<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Puluhan Napi di Lapas Curup Bengkulu Reaktif Covid-19   </title><description>Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Curup, Provinsi Bengkulu menyebutkan hasil tes cepat antigen terhadap 44 narapidana.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/07/340/2436587/puluhan-napi-di-lapas-curup-bengkulu-reaktif-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/07/340/2436587/puluhan-napi-di-lapas-curup-bengkulu-reaktif-covid-19"/><item><title> Puluhan Napi di Lapas Curup Bengkulu Reaktif Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/07/340/2436587/puluhan-napi-di-lapas-curup-bengkulu-reaktif-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/07/340/2436587/puluhan-napi-di-lapas-curup-bengkulu-reaktif-covid-19</guid><pubDate>Rabu 07 Juli 2021 02:01 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/06/340/2436587/puluhan-napi-di-lapas-curup-bengkulu-reaktif-covid-19-4fXa0RVxmS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/06/340/2436587/puluhan-napi-di-lapas-curup-bengkulu-reaktif-covid-19-4fXa0RVxmS.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Shutterstock</title></images><description>
BENGKULU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Curup, Provinsi Bengkulu menyebutkan hasil tes cepat antigen terhadap 44 narapidana di tempat itu dinyatakan reaktif corona.

Kepala Lapas Klas IIA Curup, Alfonsus Wisnu Ardianto mengatakan, pihaknya pada Senin 5 jULI 2021 melakukan tes cepat antigen terhadap 654 warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau napi, di mana hasilnya 44 orang dinyatakan reaktif Covid-19.

&quot;Saat ini 44 warga binaan yang hasil 'rapid' (tes cepat) antigennya dinyatakan reaktif ini tengah menjalani isolasi di ruangan khusus, dan satu di antaranya harus menjalani isolasi di RSUD Curup karena memiliki penyakit penyerta,&quot; kata dia.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mobilitas Masih Tinggi, Satgas Minta Masyarakat Patuhi Ketentuan PPKM Darurat
Selain 44 napi yang reaktif Covid-19, juga terdapat tujuh pegawai Lapas Klas IIA Curup dinyatakan reaktif.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dalam lapas, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi khusus terpisah dalam kamar-kamar napi lainnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;WNA yang Melanggar Protokol Kesehatan Akan DideportasiSelain itu, menyiapkan obat-obatan termasuk pemberian vitamin guna meningkatkan imun warga binaan agar tidak terpapar virus mematikan tersebut.

Upaya lainnya, menggalakkan protokol kesehatan di dalam lapas seperti selalu mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir di tempat-tempat yang telah mereka sediakan, mewajibkan seluruh napi menggunakan masker, dan tidak berkerumun.

&quot;Kami juga sudah mendapatkan bantuan obat-obatan dari Pemkab Rejang Lebong dan juga akan mendapatkan bantuan APD untuk petugas lapas. Selama ini APD yang kami kenakan bantuan dari Dirjen Pemasyarakatan, sehingga adanya bantuan pemda ini bisa menambah stok yang mereka miliki,&quot; terangnya.
</description><content:encoded>
BENGKULU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Curup, Provinsi Bengkulu menyebutkan hasil tes cepat antigen terhadap 44 narapidana di tempat itu dinyatakan reaktif corona.

Kepala Lapas Klas IIA Curup, Alfonsus Wisnu Ardianto mengatakan, pihaknya pada Senin 5 jULI 2021 melakukan tes cepat antigen terhadap 654 warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau napi, di mana hasilnya 44 orang dinyatakan reaktif Covid-19.

&quot;Saat ini 44 warga binaan yang hasil 'rapid' (tes cepat) antigennya dinyatakan reaktif ini tengah menjalani isolasi di ruangan khusus, dan satu di antaranya harus menjalani isolasi di RSUD Curup karena memiliki penyakit penyerta,&quot; kata dia.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Mobilitas Masih Tinggi, Satgas Minta Masyarakat Patuhi Ketentuan PPKM Darurat
Selain 44 napi yang reaktif Covid-19, juga terdapat tujuh pegawai Lapas Klas IIA Curup dinyatakan reaktif.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dalam lapas, pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi khusus terpisah dalam kamar-kamar napi lainnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;WNA yang Melanggar Protokol Kesehatan Akan DideportasiSelain itu, menyiapkan obat-obatan termasuk pemberian vitamin guna meningkatkan imun warga binaan agar tidak terpapar virus mematikan tersebut.

Upaya lainnya, menggalakkan protokol kesehatan di dalam lapas seperti selalu mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir di tempat-tempat yang telah mereka sediakan, mewajibkan seluruh napi menggunakan masker, dan tidak berkerumun.

&quot;Kami juga sudah mendapatkan bantuan obat-obatan dari Pemkab Rejang Lebong dan juga akan mendapatkan bantuan APD untuk petugas lapas. Selama ini APD yang kami kenakan bantuan dari Dirjen Pemasyarakatan, sehingga adanya bantuan pemda ini bisa menambah stok yang mereka miliki,&quot; terangnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
