<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polri Ancam Sanksi Tegas Pelanggar PPKM Darurat   </title><description>Polri menyatakan bakal memberikan sanksi pidana, bagi pihak yang melawan penertiban petugas selama masa PPKM Darurat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/02/337/2434686/polri-ancam-sanksi-tegas-pelanggar-ppkm-darurat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/02/337/2434686/polri-ancam-sanksi-tegas-pelanggar-ppkm-darurat"/><item><title> Polri Ancam Sanksi Tegas Pelanggar PPKM Darurat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/02/337/2434686/polri-ancam-sanksi-tegas-pelanggar-ppkm-darurat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/02/337/2434686/polri-ancam-sanksi-tegas-pelanggar-ppkm-darurat</guid><pubDate>Jum'at 02 Juli 2021 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/02/337/2434686/polri-ancam-sanksi-tegas-pelanggar-ppkm-darurat-m3SUNmMwN0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono (foto: Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/02/337/2434686/polri-ancam-sanksi-tegas-pelanggar-ppkm-darurat-m3SUNmMwN0.jpg</image><title>Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono (foto: Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Polri menyatakan bakal memberikan sanksi pidana, bagi pihak yang melawan penertiban petugas selama masa PPKM Darurat Jawa-Bali, pada 3-20 Juli 2021 mendatang.
&quot;Tidak menutup kemungkinan dalam pelaksanaan kegiatan, yang melawan petugas dan sebagainya bisa dikenakan dengan UU KUHP,&quot; kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam jumpa pers di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas Covid-19: WNA, WNI, Pekerja Migran Masuk Indonesia Wajib Sudah Divaksin
Argo mengatakan, pihak kepolisian merujuk pada sejumlah peraturan daerah (Perda) ataupun peraturan perundang-undangan dalam melakukan penertiban.
Menurut Argo, Polri akan memulai operasi Aman Nusa II untuk mengamankan PPKM Darurat wilayah Jawa-Bali terhitung pukul 00.00 WIB, Sabtu 3 Juli 2021.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;MUI Minta Aktivitas Masjid Dihentikan Sementara hingga Situasi Terkendali
Hal tersebut tertuang dalam surat telegram (ST) nomor STR/577/VII/OPS.2./2021 yang ditandatangani Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
&quot;Pemberlakuan operasi terpusat dengan sandi Aman Nusa II diberlakukan nanti malam pukul 00, berarti tanggal 3 Juli sudah dinyatakan berlaku,&quot; ujar Argo.</description><content:encoded>JAKARTA - Polri menyatakan bakal memberikan sanksi pidana, bagi pihak yang melawan penertiban petugas selama masa PPKM Darurat Jawa-Bali, pada 3-20 Juli 2021 mendatang.
&quot;Tidak menutup kemungkinan dalam pelaksanaan kegiatan, yang melawan petugas dan sebagainya bisa dikenakan dengan UU KUHP,&quot; kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam jumpa pers di Gedung Rupatama, Jakarta Selatan, Jumat (2/6/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas Covid-19: WNA, WNI, Pekerja Migran Masuk Indonesia Wajib Sudah Divaksin
Argo mengatakan, pihak kepolisian merujuk pada sejumlah peraturan daerah (Perda) ataupun peraturan perundang-undangan dalam melakukan penertiban.
Menurut Argo, Polri akan memulai operasi Aman Nusa II untuk mengamankan PPKM Darurat wilayah Jawa-Bali terhitung pukul 00.00 WIB, Sabtu 3 Juli 2021.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;MUI Minta Aktivitas Masjid Dihentikan Sementara hingga Situasi Terkendali
Hal tersebut tertuang dalam surat telegram (ST) nomor STR/577/VII/OPS.2./2021 yang ditandatangani Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
&quot;Pemberlakuan operasi terpusat dengan sandi Aman Nusa II diberlakukan nanti malam pukul 00, berarti tanggal 3 Juli sudah dinyatakan berlaku,&quot; ujar Argo.</content:encoded></item></channel></rss>
