<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2.300 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Pedurenan, Kemarin Pecah Rekor</title><description>Puncaknya kemarin, Rabu 7 Juli 2021, sehari mencapai 118 kasus kematian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/08/338/2437427/2-300-jenazah-covid-19-dimakamkan-di-tpu-pedurenan-kemarin-pecah-rekor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/08/338/2437427/2-300-jenazah-covid-19-dimakamkan-di-tpu-pedurenan-kemarin-pecah-rekor"/><item><title>2.300 Jenazah Covid-19 Dimakamkan di TPU Pedurenan, Kemarin Pecah Rekor</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/08/338/2437427/2-300-jenazah-covid-19-dimakamkan-di-tpu-pedurenan-kemarin-pecah-rekor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/08/338/2437427/2-300-jenazah-covid-19-dimakamkan-di-tpu-pedurenan-kemarin-pecah-rekor</guid><pubDate>Kamis 08 Juli 2021 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Abdullah M Surjaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/08/338/2437427/2-300-jenazah-covid-19-dimakamkan-di-tpu-pedurenan-kemarin-pecah-rekor-zNdujlCMAE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/08/338/2437427/2-300-jenazah-covid-19-dimakamkan-di-tpu-pedurenan-kemarin-pecah-rekor-zNdujlCMAE.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash;&amp;nbsp;Pemerintah Kota Bekasi mengklaim kasus kematian,&amp;nbsp;suspek, maupun probable Covid-19 di Kota Bekasi terus meningkat&amp;nbsp;setiap harinya. Puncaknya kemarin, Rabu 7 Juli 2021, sehari mencapai 118 kasus&amp;nbsp;kematian.
Hingga hari ini sudah&amp;nbsp;lebih dari 2.300 jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan menggunakan protokol Covid-19.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Anggotanya Bersitegang di Pos Penyekatan, Ini Reaksi Danpaspampres
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, berdasarkan data yang masuk kemarin, warga yang meninggal dan dimakamkan secara protokol Covid-19 mencapai 118 dalam sehari.&amp;nbsp;
&amp;rdquo;Itu kasus tertinggi dan menjadi rekor di Kota Bekasi, TPU Pedurenan juga disiagakan selama 24 jam penuh,&amp;rdquo; katanya, Kamis (8/7).
Baca juga:&amp;nbsp;Anies: 5 Juta Warga Jakarta Sudah Disuntik Vaksin Dosis Pertama
Menurut dia, angka kematian tertinggi tersebut, seiring dengan upaya penambahan lahan pemakaman yang tengah dilakukan&amp;nbsp;pemerintah. Jumlah tersebut terdiri atas kasus yang dipastikan telah terkonfirmasi positif, suspek, dan probable.
</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash;&amp;nbsp;Pemerintah Kota Bekasi mengklaim kasus kematian,&amp;nbsp;suspek, maupun probable Covid-19 di Kota Bekasi terus meningkat&amp;nbsp;setiap harinya. Puncaknya kemarin, Rabu 7 Juli 2021, sehari mencapai 118 kasus&amp;nbsp;kematian.
Hingga hari ini sudah&amp;nbsp;lebih dari 2.300 jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan menggunakan protokol Covid-19.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Anggotanya Bersitegang di Pos Penyekatan, Ini Reaksi Danpaspampres
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, berdasarkan data yang masuk kemarin, warga yang meninggal dan dimakamkan secara protokol Covid-19 mencapai 118 dalam sehari.&amp;nbsp;
&amp;rdquo;Itu kasus tertinggi dan menjadi rekor di Kota Bekasi, TPU Pedurenan juga disiagakan selama 24 jam penuh,&amp;rdquo; katanya, Kamis (8/7).
Baca juga:&amp;nbsp;Anies: 5 Juta Warga Jakarta Sudah Disuntik Vaksin Dosis Pertama
Menurut dia, angka kematian tertinggi tersebut, seiring dengan upaya penambahan lahan pemakaman yang tengah dilakukan&amp;nbsp;pemerintah. Jumlah tersebut terdiri atas kasus yang dipastikan telah terkonfirmasi positif, suspek, dan probable.
</content:encoded></item></channel></rss>
