<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TPU Bambu Apus Tambah Petak Makam Jenazah Covid-19</title><description>Penambahan dilakukan lantaran petak makam yang disediakan telah terisi penuh ribuan jenazah sejak Maret 2021 lalu.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/14/338/2440772/tpu-bambu-apus-tambah-petak-makam-jenazah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/14/338/2440772/tpu-bambu-apus-tambah-petak-makam-jenazah-covid-19"/><item><title>TPU Bambu Apus Tambah Petak Makam Jenazah Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/14/338/2440772/tpu-bambu-apus-tambah-petak-makam-jenazah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/14/338/2440772/tpu-bambu-apus-tambah-petak-makam-jenazah-covid-19</guid><pubDate>Rabu 14 Juli 2021 22:23 WIB</pubDate><dc:creator>Okto Rizki Alpino</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/14/338/2440772/tpu-bambu-apus-tambah-petak-makam-jenazah-covid-19-h56nmrOfKZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/14/338/2440772/tpu-bambu-apus-tambah-petak-makam-jenazah-covid-19-h56nmrOfKZ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menyiapkan petak makam baru untuk pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Penambahan dilakukan lantaran petak makam yang disediakan telah terisi penuh ribuan jenazah sejak Maret 2021 lalu.

Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Christian Hutagalung mengatakan, pihaknya tengah melakukan pengurukan tanah di area yang belum terpakai.

&quot;Ini bukan perluasan lahan, tapi penambahan petak makam. Di lapangan dilakukan pengurukan tanah untuk petak makam,&quot; kata Christian saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;160 Warga Jabar Meninggal saat Jalani Isoman Covid-19
Christian menjelaskan, sejak TPU Bambu Apus dijadikan tempat pemulasaran jenazah pasien Covid-19 pihaknya dibantu warga sekitar mengerjakan pengurukan secara swadaya. Ketiadaan alat berat membuat proses pengurukan memakan waktu.

&quot;Pengerukan tanah ini agar layak dibuat petak makam baru, pengerjaannya baru direncanakan. Untuk hasil pengerjaan nanti jadi berapa petak makam saya belum bisa memprediksi,&quot; ujarnya.

Christian menuturkan, saat ini pemakaman jenazah pasien Covid-19 sebagian sudah menggunakan sistem tumpang dengan kerabatnya seperti halnya di TPU Pondok Ranggon. Hal itu terjadi lantaran jumlah jenazah pasein Covid-19 yang harus dimakamkan tidak sebanding dengan lahan yang tersedia.

&quot;Selama pemakamannya memang memadai jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di TPU umum dengan sistem tumpang,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo Ubah Gedung Pusdiklat Jemenhan dan Bahasa Jadi RS Covid-19
</description><content:encoded>JAKARTA - Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menyiapkan petak makam baru untuk pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Penambahan dilakukan lantaran petak makam yang disediakan telah terisi penuh ribuan jenazah sejak Maret 2021 lalu.

Kasudin Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Christian Hutagalung mengatakan, pihaknya tengah melakukan pengurukan tanah di area yang belum terpakai.

&quot;Ini bukan perluasan lahan, tapi penambahan petak makam. Di lapangan dilakukan pengurukan tanah untuk petak makam,&quot; kata Christian saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (14/7/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;160 Warga Jabar Meninggal saat Jalani Isoman Covid-19
Christian menjelaskan, sejak TPU Bambu Apus dijadikan tempat pemulasaran jenazah pasien Covid-19 pihaknya dibantu warga sekitar mengerjakan pengurukan secara swadaya. Ketiadaan alat berat membuat proses pengurukan memakan waktu.

&quot;Pengerukan tanah ini agar layak dibuat petak makam baru, pengerjaannya baru direncanakan. Untuk hasil pengerjaan nanti jadi berapa petak makam saya belum bisa memprediksi,&quot; ujarnya.

Christian menuturkan, saat ini pemakaman jenazah pasien Covid-19 sebagian sudah menggunakan sistem tumpang dengan kerabatnya seperti halnya di TPU Pondok Ranggon. Hal itu terjadi lantaran jumlah jenazah pasein Covid-19 yang harus dimakamkan tidak sebanding dengan lahan yang tersedia.

&quot;Selama pemakamannya memang memadai jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di TPU umum dengan sistem tumpang,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Prabowo Ubah Gedung Pusdiklat Jemenhan dan Bahasa Jadi RS Covid-19
</content:encoded></item></channel></rss>
