<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bekasi Kekurangan Nakes, 4 Orang Rawat 30 Pasien Covid-19</title><description>Saat ini jumlah nakes yang ada tidak sebanding dengan jumlah pasien yang ada di rumah sakit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/13/338/2439786/bekasi-kekurangan-nakes-4-orang-rawat-30-pasien-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/13/338/2439786/bekasi-kekurangan-nakes-4-orang-rawat-30-pasien-covid-19"/><item><title>Bekasi Kekurangan Nakes, 4 Orang Rawat 30 Pasien Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/13/338/2439786/bekasi-kekurangan-nakes-4-orang-rawat-30-pasien-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/13/338/2439786/bekasi-kekurangan-nakes-4-orang-rawat-30-pasien-covid-19</guid><pubDate>Selasa 13 Juli 2021 10:15 WIB</pubDate><dc:creator>Abdullah M Surjaya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/13/338/2439786/bekasi-kekurangan-nakes-4-orang-rawat-30-pasien-covid-19-GXVQC9zk6U.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tenaga kesehatan (nakes). (Foto: Ilustrasi/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/13/338/2439786/bekasi-kekurangan-nakes-4-orang-rawat-30-pasien-covid-19-GXVQC9zk6U.jpeg</image><title>Tenaga kesehatan (nakes). (Foto: Ilustrasi/Istimewa)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash;&amp;nbsp;Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga masih&amp;nbsp;kekurangan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan pasien Covid-19.&amp;nbsp;Saat ini jumlah nakes yang ada tidak sebanding dengan jumlah pasien yang ada di rumah sakit.&amp;nbsp;Alhasil, banyak nakes kelelahan akibat lonjakan Covid-19 di wilayahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan, saat ini 30 pasien Covid-19 ditangani empat orang nakes saja.&amp;nbsp;Harusnya, dalam keadaan normal satu nakes merawat tiga pasien.
Baca juga:&amp;nbsp;Warga Klaten Geger, Tim Sukarelawan Bukan Kubur Jenazah Pasien Covid-19 tapi Peti Kosong
&amp;rdquo;Ya kita kekurangan nakes, jumlahnya saya enggak bisa sebut karena enggak pegang data, itu angka-angka,&amp;rdquo; katanya.
Saat ini, kata dia,&amp;nbsp;tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 mencapai 85 persen. Angka itu bisa bertambah karena sudah ada antrean pasien yang menanti untuk mengisi tempat tidur tersisa.
&amp;rdquo;Kenapa kita katakan BOR RS masih 85 persen bukan 100, karena antrean di bawah itu sudah ada. Mereka input di bawah jam 12 siang terlihat kosong sebetulnya udah ada antrean,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Tembus 40 Ribu, Menko Luhut Jalankan Skenario Terburuk?
Menurut&amp;nbsp;dia, kondisi itu dapat diatasi dengan menambah tempat tidur pasien Covid-19. Namun hal itu terkendala jumlah nakes yang ada di Kabupaten Bekasi.Akibatnya, banyak pasien terlebih dahulu dirawat di area IGD rumah sakit. Nantinya, akan segara bergantian masuk kamar jika ada pasien yang keluar.
&amp;rdquo;Memang satu-satunya cara menambah tempat tidur. Tapi kalau nambah tempat tidur kita harus tambah SDM. SDM kita nggak ada,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ungkapnya.&amp;nbsp;
Untuk itu, pemerintah daerah terus berusaha merekrut nakes untuk membantu penanganan pasien yang terpapar Covid-19 di wilayah Kabupaten Bekasi.</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash;&amp;nbsp;Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga masih&amp;nbsp;kekurangan tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan pasien Covid-19.&amp;nbsp;Saat ini jumlah nakes yang ada tidak sebanding dengan jumlah pasien yang ada di rumah sakit.&amp;nbsp;Alhasil, banyak nakes kelelahan akibat lonjakan Covid-19 di wilayahnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti mengatakan, saat ini 30 pasien Covid-19 ditangani empat orang nakes saja.&amp;nbsp;Harusnya, dalam keadaan normal satu nakes merawat tiga pasien.
Baca juga:&amp;nbsp;Warga Klaten Geger, Tim Sukarelawan Bukan Kubur Jenazah Pasien Covid-19 tapi Peti Kosong
&amp;rdquo;Ya kita kekurangan nakes, jumlahnya saya enggak bisa sebut karena enggak pegang data, itu angka-angka,&amp;rdquo; katanya.
Saat ini, kata dia,&amp;nbsp;tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 mencapai 85 persen. Angka itu bisa bertambah karena sudah ada antrean pasien yang menanti untuk mengisi tempat tidur tersisa.
&amp;rdquo;Kenapa kita katakan BOR RS masih 85 persen bukan 100, karena antrean di bawah itu sudah ada. Mereka input di bawah jam 12 siang terlihat kosong sebetulnya udah ada antrean,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Tembus 40 Ribu, Menko Luhut Jalankan Skenario Terburuk?
Menurut&amp;nbsp;dia, kondisi itu dapat diatasi dengan menambah tempat tidur pasien Covid-19. Namun hal itu terkendala jumlah nakes yang ada di Kabupaten Bekasi.Akibatnya, banyak pasien terlebih dahulu dirawat di area IGD rumah sakit. Nantinya, akan segara bergantian masuk kamar jika ada pasien yang keluar.
&amp;rdquo;Memang satu-satunya cara menambah tempat tidur. Tapi kalau nambah tempat tidur kita harus tambah SDM. SDM kita nggak ada,&amp;rdquo;&amp;nbsp;ungkapnya.&amp;nbsp;
Untuk itu, pemerintah daerah terus berusaha merekrut nakes untuk membantu penanganan pasien yang terpapar Covid-19 di wilayah Kabupaten Bekasi.</content:encoded></item></channel></rss>
