<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei Median: Generasi Muda Cenderung Abai Prokes Covid-19</title><description>Dari survei tersebut, ditemukan kecenderungan generasi muda abai terhadap protokol kesehatan Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/07/337/2436921/survei-median-generasi-muda-cenderung-abai-prokes-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/07/337/2436921/survei-median-generasi-muda-cenderung-abai-prokes-covid-19"/><item><title>Survei Median: Generasi Muda Cenderung Abai Prokes Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/07/337/2436921/survei-median-generasi-muda-cenderung-abai-prokes-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/07/337/2436921/survei-median-generasi-muda-cenderung-abai-prokes-covid-19</guid><pubDate>Rabu 07 Juli 2021 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/07/337/2436921/survei-median-generasi-muda-cenderung-abai-prokes-covid-19-LmNnMi3g0J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Eksekutif Median Rico Marbun (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/07/337/2436921/survei-median-generasi-muda-cenderung-abai-prokes-covid-19-LmNnMi3g0J.jpg</image><title>Direktur Eksekutif Median Rico Marbun (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei mengenai Persepsi Netizen terhadap Penanganan Covid-19. Dari survei tersebut, ditemukan kecenderungan generasi muda abai terhadap protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Direktur Eksekutif Rico Marbun mengatakan, dari data yang dipaparkan tingkat kedisiplinan menggunakan masker paling rendah ada di kategori usia 17-20 tahun sebesar 67,5%. Hal serupa juga ditemukan untuk mencuci tangan dan menjaga jarak, usia 17-20 tahun menempati posisi terendah untuk mentaati protokol kesehatan Covid-19.

&quot;Semakin muda usianya, tingkat kedisiplinan menjaga Prokes Covid-19 semakin berkurang,&quot; ujar Rico Marbun secara daring pada Rabu (7/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PPKM Darurat, Mobilitas di Yogyakarta Menurun 13-15 Persen
Lebih lanjut, ia mengungkapkan untuk kesadaran pentingnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terhadap lansia perlu ditingkatkan. Karena dari hasil survei kecenderungan masyarakat berusia lansia masih ragu-ragu terhadap vaksin Covid-19.

Dari data hasil survei yang dipaparkan, ada 38,6% responden masih ragu-ragu terhadap vaksin Covid-19, dan 10,4% tidak percaya terhadap Covid-19. &quot;Tingkat kepercayaan usia lansia terhadap vaksin Covid-19 rendah, sehingga kegiatan vaksinasi terhadap lansia selama ini kurang efektif,&quot; ujar Rico Marbun.

Sementara itu, Kabid Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi yang menjadi narasumber dalam survei tersebut menyebutkan peningkatan jumlah kasus di sejumlah wilayah.

&quot;Peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan ada di Padang, Sumatera Barat, Riau, dan Papua. Kami mohon dukungan dari pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena dalam penanganan pandemi ini tidak mungkin bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah,&quot; kata Sonny Harmadi.
Baca Juga:&amp;nbsp;KPK Pastikan Tetap Kawal Bansos Covid-19


</description><content:encoded>JAKARTA - Lembaga Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei mengenai Persepsi Netizen terhadap Penanganan Covid-19. Dari survei tersebut, ditemukan kecenderungan generasi muda abai terhadap protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Direktur Eksekutif Rico Marbun mengatakan, dari data yang dipaparkan tingkat kedisiplinan menggunakan masker paling rendah ada di kategori usia 17-20 tahun sebesar 67,5%. Hal serupa juga ditemukan untuk mencuci tangan dan menjaga jarak, usia 17-20 tahun menempati posisi terendah untuk mentaati protokol kesehatan Covid-19.

&quot;Semakin muda usianya, tingkat kedisiplinan menjaga Prokes Covid-19 semakin berkurang,&quot; ujar Rico Marbun secara daring pada Rabu (7/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PPKM Darurat, Mobilitas di Yogyakarta Menurun 13-15 Persen
Lebih lanjut, ia mengungkapkan untuk kesadaran pentingnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terhadap lansia perlu ditingkatkan. Karena dari hasil survei kecenderungan masyarakat berusia lansia masih ragu-ragu terhadap vaksin Covid-19.

Dari data hasil survei yang dipaparkan, ada 38,6% responden masih ragu-ragu terhadap vaksin Covid-19, dan 10,4% tidak percaya terhadap Covid-19. &quot;Tingkat kepercayaan usia lansia terhadap vaksin Covid-19 rendah, sehingga kegiatan vaksinasi terhadap lansia selama ini kurang efektif,&quot; ujar Rico Marbun.

Sementara itu, Kabid Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi yang menjadi narasumber dalam survei tersebut menyebutkan peningkatan jumlah kasus di sejumlah wilayah.

&quot;Peningkatan kasus Covid-19 yang cukup signifikan ada di Padang, Sumatera Barat, Riau, dan Papua. Kami mohon dukungan dari pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena dalam penanganan pandemi ini tidak mungkin bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah,&quot; kata Sonny Harmadi.
Baca Juga:&amp;nbsp;KPK Pastikan Tetap Kawal Bansos Covid-19


</content:encoded></item></channel></rss>
