<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ide RS Covid-19 Khusus Pejabat, Ketua DPP NasDem: Jangan Bangun Jurang Pemisah, Tak Boleh Sakiti  Hati Rakyat   </title><description>Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengatakan, ide Wasekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Rosaline Irine Rumaseuw&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/09/337/2437864/ide-rs-covid-19-khusus-pejabat-ketua-dpp-nasdem-jangan-bangun-jurang-pemisah-tak-boleh-sakiti-hati-rakyat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/09/337/2437864/ide-rs-covid-19-khusus-pejabat-ketua-dpp-nasdem-jangan-bangun-jurang-pemisah-tak-boleh-sakiti-hati-rakyat"/><item><title>Ide RS Covid-19 Khusus Pejabat, Ketua DPP NasDem: Jangan Bangun Jurang Pemisah, Tak Boleh Sakiti  Hati Rakyat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/09/337/2437864/ide-rs-covid-19-khusus-pejabat-ketua-dpp-nasdem-jangan-bangun-jurang-pemisah-tak-boleh-sakiti-hati-rakyat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/09/337/2437864/ide-rs-covid-19-khusus-pejabat-ketua-dpp-nasdem-jangan-bangun-jurang-pemisah-tak-boleh-sakiti-hati-rakyat</guid><pubDate>Jum'at 09 Juli 2021 05:23 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/09/337/2437864/ide-rs-covid-19-khusus-pejabat-ketua-dpp-nasdem-jangan-bangun-jurang-pemisah-tak-boleh-sakiti-hati-rakyat-n8BfvclwTb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/09/337/2437864/ide-rs-covid-19-khusus-pejabat-ketua-dpp-nasdem-jangan-bangun-jurang-pemisah-tak-boleh-sakiti-hati-rakyat-n8BfvclwTb.jpg</image><title>Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengatakan, ide Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Rosaline Irine Rumaseuw  untuk membangun rumah sakit Covid-19 khusus pejabat sangat berlebihan. Bukan itu saja, kata Willy, ide tersebut sangat menyakiti hati rakyat.
&quot;Jangan mengusulkan hal yang justru membangun jurang pemisah,&quot; kata Willy, Kamis (8/7/2021).
Wakil Ketua Fraksi NasDem di DPR ini menambahkan, alangkah lebih tepat jika anggota DPR untuk sama-sama menyukseskan langkah pemerintah untuk mengendalikan laju penularan Covid-19. Bukan dengan usulan membangun RS yang justru menempatkan privilese yang tidak penting.
Baca Juga:&amp;nbsp;9 Provinsi Alami Kenaikan Persentasi Kematian Akibat Covid-19
&quot;Ada banyak cara agar masyarakat termasuk anggota DPR ini terlindungi dari pandemi selain menuntut pendirian RS Eksklusif. Promosi Pembatasan mobilitas, hidup sehat dan prokes, mendorong tempat-tempat isoman berbasis RT/RW dengan dukungan fasilitas yang memadai, dan banyak lainnya,&quot; katanya.
Ia menambahkan, anggota DPR sepatutnya mendorong gotong-royong memfasilitasi warganya yang terpapar sesuai daerah pemilihan masing-masing.
&quot;Tentu sebagai anggota DPR juga perlu mendorong lahirnya kebijakan negara yang dapat menjadi payung hukum Tindakan cepat tanggap dalam masa kedaruratan bagi aparatur pemerintah,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya, Wasekjen PAN Rosaline Irene Rumaseuw mengatakan RSPAD Gatot Soebroto yang sering merawat pejabat negara, meledak saat Covid-19 menghantam Indonesia. Bahkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) seolah tidak sanggup. Untuk itu, ia menegaskan di masa pandemi Covid-19 yang semakin memprihatinkan diperlukan adanya RS khusus menangani pejabat negara.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengatakan, ide Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Rosaline Irine Rumaseuw  untuk membangun rumah sakit Covid-19 khusus pejabat sangat berlebihan. Bukan itu saja, kata Willy, ide tersebut sangat menyakiti hati rakyat.
&quot;Jangan mengusulkan hal yang justru membangun jurang pemisah,&quot; kata Willy, Kamis (8/7/2021).
Wakil Ketua Fraksi NasDem di DPR ini menambahkan, alangkah lebih tepat jika anggota DPR untuk sama-sama menyukseskan langkah pemerintah untuk mengendalikan laju penularan Covid-19. Bukan dengan usulan membangun RS yang justru menempatkan privilese yang tidak penting.
Baca Juga:&amp;nbsp;9 Provinsi Alami Kenaikan Persentasi Kematian Akibat Covid-19
&quot;Ada banyak cara agar masyarakat termasuk anggota DPR ini terlindungi dari pandemi selain menuntut pendirian RS Eksklusif. Promosi Pembatasan mobilitas, hidup sehat dan prokes, mendorong tempat-tempat isoman berbasis RT/RW dengan dukungan fasilitas yang memadai, dan banyak lainnya,&quot; katanya.
Ia menambahkan, anggota DPR sepatutnya mendorong gotong-royong memfasilitasi warganya yang terpapar sesuai daerah pemilihan masing-masing.
&quot;Tentu sebagai anggota DPR juga perlu mendorong lahirnya kebijakan negara yang dapat menjadi payung hukum Tindakan cepat tanggap dalam masa kedaruratan bagi aparatur pemerintah,&quot; pungkasnya.
Sebelumnya, Wasekjen PAN Rosaline Irene Rumaseuw mengatakan RSPAD Gatot Soebroto yang sering merawat pejabat negara, meledak saat Covid-19 menghantam Indonesia. Bahkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) seolah tidak sanggup. Untuk itu, ia menegaskan di masa pandemi Covid-19 yang semakin memprihatinkan diperlukan adanya RS khusus menangani pejabat negara.</content:encoded></item></channel></rss>
