<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menlu Israel Kunjungan Resmi, Menlu Uni Emirat Arab: Anda Torehkan Sejarah</title><description>Menlu&amp;nbsp; Israel Yair Lapid bertemu dengan Menlu UEA Abdullah bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi, pada Selasa (29/6).</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/30/18/2432946/menlu-israel-kunjungan-resmi-menlu-uni-emirat-arab-anda-torehkan-sejarah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/30/18/2432946/menlu-israel-kunjungan-resmi-menlu-uni-emirat-arab-anda-torehkan-sejarah"/><item><title>Menlu Israel Kunjungan Resmi, Menlu Uni Emirat Arab: Anda Torehkan Sejarah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/30/18/2432946/menlu-israel-kunjungan-resmi-menlu-uni-emirat-arab-anda-torehkan-sejarah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/30/18/2432946/menlu-israel-kunjungan-resmi-menlu-uni-emirat-arab-anda-torehkan-sejarah</guid><pubDate>Rabu 30 Juni 2021 05:39 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/30/18/2432946/menlu-israel-kunjungan-resmi-menlu-uni-emirat-arab-anda-torehkan-sejarah-QNmY9qSifw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Israel Yair Lapid bertemu dengan Menlu UEA Sheikh Abdullah bin Zayed al-Nahyan (Foto: AP via VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/30/18/2432946/menlu-israel-kunjungan-resmi-menlu-uni-emirat-arab-anda-torehkan-sejarah-QNmY9qSifw.jpg</image><title>Menlu Israel Yair Lapid bertemu dengan Menlu UEA Sheikh Abdullah bin Zayed al-Nahyan (Foto: AP via VOA)</title></images><description>ABU DHABI - Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid bertemu dengan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA), Abdullah bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi, pada Selasa (29/6).
&amp;ldquo;Anda menoreh sejarah hari ini,&amp;rdquo; kata Al Nahyan saat bertemu dengan Lapid.
Segera setelah kedatangannya di Uni Emirat Arab, Lapid menjelaskan kepada para diplomat yang berkumpul pada pembukaan resmi Kedutaan Besar Israel di Abu Dhabi bahwa momen itu mewakili &quot;hak untuk menentukan nasib kita sendiri.&quot; Israel, tambahnya, tidak akan kemana-mana.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menggambarkan kunjungan Lapid sebagai hal &quot;penting bagi Israel, Uni Emirat Arab, dan kawasan yang lebih luas.&quot; Dalam sebuah pernyataan, Blinken menyatakan AS akan bekerja sama dengan Israel dan Uni Emirat Arab untuk memperkuat berbagai aspek kemitraan.
(Baca juga: Menlu Israel Lakukan Kunjungan Resmi Pertama ke Uni Emirat Arab)
Sebelumnya pemerintahan mantan Presiden Donald  Trump menengahi kesepakatan yang disebut perjanjian &quot;Abraham Accords&quot; yang menjalin hubungan antara Uni Emirat Arab dan Israel. Langkah itu dipuji baik oleh PM Benjamin Netanyahu maupun Trump dan mereka menyebutnya salah satu diantara pencapain terbesar mereka.

Uni Emirat Arab-Israel memiliki keprihatinan bersama sehubungan kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia, kedua negara itu berpendapat perjanjian itu tidak akan mampu mencegah jangkauan Teheran di kawasan tersebut.
&amp;nbsp;(Baca juga: Mantan Presiden Afsel Jacob Zuma Divonis Penjara, Diperintahkan Serahkan Diri)</description><content:encoded>ABU DHABI - Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid bertemu dengan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA), Abdullah bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi, pada Selasa (29/6).
&amp;ldquo;Anda menoreh sejarah hari ini,&amp;rdquo; kata Al Nahyan saat bertemu dengan Lapid.
Segera setelah kedatangannya di Uni Emirat Arab, Lapid menjelaskan kepada para diplomat yang berkumpul pada pembukaan resmi Kedutaan Besar Israel di Abu Dhabi bahwa momen itu mewakili &quot;hak untuk menentukan nasib kita sendiri.&quot; Israel, tambahnya, tidak akan kemana-mana.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken menggambarkan kunjungan Lapid sebagai hal &quot;penting bagi Israel, Uni Emirat Arab, dan kawasan yang lebih luas.&quot; Dalam sebuah pernyataan, Blinken menyatakan AS akan bekerja sama dengan Israel dan Uni Emirat Arab untuk memperkuat berbagai aspek kemitraan.
(Baca juga: Menlu Israel Lakukan Kunjungan Resmi Pertama ke Uni Emirat Arab)
Sebelumnya pemerintahan mantan Presiden Donald  Trump menengahi kesepakatan yang disebut perjanjian &quot;Abraham Accords&quot; yang menjalin hubungan antara Uni Emirat Arab dan Israel. Langkah itu dipuji baik oleh PM Benjamin Netanyahu maupun Trump dan mereka menyebutnya salah satu diantara pencapain terbesar mereka.

Uni Emirat Arab-Israel memiliki keprihatinan bersama sehubungan kesepakatan nuklir Iran dengan kekuatan dunia, kedua negara itu berpendapat perjanjian itu tidak akan mampu mencegah jangkauan Teheran di kawasan tersebut.
&amp;nbsp;(Baca juga: Mantan Presiden Afsel Jacob Zuma Divonis Penjara, Diperintahkan Serahkan Diri)</content:encoded></item></channel></rss>
