<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Amankan 122 Juta Dosis Vaksin Covid-19</title><description>Indonesia hingga 11 Juli 2021 telah mengamankan 122 juta lebih dosis vaksin Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/11/337/2438997/indonesia-amankan-122-juta-dosis-vaksin-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/11/337/2438997/indonesia-amankan-122-juta-dosis-vaksin-covid-19"/><item><title>Indonesia Amankan 122 Juta Dosis Vaksin Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/11/337/2438997/indonesia-amankan-122-juta-dosis-vaksin-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/11/337/2438997/indonesia-amankan-122-juta-dosis-vaksin-covid-19</guid><pubDate>Minggu 11 Juli 2021 18:26 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/11/337/2438997/indonesia-amankan-122-juta-dosis-vaksin-covid-19-3SPWFqRe3P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksinasi Covid-19. (Foto : Okezone/Fahreza Rizky)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/11/337/2438997/indonesia-amankan-122-juta-dosis-vaksin-covid-19-3SPWFqRe3P.jpg</image><title>Vaksinasi Covid-19. (Foto : Okezone/Fahreza Rizky)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia hingga 11 Juli 2021 telah mengamankan 122 juta lebih dosis vaksin Covid-19. Jumlah itu berasal dari pembelian langsung maupun hasil kerjasama multilateral dengan mekanisme dose sharing melalui Covax Facility.

&amp;ldquo;Mekanisme dose sharing atau berbagi vaksin adalah bagian dari mekanisme multilateral untuk memastikan akses setara terhadap vaksin untuk semua negara yang secara terus-menerus dibahas dalam pertemuan-pertemuan Covax Facility,&amp;rdquo; kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi secara virtual, Minggu (11/7/2021).

Retno juga mengatakan, Indonesia secara konsisten mendukung mekanisme berbagi dosis tersebut guna mempercepat pencapaian prinsip kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.

&amp;ldquo;Dalam catatan Kementerian Luar Negeri dengan ketibaan vaksin Moderna hari ini, Indonesia telah mengamankan 122.735.260 dosis vaksin. Baik berupa vaksin curah maupun vaksin jadi,&amp;rdquo; ucap Retno.

Vaksin yang telah diterima oleh Indonesia baik dari Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, juga Moderna.

Baca Juga : Kirim Oksigen ke RS, Erick Thohir: Ini Kebutuhan Menyelamatkan Rakyat Melawan Covid-19
&amp;ldquo;Dengan rincian Sinovac 108.500.000 dosis, sebagian besar berbentuk vaksin curah. Kemudian AstraZeneca dari jalur Covax Facility sebesar 8.236.800 dosis. Sinopharm 2 uta dosis vaksin jadi, 500.000 di antaranya dukungan dari pemerintah UAE,&amp;rdquo; kata Retno.

&amp;ldquo;Kemudian AstraZeneca dukungan dose sharing bilateral dari Jepang sebesar 998.400 dosis vaksin jadi. Dan hari ini Moderna dose sharing Amerika Serikat melalui Covax Facility sebesar 3.000.060 dosis jadi,&amp;rdquo; paparnya.

Baca Juga : Vaksin Berbayar untuk Individu Kini Tersedia di Klinik Kimia Farma

Retno pun mengatakan saat ini Indonesia juga telah menerima tawaran dukungan dari beberapa negara antara lain Jepang akan mengirimkan tahap kedua pasti AstraZeneca. &amp;ldquo;Kemudian tawaran serupa datang dari Belanda, Inggris, Australia dan Uni Emirat Arab untuk dose sharing yang kedua,&amp;rdquo; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia hingga 11 Juli 2021 telah mengamankan 122 juta lebih dosis vaksin Covid-19. Jumlah itu berasal dari pembelian langsung maupun hasil kerjasama multilateral dengan mekanisme dose sharing melalui Covax Facility.

&amp;ldquo;Mekanisme dose sharing atau berbagi vaksin adalah bagian dari mekanisme multilateral untuk memastikan akses setara terhadap vaksin untuk semua negara yang secara terus-menerus dibahas dalam pertemuan-pertemuan Covax Facility,&amp;rdquo; kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi secara virtual, Minggu (11/7/2021).

Retno juga mengatakan, Indonesia secara konsisten mendukung mekanisme berbagi dosis tersebut guna mempercepat pencapaian prinsip kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.

&amp;ldquo;Dalam catatan Kementerian Luar Negeri dengan ketibaan vaksin Moderna hari ini, Indonesia telah mengamankan 122.735.260 dosis vaksin. Baik berupa vaksin curah maupun vaksin jadi,&amp;rdquo; ucap Retno.

Vaksin yang telah diterima oleh Indonesia baik dari Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, juga Moderna.

Baca Juga : Kirim Oksigen ke RS, Erick Thohir: Ini Kebutuhan Menyelamatkan Rakyat Melawan Covid-19
&amp;ldquo;Dengan rincian Sinovac 108.500.000 dosis, sebagian besar berbentuk vaksin curah. Kemudian AstraZeneca dari jalur Covax Facility sebesar 8.236.800 dosis. Sinopharm 2 uta dosis vaksin jadi, 500.000 di antaranya dukungan dari pemerintah UAE,&amp;rdquo; kata Retno.

&amp;ldquo;Kemudian AstraZeneca dukungan dose sharing bilateral dari Jepang sebesar 998.400 dosis vaksin jadi. Dan hari ini Moderna dose sharing Amerika Serikat melalui Covax Facility sebesar 3.000.060 dosis jadi,&amp;rdquo; paparnya.

Baca Juga : Vaksin Berbayar untuk Individu Kini Tersedia di Klinik Kimia Farma

Retno pun mengatakan saat ini Indonesia juga telah menerima tawaran dukungan dari beberapa negara antara lain Jepang akan mengirimkan tahap kedua pasti AstraZeneca. &amp;ldquo;Kemudian tawaran serupa datang dari Belanda, Inggris, Australia dan Uni Emirat Arab untuk dose sharing yang kedua,&amp;rdquo; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
