<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>89 Pasien Positif Covid-19 Klaster Ponpes di Bogor Sembuh</title><description>Saat ini, masih ada 4 orang yang menjalani isolasi mandiri di rumah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/30/338/2433273/89-pasien-positif-covid-19-klaster-ponpes-di-bogor-sembuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/30/338/2433273/89-pasien-positif-covid-19-klaster-ponpes-di-bogor-sembuh"/><item><title>89 Pasien Positif Covid-19 Klaster Ponpes di Bogor Sembuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/30/338/2433273/89-pasien-positif-covid-19-klaster-ponpes-di-bogor-sembuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/30/338/2433273/89-pasien-positif-covid-19-klaster-ponpes-di-bogor-sembuh</guid><pubDate>Rabu 30 Juni 2021 15:36 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/30/338/2433273/89-pasien-positif-covid-19-klaster-ponpes-di-bogor-sembuh-2PnWWYHIX0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasien Covid-19 klaster Bogor sembuh (Foto: Putra R)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/30/338/2433273/89-pasien-positif-covid-19-klaster-ponpes-di-bogor-sembuh-2PnWWYHIX0.jpg</image><title>Pasien Covid-19 klaster Bogor sembuh (Foto: Putra R)</title></images><description>BOGOR - Sebanyak 89 orang dari 93 penghuni Pondok Pesantren (Ponpes) Bina Madani di Kota Bogor, Jawa Barat yang positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Saat ini, masih ada 4 orang yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno membenarkan kabar sembuhnya 89 pasien positif Covid-19 di klaster Ponpes tersebut.

&quot;Hingga Selasa malam, ada 89 orang telah selesai menjalani isolasi atau dinyatakan sembuh,&quot; kata Retno, dalam keterangannya, Rabu (30/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pegawai Positif Covid-19, Kejari Kota Tangerang Tutup 3 Hari
Retno menjelaskan, ada 4 pasien yang saat ini belum sembuh atau masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Mereka terus dipantau kondisi kesehatannya.

&quot;Klaster Ponpes ini total ada 465 orang yang menjalani swab. Dari jumlah itu 93 orang dinyatakan positif Covid-19. Kasus terakhir keluar hasil tanggal 16 Juni kemarin dan sejak 17 Juni 2021 sudah tidak ada penambahan kasus baru,&quot; tutur Retno.

Untuk diketahui, klaster Ponpes Bina Madani pertama kali muncul pada 3 Juni lalu. Penularan klaster ini dugaan awal adanya indikasi penularan yang berasal dari santri luar kota.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: Kasus Covid di RI Melonjak Drastis Gegara Libur Lebaran dan Varian Baru
</description><content:encoded>BOGOR - Sebanyak 89 orang dari 93 penghuni Pondok Pesantren (Ponpes) Bina Madani di Kota Bogor, Jawa Barat yang positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Saat ini, masih ada 4 orang yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno membenarkan kabar sembuhnya 89 pasien positif Covid-19 di klaster Ponpes tersebut.

&quot;Hingga Selasa malam, ada 89 orang telah selesai menjalani isolasi atau dinyatakan sembuh,&quot; kata Retno, dalam keterangannya, Rabu (30/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pegawai Positif Covid-19, Kejari Kota Tangerang Tutup 3 Hari
Retno menjelaskan, ada 4 pasien yang saat ini belum sembuh atau masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Mereka terus dipantau kondisi kesehatannya.

&quot;Klaster Ponpes ini total ada 465 orang yang menjalani swab. Dari jumlah itu 93 orang dinyatakan positif Covid-19. Kasus terakhir keluar hasil tanggal 16 Juni kemarin dan sejak 17 Juni 2021 sudah tidak ada penambahan kasus baru,&quot; tutur Retno.

Untuk diketahui, klaster Ponpes Bina Madani pertama kali muncul pada 3 Juni lalu. Penularan klaster ini dugaan awal adanya indikasi penularan yang berasal dari santri luar kota.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: Kasus Covid di RI Melonjak Drastis Gegara Libur Lebaran dan Varian Baru
</content:encoded></item></channel></rss>
