<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Covid-19 Klaim Mobilitas Warga Jabodetabek Turun Drastis Selama PPKM Darurat</title><description>Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, penurunan mobilitas masyarakat itu terjadi di wilayah aglomerasi Jabodetabek</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/08/337/2437780/satgas-covid-19-klaim-mobilitas-warga-jabodetabek-turun-drastis-selama-ppkm-darurat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/08/337/2437780/satgas-covid-19-klaim-mobilitas-warga-jabodetabek-turun-drastis-selama-ppkm-darurat"/><item><title>Satgas Covid-19 Klaim Mobilitas Warga Jabodetabek Turun Drastis Selama PPKM Darurat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/08/337/2437780/satgas-covid-19-klaim-mobilitas-warga-jabodetabek-turun-drastis-selama-ppkm-darurat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/08/337/2437780/satgas-covid-19-klaim-mobilitas-warga-jabodetabek-turun-drastis-selama-ppkm-darurat</guid><pubDate>Kamis 08 Juli 2021 20:59 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/08/337/2437780/satgas-covid-19-klaim-mobilitas-warga-jabodetabek-turun-drastis-selama-ppkm-darurat-XoDN9bfnR5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/08/337/2437780/satgas-covid-19-klaim-mobilitas-warga-jabodetabek-turun-drastis-selama-ppkm-darurat-XoDN9bfnR5.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mengklaim terjadi penurunan drastis mobilitas masyarakat selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, penurunan mobilitas masyarakat itu terjadi di wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

&quot;Kabar baik lainnya adalah terlihat penurunan drastis pada mobilitas penduduk di Jabodetabek pasca penerapan PPKM Darurat,&quot; ujar Wiku saat jumpa pers secara virtual, Kamis (8/7/2021).

Berdasarkan laporan Google Mobility, penurunan paling tinggi terjadi pada mobilitas ke tempat kerja, tempat umum, dan stasiun. Karena itulah Satgas mengapresiasi masyarakat dan aparat atas capaian positif itu.

&quot;Hal yang penting adalah untuk perkantoran yang bukan merupakan sektor esensial wajib taat pada peraturan PPKM Darurat dengan memberlakukan WFH 100 persen pada karyawan,&quot; ucap Wiku.

Menurut dia penurunan mobilitas masyarakat ke kantor sangat positif karena dapat meminimalisir potensi penularan virus corona yang kemudian bisa berdampak pada meningkatnya kluster keluarga.

&quot;Tentu kita tidak ingin terjadi penularan pada perkantoran sehingga  karyawan bawa virus ke rumahnya dan potensi terjadi kluster keluarga,&quot;  jelasnya.

Wiku berharap penurunan mobilitas warga ini dapat terus dipertahankan  agar laju penularan infeksi corona bisa benar-benar ditekan maksimal.

&quot;Turunnya mobilitas di Jabodetabek dapat terus dipertahankan apabila  kolaborasi pemerintah dan  masyarakat juga terus dijalankan dengan  baik,&quot; tutupnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mengklaim terjadi penurunan drastis mobilitas masyarakat selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, penurunan mobilitas masyarakat itu terjadi di wilayah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

&quot;Kabar baik lainnya adalah terlihat penurunan drastis pada mobilitas penduduk di Jabodetabek pasca penerapan PPKM Darurat,&quot; ujar Wiku saat jumpa pers secara virtual, Kamis (8/7/2021).

Berdasarkan laporan Google Mobility, penurunan paling tinggi terjadi pada mobilitas ke tempat kerja, tempat umum, dan stasiun. Karena itulah Satgas mengapresiasi masyarakat dan aparat atas capaian positif itu.

&quot;Hal yang penting adalah untuk perkantoran yang bukan merupakan sektor esensial wajib taat pada peraturan PPKM Darurat dengan memberlakukan WFH 100 persen pada karyawan,&quot; ucap Wiku.

Menurut dia penurunan mobilitas masyarakat ke kantor sangat positif karena dapat meminimalisir potensi penularan virus corona yang kemudian bisa berdampak pada meningkatnya kluster keluarga.

&quot;Tentu kita tidak ingin terjadi penularan pada perkantoran sehingga  karyawan bawa virus ke rumahnya dan potensi terjadi kluster keluarga,&quot;  jelasnya.

Wiku berharap penurunan mobilitas warga ini dapat terus dipertahankan  agar laju penularan infeksi corona bisa benar-benar ditekan maksimal.

&quot;Turunnya mobilitas di Jabodetabek dapat terus dipertahankan apabila  kolaborasi pemerintah dan  masyarakat juga terus dijalankan dengan  baik,&quot; tutupnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
