sentiong, Senen, Jakarta Pusat malah terjadi. Aksi brutal tersebut selain mengancam warga, juga dikhawatirkan makin menambah parah penularan Covid-19 dari kerumunan itu. Apalagi saat ini DKI Jakarta masih dalam masa PPKM Mikro.Sementara itu, warga sekitar mengakui tawuran itu sering terjadi beberapa waktu belakangan. &quot;Sudah tiga malam ini tawuran terjadi tiga kali berturut-berturut. Kalau tadi mulai sekitar jam setengah dua (01.30 WIB) dini hari,&quot; kata warga di lokasi.

Meskipun saat ada polisi  mereka bubar, namun ketika aparat tak di tempat tawuran makin menjadi-jadi.

&quot;Saya sangat terganggu, apalagi tadi sudah pakai bom molotov. Mereka juga saling lempar batu, botol, sama ada yang bawa senjata tajam, takutnya ada warga yang kena (korban). Itu ada yang rumahnya di pinggir jalan kena lemparan juga,&quot; lanjut dia.</content:encoded></item></channel></rss>
