<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, Ketua DPD Usul Pemerintah Terima Bantuan Negara Tetangga   </title><description>Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyarankan pemerintah segera menyiapkan skenario baru dengan membuka bantuan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/08/337/2437345/covid-19-kian-mengkhawatirkan-ketua-dpd-usul-pemerintah-terima-bantuan-negara-tetangga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/08/337/2437345/covid-19-kian-mengkhawatirkan-ketua-dpd-usul-pemerintah-terima-bantuan-negara-tetangga"/><item><title>Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, Ketua DPD Usul Pemerintah Terima Bantuan Negara Tetangga   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/08/337/2437345/covid-19-kian-mengkhawatirkan-ketua-dpd-usul-pemerintah-terima-bantuan-negara-tetangga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/08/337/2437345/covid-19-kian-mengkhawatirkan-ketua-dpd-usul-pemerintah-terima-bantuan-negara-tetangga</guid><pubDate>Kamis 08 Juli 2021 10:08 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/08/337/2437345/covid-19-kian-menghkhawatirkan-ketua-dpd-usul-pemerintah-terima-bantuan-negara-tetangga-GTNOcnOMzM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPD RI Lanyala Mattalitti.(Foto:Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/08/337/2437345/covid-19-kian-menghkhawatirkan-ketua-dpd-usul-pemerintah-terima-bantuan-negara-tetangga-GTNOcnOMzM.jpg</image><title>Ketua DPD RI Lanyala Mattalitti.(Foto:Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyarankan pemerintah segera menyiapkan skenario baru dengan membuka bantuan dari negara tetangga melihat situasi kasus harian penyebaran Covid-19 terus melonjak yang diprediksi mencapai 40 ribu.
Menurutnya apabila penyebaran virus Corona terus melonjak, tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 mencapai angka 40 ribu kasus perhari
&quot;Jika demikian, tentu saja Indonesia akan menghadapi hal terburuk. Untuk itu dibutuhkan skenario baru, termasuk mungkin membuka bantuan dari negara-negara tetangga,&quot; ujar LaNyalla Mattalitti, Rabu (7/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ini Daftar 13 Stasiun yang Sediakan Vaksin Covid-19 Gratis
Ia menyebutkan sejak saat ini pemerintah sudah harus memiliki planning bersama negara-negara tetangga untuk menyiapkan antisipasi penanganganan dan penanggulangan wabah ini bersama-sama di dalam satu kawasan.
&quot;Pasalnya, penyebaran dan penularan Covid-19 dalam satu kawasan tidak dapat dikendalikan sendiri-sendiri. Tetapi, harus bersama-sama ditangani secara global,&quot; tambah LaNyalla Mattalitti.
Sebagaimana diketahui, angka kasus aktif harian Covid-19 di Indonesia berdasarkan data dari Satgas Covid-19 pada Rabu (7/7/2021) kemarin hingga Pukul 12.00 WIB sudah mencapai angka 34.379 kasus.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyarankan pemerintah segera menyiapkan skenario baru dengan membuka bantuan dari negara tetangga melihat situasi kasus harian penyebaran Covid-19 terus melonjak yang diprediksi mencapai 40 ribu.
Menurutnya apabila penyebaran virus Corona terus melonjak, tidak menutup kemungkinan kasus Covid-19 mencapai angka 40 ribu kasus perhari
&quot;Jika demikian, tentu saja Indonesia akan menghadapi hal terburuk. Untuk itu dibutuhkan skenario baru, termasuk mungkin membuka bantuan dari negara-negara tetangga,&quot; ujar LaNyalla Mattalitti, Rabu (7/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ini Daftar 13 Stasiun yang Sediakan Vaksin Covid-19 Gratis
Ia menyebutkan sejak saat ini pemerintah sudah harus memiliki planning bersama negara-negara tetangga untuk menyiapkan antisipasi penanganganan dan penanggulangan wabah ini bersama-sama di dalam satu kawasan.
&quot;Pasalnya, penyebaran dan penularan Covid-19 dalam satu kawasan tidak dapat dikendalikan sendiri-sendiri. Tetapi, harus bersama-sama ditangani secara global,&quot; tambah LaNyalla Mattalitti.
Sebagaimana diketahui, angka kasus aktif harian Covid-19 di Indonesia berdasarkan data dari Satgas Covid-19 pada Rabu (7/7/2021) kemarin hingga Pukul 12.00 WIB sudah mencapai angka 34.379 kasus.</content:encoded></item></channel></rss>
