<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Positif DKI Jakarta Pecah Rekor, Sehari Bertambah 14.619 Orang!</title><description>Hari ini jumlah warga DKI yang terpapar Covid-19 kembali mencetak rekor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/12/338/2439553/kasus-positif-dki-jakarta-pecah-rekor-sehari-bertambah-14-619-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/12/338/2439553/kasus-positif-dki-jakarta-pecah-rekor-sehari-bertambah-14-619-orang"/><item><title>Kasus Positif DKI Jakarta Pecah Rekor, Sehari Bertambah 14.619 Orang!</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/12/338/2439553/kasus-positif-dki-jakarta-pecah-rekor-sehari-bertambah-14-619-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/12/338/2439553/kasus-positif-dki-jakarta-pecah-rekor-sehari-bertambah-14-619-orang</guid><pubDate>Senin 12 Juli 2021 19:10 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/12/338/2439553/kasus-positif-dki-jakarta-pecah-rekor-sehari-bertambah-14-619-orang-eKTtVSWMMq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/12/338/2439553/kasus-positif-dki-jakarta-pecah-rekor-sehari-bertambah-14-619-orang-eKTtVSWMMq.jpg</image><title>Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, hari ini jumlah warga DKI yang terpapar Covid-19 kembali mencetak rekor.&amp;nbsp;
&quot;Ya memang kalau melihat data, positif hari ini meningkat ya sampau&amp;nbsp;14.619, ini rekor ya. Tapi perlu diketahui ini sebabkan salah satunya adalah karena memang tes PCR kita tertinggi, sudah hampir 20 kali dari standar yang di tentukan oleh WHO,&quot; ujar Ariza di Balai Kota DKI, Senin (12/7/2021).
Kabar baiknya adalah, jumlah pasien sembuh mencapai 20.478. Sedangkan kasus pasien meninggal bertambah 123 orang.
Baca juga:&amp;nbsp;7,3 Juta Warga Jakarta Sudah Divaksin, Wagub DKI: Lebih Cepat dari Target
Menurut Ariza, langkah tersebut adalah cara Pemprov DKI meningkatkan 3T, sekalipun memang cukup berat untuk meningkatkan kapasitas testing.&amp;nbsp;
&quot;Bagi kami untuk terus meningkatkan berbagai fasilitas mulai rumah sakit, tempat tidur, ICU, oksigen, obat-obatan, vitamin, dan terutama tenaga kesehatan yang tidak mudah, tidak bisa disulap begitu saja, karena harus memiliki kompetensi dan persyaratan khusus melalui proses yang tidak mudah,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;
Ariza melanjutkan, semakin banyak menemukan pasien Covid-19 di Jakarta, maka semakin cepat pihaknya melakukan treatment.
Baca juga:&amp;nbsp;Wapres: Jangan Sampai Kasus Covid di Indonesia Seperti Gunung Es
&quot;Harapannya dengan demikian, orang bisa segera mengurangi dan memutus mata rantai penularan Covid-19. Mudah-mudahan ke depan bisa semakin menurun kasus positifnya, kasus aktifnya. Sekali lagi inilah cara kita,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, hari ini jumlah warga DKI yang terpapar Covid-19 kembali mencetak rekor.&amp;nbsp;
&quot;Ya memang kalau melihat data, positif hari ini meningkat ya sampau&amp;nbsp;14.619, ini rekor ya. Tapi perlu diketahui ini sebabkan salah satunya adalah karena memang tes PCR kita tertinggi, sudah hampir 20 kali dari standar yang di tentukan oleh WHO,&quot; ujar Ariza di Balai Kota DKI, Senin (12/7/2021).
Kabar baiknya adalah, jumlah pasien sembuh mencapai 20.478. Sedangkan kasus pasien meninggal bertambah 123 orang.
Baca juga:&amp;nbsp;7,3 Juta Warga Jakarta Sudah Divaksin, Wagub DKI: Lebih Cepat dari Target
Menurut Ariza, langkah tersebut adalah cara Pemprov DKI meningkatkan 3T, sekalipun memang cukup berat untuk meningkatkan kapasitas testing.&amp;nbsp;
&quot;Bagi kami untuk terus meningkatkan berbagai fasilitas mulai rumah sakit, tempat tidur, ICU, oksigen, obat-obatan, vitamin, dan terutama tenaga kesehatan yang tidak mudah, tidak bisa disulap begitu saja, karena harus memiliki kompetensi dan persyaratan khusus melalui proses yang tidak mudah,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;
Ariza melanjutkan, semakin banyak menemukan pasien Covid-19 di Jakarta, maka semakin cepat pihaknya melakukan treatment.
Baca juga:&amp;nbsp;Wapres: Jangan Sampai Kasus Covid di Indonesia Seperti Gunung Es
&quot;Harapannya dengan demikian, orang bisa segera mengurangi dan memutus mata rantai penularan Covid-19. Mudah-mudahan ke depan bisa semakin menurun kasus positifnya, kasus aktifnya. Sekali lagi inilah cara kita,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
