<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penuh, IGD RSUD Kota Bandung Sementara Tak Layani Pasien Covid-19</title><description>Penutupan ini mengingat pasien yang diduga Covid terus berdatangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/04/525/2435228/penuh-igd-rsud-kota-bandung-sementara-tak-layani-pasien-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/04/525/2435228/penuh-igd-rsud-kota-bandung-sementara-tak-layani-pasien-covid-19"/><item><title>Penuh, IGD RSUD Kota Bandung Sementara Tak Layani Pasien Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/04/525/2435228/penuh-igd-rsud-kota-bandung-sementara-tak-layani-pasien-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/04/525/2435228/penuh-igd-rsud-kota-bandung-sementara-tak-layani-pasien-covid-19</guid><pubDate>Minggu 04 Juli 2021 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/04/525/2435228/penuh-igd-rsud-kota-bandung-sementara-tak-layani-pasien-covid-19-liIiIFX697.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/04/525/2435228/penuh-igd-rsud-kota-bandung-sementara-tak-layani-pasien-covid-19-liIiIFX697.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk pasien Covid-19 di RSUD Kota Bandung di Jalan Rumah Sakit, Ujungberung, tutup untuk sementara waktu. Penutupan ini mengingat pasien yang diduga Covid terus berdatangan.

Akibatnya, RSUD ini mengalami keterbatasan tenaga kesehatan. Juga Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur yang sudah cukup tinggi.

Kepala Bidang pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Yorisa Sativa mengatakan, pembatasan layanan untuk sementara waktu ini hanya berlaku khusus Covid-19 saja. Hal ini sebagai upaya untuk mengendalikan penyebaran dan menjaga sistem kesehatan agar tidak sampai tumbang.

&amp;ldquo;Pelayanan RS tidak tutup semua tetapi hanya membatasi pelayanan untuk Covid, untuk melindungi pasien dan petugas,&amp;rdquo; ucap Yorisa.

Yorisa mengungkapkan, saat ini Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan tak luput dari paparan Covid-19. &amp;ldquo;Tenaga Kesehatan pun jumlahnya saat ini menjadi terbatas karena banyak yang terpapar Covid-19,&amp;rdquo; imbuhnya.

Yorisa tidak bisa memungkiri jika kasus Covid-19 di Kota Bandung  tengah meningkat tajam. Sebagai dampaknya, Bed Occupancy Rate (BOR) di  Kota Bandung per hari Jumat, 2 Juli 2021 berada di angka 90,93 persen.

Meskipun dari jumlah tersebut, setengahnya diisi oleh pasien Covid-19  dari luar Kota Bandung. &amp;ldquo;Saat ini pelayanan Covid-19 memang sedang  meningkat. Itu terkait juga dengan tingginya keterisian tempat tidur  perawatan di 29 RS rujukan Covid-19 di Kota Bandung,&amp;rdquo; ungkapnya.

Yorisa mengungkapkan, pelayanan IGD khusus Covid-19 di RSUD  Ujungberung akan segera dibuka kembali apabila kondisi pasien sudah  menurun dan SDM tenaga kesehatan kembali bertambah. &amp;ldquo;Bila situasi  berangsur mereda pelayanan akan normal kembali,&amp;rdquo; cetusnya.</description><content:encoded>BANDUNG - Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk pasien Covid-19 di RSUD Kota Bandung di Jalan Rumah Sakit, Ujungberung, tutup untuk sementara waktu. Penutupan ini mengingat pasien yang diduga Covid terus berdatangan.

Akibatnya, RSUD ini mengalami keterbatasan tenaga kesehatan. Juga Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur yang sudah cukup tinggi.

Kepala Bidang pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Yorisa Sativa mengatakan, pembatasan layanan untuk sementara waktu ini hanya berlaku khusus Covid-19 saja. Hal ini sebagai upaya untuk mengendalikan penyebaran dan menjaga sistem kesehatan agar tidak sampai tumbang.

&amp;ldquo;Pelayanan RS tidak tutup semua tetapi hanya membatasi pelayanan untuk Covid, untuk melindungi pasien dan petugas,&amp;rdquo; ucap Yorisa.

Yorisa mengungkapkan, saat ini Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan tak luput dari paparan Covid-19. &amp;ldquo;Tenaga Kesehatan pun jumlahnya saat ini menjadi terbatas karena banyak yang terpapar Covid-19,&amp;rdquo; imbuhnya.

Yorisa tidak bisa memungkiri jika kasus Covid-19 di Kota Bandung  tengah meningkat tajam. Sebagai dampaknya, Bed Occupancy Rate (BOR) di  Kota Bandung per hari Jumat, 2 Juli 2021 berada di angka 90,93 persen.

Meskipun dari jumlah tersebut, setengahnya diisi oleh pasien Covid-19  dari luar Kota Bandung. &amp;ldquo;Saat ini pelayanan Covid-19 memang sedang  meningkat. Itu terkait juga dengan tingginya keterisian tempat tidur  perawatan di 29 RS rujukan Covid-19 di Kota Bandung,&amp;rdquo; ungkapnya.

Yorisa mengungkapkan, pelayanan IGD khusus Covid-19 di RSUD  Ujungberung akan segera dibuka kembali apabila kondisi pasien sudah  menurun dan SDM tenaga kesehatan kembali bertambah. &amp;ldquo;Bila situasi  berangsur mereda pelayanan akan normal kembali,&amp;rdquo; cetusnya.</content:encoded></item></channel></rss>
