<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Dibunuh, PM Haiti Minta Rakyat Tenang</title><description>Presiden Moise dibunuh di rumahnya di Ibu Kota Port Au Prince.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/08/18/2437391/presiden-dibunuh-pm-haiti-minta-rakyat-tenang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/08/18/2437391/presiden-dibunuh-pm-haiti-minta-rakyat-tenang"/><item><title>Presiden Dibunuh, PM Haiti Minta Rakyat Tenang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/08/18/2437391/presiden-dibunuh-pm-haiti-minta-rakyat-tenang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/08/18/2437391/presiden-dibunuh-pm-haiti-minta-rakyat-tenang</guid><pubDate>Kamis 08 Juli 2021 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/08/18/2437391/presiden-dibunuh-pm-haiti-minta-rakyat-tenang-ndZ8DAqeMv.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Haiti Jovenel Moise. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/08/18/2437391/presiden-dibunuh-pm-haiti-minta-rakyat-tenang-ndZ8DAqeMv.JPG</image><title>Presiden Haiti Jovenel Moise. (Foto: Reuters)</title></images><description>PORT AU PRINCE - Perdana Menteri (PM) sementara Haiti Claude Joseph meminta rakyat tenang setelah Presiden Jovenel Mo&amp;iuml;se tewas tertembak semalam dalam serangan terhadap kediaman pribadinya.
Dalam pernyataan pada Rabu (7/7/2021), Joseph mengatakan sekelompok orang tak dikenal yang menyerang kediaman presiden di pinggiran ibu kota, Port-au-Prince, bertanggung jawab atas pembunuhan itu yang ia sebut &amp;ldquo;tindakan kebencian, tidak manusiawi dan barbar.&amp;rdquo;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Presiden Haiti Tewas Dibunuh di Rumahnya, Istrinya Tertembak&amp;nbsp;
Dalam wawancara dengan sebuah stasiun radio di Port-au-Prince pada Rabu, Joseph mengatakan para penyerang adalah &amp;ldquo;orang-orang asing.&amp;rdquo; Ia mengatakan sebagian anggota kelompok itu berbicara dalam bahasa Spanyol.
Ia juga mengatakan istri Mo&amp;iuml;se, Martine, cedera dan dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. &amp;ldquo;Istri presiden hidup dan sedang dirawat,&amp;rdquo; kata Joseph mengukuhkan hal itu kepada stasiun radio lokal Magik 9.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pembunuh Presiden Haiti Menyamar Sebagai Agen Dinas Anti-Narkoba AS
Joseph mengatakan kepolisian nasional mengendalikan situasi sekarang ini dan bahwa telah diambil langkah-langkah untuk &amp;ldquo;melindungi negara.&amp;rdquo; Ia berjanji untuk memastikan kelangsungan pemerintahan seraya menambahkan bahwa &amp;ldquo;kita adalah negara demokrasi.&amp;rdquo;
Joseph mengatakan ia telah bertemu para pejabat dari Kepolisian Nasional dan bahwa ia berencana menyampaikan pidato untuk rakyat pada Rabu.

Amerika Serikat (AS) menyatakan &amp;ldquo;sedang menilai&amp;rdquo; serangan itu dan Presiden Joe Biden akan diberi pengarahan mengenai situasi di Haiti, kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki kepada stasiun televisi&amp;nbsp;MSNBC.
Haiti sedang mengalami instabilitas dan perpecahan politik selain meningkatnya kekerasan oleh geng penjahat.
Pekan lalu di Port-au-Prince, pemimpin geng Jimmy Cherisier, yang dikenal dengan julukan Barbeque, turun ke jalan untuk memprotes pemerintahan Mo&amp;iuml;se, dengan memintanya untuk mengundurkan diri.
&amp;ldquo;Jovenel (Mo&amp;iuml;se) harus pergi!&amp;rdquo; kata Cherisier kepada wartawan dalam protes itu. &amp;ldquo;Sekelompok orang baru perlu memimpin negara ini dan kita harus duduk bersama, mengadakan dialog nasional agar kita dapat mendefinisikan kembali negara ini.&amp;rdquo;</description><content:encoded>PORT AU PRINCE - Perdana Menteri (PM) sementara Haiti Claude Joseph meminta rakyat tenang setelah Presiden Jovenel Mo&amp;iuml;se tewas tertembak semalam dalam serangan terhadap kediaman pribadinya.
Dalam pernyataan pada Rabu (7/7/2021), Joseph mengatakan sekelompok orang tak dikenal yang menyerang kediaman presiden di pinggiran ibu kota, Port-au-Prince, bertanggung jawab atas pembunuhan itu yang ia sebut &amp;ldquo;tindakan kebencian, tidak manusiawi dan barbar.&amp;rdquo;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Presiden Haiti Tewas Dibunuh di Rumahnya, Istrinya Tertembak&amp;nbsp;
Dalam wawancara dengan sebuah stasiun radio di Port-au-Prince pada Rabu, Joseph mengatakan para penyerang adalah &amp;ldquo;orang-orang asing.&amp;rdquo; Ia mengatakan sebagian anggota kelompok itu berbicara dalam bahasa Spanyol.
Ia juga mengatakan istri Mo&amp;iuml;se, Martine, cedera dan dibawa ke rumah sakit untuk dirawat. &amp;ldquo;Istri presiden hidup dan sedang dirawat,&amp;rdquo; kata Joseph mengukuhkan hal itu kepada stasiun radio lokal Magik 9.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Pembunuh Presiden Haiti Menyamar Sebagai Agen Dinas Anti-Narkoba AS
Joseph mengatakan kepolisian nasional mengendalikan situasi sekarang ini dan bahwa telah diambil langkah-langkah untuk &amp;ldquo;melindungi negara.&amp;rdquo; Ia berjanji untuk memastikan kelangsungan pemerintahan seraya menambahkan bahwa &amp;ldquo;kita adalah negara demokrasi.&amp;rdquo;
Joseph mengatakan ia telah bertemu para pejabat dari Kepolisian Nasional dan bahwa ia berencana menyampaikan pidato untuk rakyat pada Rabu.

Amerika Serikat (AS) menyatakan &amp;ldquo;sedang menilai&amp;rdquo; serangan itu dan Presiden Joe Biden akan diberi pengarahan mengenai situasi di Haiti, kata Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki kepada stasiun televisi&amp;nbsp;MSNBC.
Haiti sedang mengalami instabilitas dan perpecahan politik selain meningkatnya kekerasan oleh geng penjahat.
Pekan lalu di Port-au-Prince, pemimpin geng Jimmy Cherisier, yang dikenal dengan julukan Barbeque, turun ke jalan untuk memprotes pemerintahan Mo&amp;iuml;se, dengan memintanya untuk mengundurkan diri.
&amp;ldquo;Jovenel (Mo&amp;iuml;se) harus pergi!&amp;rdquo; kata Cherisier kepada wartawan dalam protes itu. &amp;ldquo;Sekelompok orang baru perlu memimpin negara ini dan kita harus duduk bersama, mengadakan dialog nasional agar kita dapat mendefinisikan kembali negara ini.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
