<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Deretan Fakta Yalimo Papua Membara, Berawal dari Putusan MK</title><description>Berikut fakta yang didapat Okezone terkait kerusuhan di Yalimo</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/07/337/2436931/deretan-fakta-yalimo-papua-membara-berawal-dari-putusan-mk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/07/337/2436931/deretan-fakta-yalimo-papua-membara-berawal-dari-putusan-mk"/><item><title>Deretan Fakta Yalimo Papua Membara, Berawal dari Putusan MK</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/07/337/2436931/deretan-fakta-yalimo-papua-membara-berawal-dari-putusan-mk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/07/337/2436931/deretan-fakta-yalimo-papua-membara-berawal-dari-putusan-mk</guid><pubDate>Rabu 07 Juli 2021 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/07/337/2436931/deretan-fakta-yalimo-papua-membara-berawal-dari-putusan-mk-8CrqPnDs4q.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/07/337/2436931/deretan-fakta-yalimo-papua-membara-berawal-dari-putusan-mk-8CrqPnDs4q.JPG</image><title>Foto: Istimewa</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah massa membakar beberapa fasilitas di Yalimo Papua. Putusan itu disinyalir akibat kekecewaan pendukung salah satu calon di Pilkada Yalimo yang didiskualifikasi.
Berikut fakta yang didapat Okezone terkait kerusuhan di Yalimo:
1. Awal Mula
Massa diduga mengamuk lantaran hasil sidang Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pemilu di Kabupaten Yalimo diulang dan calon bupati Erdi Dhabi didiskualifikasi dari pemilihan nantinya.
2. Ratusan Bangunan Dibakar
Sejumlah fasilitas pemerintah dan umum  yakni kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD),  Bawaslu, Bank Papua, dan kantor BPMK dibakar massa diduga dari pendukung pasangan calon Erdi Dabi dan Jhon Wili. Bahkan mereka sempat memblokir Bandara Yalimo dan akses masuk setempat.
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan kerugian akibat pembakaran yang terjadi Yalimo, Papua, usai putusan MK diperkirakan mencapai Rp 324 miliar. Ratusan bangunan dibakar.
&quot;Tercatat 34 perkantoran, 126 ruko yang dibakar serta 115 sepeda motor dan roda empat empat unit,&quot; kata Irjen Pol Fakhiri, seperti dilansir Antara.
3. Jon Wili Sudah Berupaya Menahan Massa
Calon Wakil Bupati (Cawabup) Yalimo, John Wilil, yang merupakan pasangan Erdi Dabi pada Pilkada Yalimo menjelaskan sikap penolakan kelompok pendukungnya yang berimbas pada pembakaran sejumlah fasilitas pemerintahan, menurut John dirinya tidak bisa menahan emosi massa.
&amp;ldquo;Saya sebenarnya sudah menahan masyarakat, tapi kemarahan masyarakat sangat besar, sebab sudah dua kali menang mutlak, tapi selalu dipermasalahkan,&amp;rdquo; katanya.4. Pemblokiran Jalan dan Bandara Sudah Diatasi
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal menjelaskan  pemblokiran sejumlah akses masuk dan Bandara di Yalimo Papua suda bisa  diatasi.
Usai berdialog dengan sejumlah tokoh adat dan masyarakat di sekitar tersebut. Masyarakat akhirnya paham kondisi tersebut.
&quot;Sudah clear, pasukan 2 peleton tiba di Yalimo&quot;, jelas Kamal.
5. Ribuan Warga Mengungsi
Sebanyak 1.146 orang di Kabupaten Yalimo, Papua, mengungsi ke tempat  aman. Warga mengungsi akibat kerusuhan pada 29 Juni 2021 setelah  keluarnya putusan MK yang mendiskualifikasi kepesertaan pasangan calon  Pilbup Yalimo Erdi Dabi-Jhon Wili.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah massa membakar beberapa fasilitas di Yalimo Papua. Putusan itu disinyalir akibat kekecewaan pendukung salah satu calon di Pilkada Yalimo yang didiskualifikasi.
Berikut fakta yang didapat Okezone terkait kerusuhan di Yalimo:
1. Awal Mula
Massa diduga mengamuk lantaran hasil sidang Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan pemilu di Kabupaten Yalimo diulang dan calon bupati Erdi Dhabi didiskualifikasi dari pemilihan nantinya.
2. Ratusan Bangunan Dibakar
Sejumlah fasilitas pemerintah dan umum  yakni kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD),  Bawaslu, Bank Papua, dan kantor BPMK dibakar massa diduga dari pendukung pasangan calon Erdi Dabi dan Jhon Wili. Bahkan mereka sempat memblokir Bandara Yalimo dan akses masuk setempat.
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri mengatakan kerugian akibat pembakaran yang terjadi Yalimo, Papua, usai putusan MK diperkirakan mencapai Rp 324 miliar. Ratusan bangunan dibakar.
&quot;Tercatat 34 perkantoran, 126 ruko yang dibakar serta 115 sepeda motor dan roda empat empat unit,&quot; kata Irjen Pol Fakhiri, seperti dilansir Antara.
3. Jon Wili Sudah Berupaya Menahan Massa
Calon Wakil Bupati (Cawabup) Yalimo, John Wilil, yang merupakan pasangan Erdi Dabi pada Pilkada Yalimo menjelaskan sikap penolakan kelompok pendukungnya yang berimbas pada pembakaran sejumlah fasilitas pemerintahan, menurut John dirinya tidak bisa menahan emosi massa.
&amp;ldquo;Saya sebenarnya sudah menahan masyarakat, tapi kemarahan masyarakat sangat besar, sebab sudah dua kali menang mutlak, tapi selalu dipermasalahkan,&amp;rdquo; katanya.4. Pemblokiran Jalan dan Bandara Sudah Diatasi
Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal menjelaskan  pemblokiran sejumlah akses masuk dan Bandara di Yalimo Papua suda bisa  diatasi.
Usai berdialog dengan sejumlah tokoh adat dan masyarakat di sekitar tersebut. Masyarakat akhirnya paham kondisi tersebut.
&quot;Sudah clear, pasukan 2 peleton tiba di Yalimo&quot;, jelas Kamal.
5. Ribuan Warga Mengungsi
Sebanyak 1.146 orang di Kabupaten Yalimo, Papua, mengungsi ke tempat  aman. Warga mengungsi akibat kerusuhan pada 29 Juni 2021 setelah  keluarnya putusan MK yang mendiskualifikasi kepesertaan pasangan calon  Pilbup Yalimo Erdi Dabi-Jhon Wili.</content:encoded></item></channel></rss>
