<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi 14 Kali Muntahkan Wedus Gembel, Status Siaga</title><description>Terjadi semburan awan panas guguran atau yang biasa disebut wedus gembel dan lava pijar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/30/510/2433484/gunung-merapi-14-kali-muntahkan-wedus-gembel-status-siaga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/06/30/510/2433484/gunung-merapi-14-kali-muntahkan-wedus-gembel-status-siaga"/><item><title>Gunung Merapi 14 Kali Muntahkan Wedus Gembel, Status Siaga</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/06/30/510/2433484/gunung-merapi-14-kali-muntahkan-wedus-gembel-status-siaga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/06/30/510/2433484/gunung-merapi-14-kali-muntahkan-wedus-gembel-status-siaga</guid><pubDate>Rabu 30 Juni 2021 21:45 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/30/510/2433484/gunung-merapi-14-kali-muntahkan-wedus-gembel-status-siaga-F0h3nm2SNa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/30/510/2433484/gunung-merapi-14-kali-muntahkan-wedus-gembel-status-siaga-F0h3nm2SNa.jpg</image><title>Gunung Merapi. (Foto: Istimewa)</title></images><description>SLEMAN - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Sleman, DI Yogyakarta, Magelang, Boyolali dan Klaten &amp;nbsp;Jawa Tengah (Jateng) hingga Rabu (30/6/2021) malam masih tinggi. Terjadi semburan awan panas guguran atau yang biasa disebut wedus gembel dan lava pijar.
Berdasarkan laporan pengamatan&amp;nbsp; aktivitas Gunung Merapi periode pukul 00.00 WIB-20.00 WIB, terjadi 14 kali awan panas guguran dengan amplitudo maksimal 38 mm dan durasi maksimal 144 detik.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;4 Menit Sebelum Gempa M5,3 Gunungkidul, Merapi Semburkan Awan Panas
Dari jumlah itu 11 awan panas guguran meluncur ke arah tenggara (hulu sungai Gendol) dengan jarak luncur maksimal 1,5 kilometer (Km) &amp;nbsp;dan 3 kali ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 1,3 Km.
&amp;ldquo;Pada saat kejadian awan panas guguran, angin dominan berembus ke barat,&amp;rdquo; kata petugas penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPPTKG,&amp;nbsp; Alzwar Nurmanaji, Rabu malam.&amp;nbsp;
Ia menjelaskan, jarak luncur awan panas yang terjadi masih dalam jarak prakiraan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, yaitu 3 Km dari puncak untuk Sungai Woro serta 5 Km dari puncak untuk Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Baca juga:&amp;nbsp;Merapi Muntahkan Awan Panas 3 Kali, Hujan Abu Tipis Landa Kalitengah Lor
&amp;ldquo;Erupsi eksplosif masih berpeluang terjadi dengan ancaman bahaya berupa lontaran material dalam radius 3 Km dari puncak Gunung Merapi,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu juga terjadi 6 kali lava pijar dengan jarak luncur antara 800 m hingga 900 m. Gempa guguran 243 kali, gempa hembusan 20 kali dan gempa fase banyak atau hybrid tiga kali. Untuk status Gunung Merapi level III atau siaga.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Untuk itu&amp;nbsp; masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak panik, serta selalu mengikuti informasi dari sumber yang terpercaya,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>SLEMAN - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Sleman, DI Yogyakarta, Magelang, Boyolali dan Klaten &amp;nbsp;Jawa Tengah (Jateng) hingga Rabu (30/6/2021) malam masih tinggi. Terjadi semburan awan panas guguran atau yang biasa disebut wedus gembel dan lava pijar.
Berdasarkan laporan pengamatan&amp;nbsp; aktivitas Gunung Merapi periode pukul 00.00 WIB-20.00 WIB, terjadi 14 kali awan panas guguran dengan amplitudo maksimal 38 mm dan durasi maksimal 144 detik.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;4 Menit Sebelum Gempa M5,3 Gunungkidul, Merapi Semburkan Awan Panas
Dari jumlah itu 11 awan panas guguran meluncur ke arah tenggara (hulu sungai Gendol) dengan jarak luncur maksimal 1,5 kilometer (Km) &amp;nbsp;dan 3 kali ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 1,3 Km.
&amp;ldquo;Pada saat kejadian awan panas guguran, angin dominan berembus ke barat,&amp;rdquo; kata petugas penyusun laporan aktivitas Gunung Merapi BPPTKG,&amp;nbsp; Alzwar Nurmanaji, Rabu malam.&amp;nbsp;
Ia menjelaskan, jarak luncur awan panas yang terjadi masih dalam jarak prakiraan potensi bahaya erupsi Gunung Merapi, yaitu 3 Km dari puncak untuk Sungai Woro serta 5 Km dari puncak untuk Sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Baca juga:&amp;nbsp;Merapi Muntahkan Awan Panas 3 Kali, Hujan Abu Tipis Landa Kalitengah Lor
&amp;ldquo;Erupsi eksplosif masih berpeluang terjadi dengan ancaman bahaya berupa lontaran material dalam radius 3 Km dari puncak Gunung Merapi,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu juga terjadi 6 kali lava pijar dengan jarak luncur antara 800 m hingga 900 m. Gempa guguran 243 kali, gempa hembusan 20 kali dan gempa fase banyak atau hybrid tiga kali. Untuk status Gunung Merapi level III atau siaga.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Untuk itu&amp;nbsp; masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tidak panik, serta selalu mengikuti informasi dari sumber yang terpercaya,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
