<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Ungkap Pemerintah Sudah Hubungi Singapura dan China Terkait Penanganan Covid-19</title><description>Pernyataan itu dilontarkannya terkait dengan pertanyaan soal bantuan negara luar untuk Indonesia dalam menangani pandemi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/06/337/2436237/luhut-ungkap-pemerintah-sudah-hubungi-singapura-dan-china-terkait-penanganan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/06/337/2436237/luhut-ungkap-pemerintah-sudah-hubungi-singapura-dan-china-terkait-penanganan-covid-19"/><item><title>Luhut Ungkap Pemerintah Sudah Hubungi Singapura dan China Terkait Penanganan Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/06/337/2436237/luhut-ungkap-pemerintah-sudah-hubungi-singapura-dan-china-terkait-penanganan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/06/337/2436237/luhut-ungkap-pemerintah-sudah-hubungi-singapura-dan-china-terkait-penanganan-covid-19</guid><pubDate>Selasa 06 Juli 2021 12:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/06/337/2436237/luhut-ungkap-pemerintah-sudah-hubungi-singapura-dan-china-terkait-penanganan-covid-19-U5SW7YAeRa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut Binsar Panjaitan (Foto : Tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/06/337/2436237/luhut-ungkap-pemerintah-sudah-hubungi-singapura-dan-china-terkait-penanganan-covid-19-U5SW7YAeRa.jpg</image><title>Luhut Binsar Panjaitan (Foto : Tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Indonesia sudah berkomunikasi dengan Singapura dan China terkait penanganan Covid-19.
Pernyataan itu dilontarkannya terkait dengan pertanyaan soal bantuan negara luar untuk Indonesia dalam menangani pandemi.
Baca juga:&amp;nbsp;Menko Luhut: Karyawan yang WFH Tidak Bisa Dipecat Sepihak
&quot;Kalau soal bantuan dari luar, kita sudah komunikasi dengan Singapura, komunikasi dengan Tiongkok dan sumber lain, semua sudah kita lakukan,&quot; ujar Luhut dalam konferensi persnya, Selasa (6/7/2021).
Luhut mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan metode monitoring untuk melihat efektifitas PPKM Darurat. Pihaknya bekerja sama dngan Facebook Mobility dan Google Traffic.
&quot;Dibutuhkan penurunan mobilitas minimal 30%, sudah brief ke kepada polisi, TNI dan para gubernur dan bupati/wali kota, itu untuk menurunkan kasus. Tapi paling baik adalah minus 50% untuk menghadapi delta variant,&quot; ujar Luhut.
Baca juga:&amp;nbsp;Peringatan Luhut untuk Orang yang Menaikkan Harga Obat Covid-19
Luhut mengatakan, penurunan masih di angka 26-27 persen. &quot;Tapi itu baru kemarin, berharap kalau dalam minggu ini dekat 50%, saya kira minggu depan akan lihat flattening perlahan mulai menurun,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Koordinator Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Indonesia sudah berkomunikasi dengan Singapura dan China terkait penanganan Covid-19.
Pernyataan itu dilontarkannya terkait dengan pertanyaan soal bantuan negara luar untuk Indonesia dalam menangani pandemi.
Baca juga:&amp;nbsp;Menko Luhut: Karyawan yang WFH Tidak Bisa Dipecat Sepihak
&quot;Kalau soal bantuan dari luar, kita sudah komunikasi dengan Singapura, komunikasi dengan Tiongkok dan sumber lain, semua sudah kita lakukan,&quot; ujar Luhut dalam konferensi persnya, Selasa (6/7/2021).
Luhut mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan metode monitoring untuk melihat efektifitas PPKM Darurat. Pihaknya bekerja sama dngan Facebook Mobility dan Google Traffic.
&quot;Dibutuhkan penurunan mobilitas minimal 30%, sudah brief ke kepada polisi, TNI dan para gubernur dan bupati/wali kota, itu untuk menurunkan kasus. Tapi paling baik adalah minus 50% untuk menghadapi delta variant,&quot; ujar Luhut.
Baca juga:&amp;nbsp;Peringatan Luhut untuk Orang yang Menaikkan Harga Obat Covid-19
Luhut mengatakan, penurunan masih di angka 26-27 persen. &quot;Tapi itu baru kemarin, berharap kalau dalam minggu ini dekat 50%, saya kira minggu depan akan lihat flattening perlahan mulai menurun,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
