<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keterisian ICU RS di Jakarta Capai 95 Persen, Bukannya Takut Warganet Malah Tanya Bansos   </title><description>Keterisin tempat tidur solasi dan ICU harian rumah sakit (RS) di Jakarta kian mengkhawatirkan. Sebesar 95 persen ruang ICU dari 140 RS</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/14/338/2440451/keterisian-icu-rs-di-jakarta-capai-95-persen-bukannya-takut-warganet-malah-tanya-bansos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/14/338/2440451/keterisian-icu-rs-di-jakarta-capai-95-persen-bukannya-takut-warganet-malah-tanya-bansos"/><item><title>Keterisian ICU RS di Jakarta Capai 95 Persen, Bukannya Takut Warganet Malah Tanya Bansos   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/14/338/2440451/keterisian-icu-rs-di-jakarta-capai-95-persen-bukannya-takut-warganet-malah-tanya-bansos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/14/338/2440451/keterisian-icu-rs-di-jakarta-capai-95-persen-bukannya-takut-warganet-malah-tanya-bansos</guid><pubDate>Rabu 14 Juli 2021 13:17 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/14/338/2440451/keterisian-icu-rs-di-jakarta-capai-95-persen-bukannya-takut-warganet-malah-tanya-bansos-1J1Xpk8knS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/14/338/2440451/keterisian-icu-rs-di-jakarta-capai-95-persen-bukannya-takut-warganet-malah-tanya-bansos-1J1Xpk8knS.jpg</image><title>Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Keterisin tempat tidur solasi dan ICU harian rumah sakit (RS) di Jakarta kian mengkhawatirkan. Sebesar 95 persen ruang ICU dari 140 RS yang merawat Covid-19 sudah terpenuhi.
Berdasarkan infografik yang dibagikan akun Instagram @dkijakarta, peningkatan tempat tidur isolasi dan ICU harian di 140 RS terjadi sejak awal Juni 2021. Dimana saat itu baru sekitar 30-40 persen keterisian tempat tidur isolasi dan ICU lalu langsung melonjak naik hingga diatas 90 persen.
&quot;Jumlah tempat tidur ICU 1.470 dan sudah disiin pasie ICU sebanyak 1.390,&quot; seperti dikutip, Rabu (14/7/2021).
Pemprov DKI Jakarta terus menggencarkan strategi 3T (Testing-Tracing-Treatment) untuk menemukan sebanyak-banyaknya kasus positif sehingga dapat diisolasi, disembuhkan agar mencegah penyebaran virus.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kabar Baik! Telemedicine dan Obat Gratis Pasien Isolasi Mandiri Diperluas ke Bodetabek
Selain itu, vaksinasi Covid-19 juga terus digalakkan pada warga Jakarta usia &amp;gt;12 tahun, guna mengurangi penularan dan dampak virus Covid-19.
&quot;Mari tingkatkan disiplin, ingatkan sesama, saling menjaga, bersama kita putuskan rantai penularan Covid-19. Jalankan 5M: Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas,&quot;himbaunya.
Beragam komentar justru mempertanyakan bantuan sosial pada masa PPKM darurat. Misalnya saja akun @armand8kp. Menrutnya, hanpir dua minggu berjalan, bansos PPKM darurat belum juga dirasakan msyarakat.
&quot;Mohon Maaf BASOS kapan cair? PPKM Darurat uda jalan 2 minggu BASOS belum cair juga. Tolong kepeduliannya sama rakyat miskin,&quot; ungkapnya.
&quot;Liat di salah satu media onlain , dki sudah mempunyai anggaran tapi masih menunggu keputusan pusat , kenapa harus menunggu keputusan pusat pak ? Kami warga dki sudah sangat membutuhkan bantuannya pak apalagi bst ,sudah sangat diharapkan warga dki,&quot; sambung @jongsunyee.</description><content:encoded>JAKARTA - Keterisin tempat tidur solasi dan ICU harian rumah sakit (RS) di Jakarta kian mengkhawatirkan. Sebesar 95 persen ruang ICU dari 140 RS yang merawat Covid-19 sudah terpenuhi.
Berdasarkan infografik yang dibagikan akun Instagram @dkijakarta, peningkatan tempat tidur isolasi dan ICU harian di 140 RS terjadi sejak awal Juni 2021. Dimana saat itu baru sekitar 30-40 persen keterisian tempat tidur isolasi dan ICU lalu langsung melonjak naik hingga diatas 90 persen.
&quot;Jumlah tempat tidur ICU 1.470 dan sudah disiin pasie ICU sebanyak 1.390,&quot; seperti dikutip, Rabu (14/7/2021).
Pemprov DKI Jakarta terus menggencarkan strategi 3T (Testing-Tracing-Treatment) untuk menemukan sebanyak-banyaknya kasus positif sehingga dapat diisolasi, disembuhkan agar mencegah penyebaran virus.
Baca Juga:&amp;nbsp;Kabar Baik! Telemedicine dan Obat Gratis Pasien Isolasi Mandiri Diperluas ke Bodetabek
Selain itu, vaksinasi Covid-19 juga terus digalakkan pada warga Jakarta usia &amp;gt;12 tahun, guna mengurangi penularan dan dampak virus Covid-19.
&quot;Mari tingkatkan disiplin, ingatkan sesama, saling menjaga, bersama kita putuskan rantai penularan Covid-19. Jalankan 5M: Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas,&quot;himbaunya.
Beragam komentar justru mempertanyakan bantuan sosial pada masa PPKM darurat. Misalnya saja akun @armand8kp. Menrutnya, hanpir dua minggu berjalan, bansos PPKM darurat belum juga dirasakan msyarakat.
&quot;Mohon Maaf BASOS kapan cair? PPKM Darurat uda jalan 2 minggu BASOS belum cair juga. Tolong kepeduliannya sama rakyat miskin,&quot; ungkapnya.
&quot;Liat di salah satu media onlain , dki sudah mempunyai anggaran tapi masih menunggu keputusan pusat , kenapa harus menunggu keputusan pusat pak ? Kami warga dki sudah sangat membutuhkan bantuannya pak apalagi bst ,sudah sangat diharapkan warga dki,&quot; sambung @jongsunyee.</content:encoded></item></channel></rss>
