<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>113 Pegawai KPK Positif Covid-19, Firli Bahuri Akui Berimbas pada Pemberantasan Korupsi</title><description>Firli mengakui bahwa melonjaknya kasus positif Covid-19 di lembaganya, sangat berdampak pada pemberantasan korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/06/337/2436101/113-pegawai-kpk-positif-covid-19-firli-bahuri-akui-berimbas-pada-pemberantasan-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/06/337/2436101/113-pegawai-kpk-positif-covid-19-firli-bahuri-akui-berimbas-pada-pemberantasan-korupsi"/><item><title>113 Pegawai KPK Positif Covid-19, Firli Bahuri Akui Berimbas pada Pemberantasan Korupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/06/337/2436101/113-pegawai-kpk-positif-covid-19-firli-bahuri-akui-berimbas-pada-pemberantasan-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/06/337/2436101/113-pegawai-kpk-positif-covid-19-firli-bahuri-akui-berimbas-pada-pemberantasan-korupsi</guid><pubDate>Selasa 06 Juli 2021 08:54 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/06/337/2436101/113-pegawai-kpk-positif-covid-19-firli-bahuri-akui-berimbas-pada-pemberantasan-korupsi-Puz9MI0GET.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua KPK Firli Bahuri (Foto : Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/06/337/2436101/113-pegawai-kpk-positif-covid-19-firli-bahuri-akui-berimbas-pada-pemberantasan-korupsi-Puz9MI0GET.jpg</image><title>Ketua KPK Firli Bahuri (Foto : Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengakui bahwa melonjaknya kasus positif Covid-19 di lembaganya, sangat berdampak pada pemberantasan korupsi.
Menurutnya, seluruh aktivitas dalam pemberantasan korupsi terkena imbasnya akibat melonjaknya angka Covid-19. Firli pun terpaksa harus mengatur ulang tata kerja di KPK agar pemberantasan korupsi dapat dilakukan secara maksimal.
Baca juga:&amp;nbsp;Firli Bahuri Ungkap 150 Kepala Daerah Tersangkut Kasus Korupsi
&quot;Kami pun di KPK merasa imbasnya, kita terpaksa mengatur tata cara kerja dan mekanisme kerja di seluruh unit kerja baik di bidang pendidikan masyarakat, pencegahan dan monitoring, serta bidang penindakan,&quot; ujar Firli dalam keterangannya, Selasa (6/7/2021).
Firli juga menegaskan bahwa pihaknya sangat memperhatikan dan mengutamakan keselamatan serta kesehatan para pegawai lembaga antikorupsi itu.
&quot;Kami tentu mengutamakan keselamatan setiap orang dan juga harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan pegawai,&quot; tegasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketua KPK: Kepala Daerah Jangan Korupsi karena Tekanan Donatur!
Saat ini lebih dari 113 pegawai KPK terinfeksi Covid-19. Mereka tersebar di kesekjenan, kedeputian dan tidak ada satuan kerja yang benar-benar bebas dan steril dari Covid-19.
Firli menjelaskan bahwa masing-masing kedeputian di KPK telah mengatur dan memilah hal-hal prioritas yang harus segera diselesaikan. Meski begitu, keselamatan para pegawainya menjadi prioritas utama.&quot;Pekerjaan yang sangat prioritas tidak bisa ditunda, prioritas tapi bisa diatur waktu penyelesaian dan rutin ataupun bisa dijadwal lebih lanjut. Prinsipnya, kita tidak mengenyampingkan keselamatan pegawai,&quot; tegasnya.
Menurutnya, melakukan pencegahan agar para pegawai KPK yang terpapar Covid-19 agar tidak bertambah juga merupakan prestasi dalam segi keselamatan jiwa.
&quot;Semoga kita bisa lewati situasi Covid-19 dan indonesia menjadi negara pemenang, yaitu terwujudnya indonesia yang sehat, indonesia cerdas dan indonesia yang sejahtera.Aamiin,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengakui bahwa melonjaknya kasus positif Covid-19 di lembaganya, sangat berdampak pada pemberantasan korupsi.
Menurutnya, seluruh aktivitas dalam pemberantasan korupsi terkena imbasnya akibat melonjaknya angka Covid-19. Firli pun terpaksa harus mengatur ulang tata kerja di KPK agar pemberantasan korupsi dapat dilakukan secara maksimal.
Baca juga:&amp;nbsp;Firli Bahuri Ungkap 150 Kepala Daerah Tersangkut Kasus Korupsi
&quot;Kami pun di KPK merasa imbasnya, kita terpaksa mengatur tata cara kerja dan mekanisme kerja di seluruh unit kerja baik di bidang pendidikan masyarakat, pencegahan dan monitoring, serta bidang penindakan,&quot; ujar Firli dalam keterangannya, Selasa (6/7/2021).
Firli juga menegaskan bahwa pihaknya sangat memperhatikan dan mengutamakan keselamatan serta kesehatan para pegawai lembaga antikorupsi itu.
&quot;Kami tentu mengutamakan keselamatan setiap orang dan juga harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan pegawai,&quot; tegasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Ketua KPK: Kepala Daerah Jangan Korupsi karena Tekanan Donatur!
Saat ini lebih dari 113 pegawai KPK terinfeksi Covid-19. Mereka tersebar di kesekjenan, kedeputian dan tidak ada satuan kerja yang benar-benar bebas dan steril dari Covid-19.
Firli menjelaskan bahwa masing-masing kedeputian di KPK telah mengatur dan memilah hal-hal prioritas yang harus segera diselesaikan. Meski begitu, keselamatan para pegawainya menjadi prioritas utama.&quot;Pekerjaan yang sangat prioritas tidak bisa ditunda, prioritas tapi bisa diatur waktu penyelesaian dan rutin ataupun bisa dijadwal lebih lanjut. Prinsipnya, kita tidak mengenyampingkan keselamatan pegawai,&quot; tegasnya.
Menurutnya, melakukan pencegahan agar para pegawai KPK yang terpapar Covid-19 agar tidak bertambah juga merupakan prestasi dalam segi keselamatan jiwa.
&quot;Semoga kita bisa lewati situasi Covid-19 dan indonesia menjadi negara pemenang, yaitu terwujudnya indonesia yang sehat, indonesia cerdas dan indonesia yang sejahtera.Aamiin,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
