<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antre Pemulasaraan Jenazah di RSUD Wonosari Sampai 5 Jam </title><description>RSUD Wonosari hanya memiliki delapan petugas untuk memandikan jenazah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/14/510/2440474/antre-pemulasaraan-jenazah-di-rsud-wonosari-sampai-5-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/14/510/2440474/antre-pemulasaraan-jenazah-di-rsud-wonosari-sampai-5-jam"/><item><title>Antre Pemulasaraan Jenazah di RSUD Wonosari Sampai 5 Jam </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/14/510/2440474/antre-pemulasaraan-jenazah-di-rsud-wonosari-sampai-5-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/14/510/2440474/antre-pemulasaraan-jenazah-di-rsud-wonosari-sampai-5-jam</guid><pubDate>Rabu 14 Juli 2021 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Suharjono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/14/510/2440474/antre-pemulasaraan-jenazah-di-rsud-wonosari-sampai-5-jam-A3tcITMsKz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/14/510/2440474/antre-pemulasaraan-jenazah-di-rsud-wonosari-sampai-5-jam-A3tcITMsKz.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>GUNUNGKIDUL- Jumlah korban meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Gunung Kidul, Yogyakarta membuat petugas pemulasaraan jenazaah kewalahan. Bahkan antrean untuk proses memandikan jenazah di RSUD Wonosari mencapai 5 jam.
Perjuangan petugas pemulasaraan jenazah di RSUD Wonosari itu mendapat apresiasi dari DPRD Gunung Kidul yang memuji semangat dan perjuangan mereka.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kabur dari IGD RSUD Wonosari, Pasien Covid Ditemukan Tewas di Selokan
&quot;Saya mengetahui bagaimana perjuangan mereka setelah kerabat saya meninggal dunia karena Covid-19,&quot; terang Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Hery Nugroho kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (14/7/2021).
Hery menjelaskan bahwa pada Selasa (13/7/2021) malam, salah satu kerabatnya meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Wonosari. Namun, saat menghubungi ruang penanganan jenazah RSUD, ternyata sudah ada lima jenazah yang menunggu untuk dimandikan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;46 Tenaga Kesehatan RSUD Wonosari Gunung Kidul Terpapar Covid-19
&quot;Keluarga saya bisa dilakukan pemandian jenazah pukul 05.00 WIB. Jadi antrenya sekitar 5 jam,&quot; ungkapnya.
Hery mengatakan bahwa dia tidak bisa membayangkan jika setiap harinya rata-rata lebih dari 20 orang yang meninggal dan harus dilakukan pemulasaraan standar Covid-19 di RSUD  Wonosari.&quot;Petugas benar- benar tanpa istirahat untuk hal ini. Kami berharap masyarakat bisa menaati anjuran pemerintah di masa PPKM ini,&quot; kata Ketua DPD Golkar Gunungkidul itu.
Sementara Direktur RSUD Wonosari Heru Sulistyowati membenarkan situasi di ruang pemulasaraan jenazah tersebut. Saat ini pihaknya hanya memiliki delapan petugas untuk memandikan jenazah.
&quot;Ya semua berjibaku. Kepala Instalasi memang berusaha mengatur jadwal agar mereka tidak terlalu kecapekan,&quot; katanya.
Namun dalam situasi seperti ini, memang semua serba harus siap karena banyaknya kasus kenatian karena Covid-19.</description><content:encoded>GUNUNGKIDUL- Jumlah korban meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Gunung Kidul, Yogyakarta membuat petugas pemulasaraan jenazaah kewalahan. Bahkan antrean untuk proses memandikan jenazah di RSUD Wonosari mencapai 5 jam.
Perjuangan petugas pemulasaraan jenazah di RSUD Wonosari itu mendapat apresiasi dari DPRD Gunung Kidul yang memuji semangat dan perjuangan mereka.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kabur dari IGD RSUD Wonosari, Pasien Covid Ditemukan Tewas di Selokan
&quot;Saya mengetahui bagaimana perjuangan mereka setelah kerabat saya meninggal dunia karena Covid-19,&quot; terang Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Hery Nugroho kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (14/7/2021).
Hery menjelaskan bahwa pada Selasa (13/7/2021) malam, salah satu kerabatnya meninggal dunia setelah dirawat di RSUD Wonosari. Namun, saat menghubungi ruang penanganan jenazah RSUD, ternyata sudah ada lima jenazah yang menunggu untuk dimandikan.
BACA JUGA:&amp;nbsp;46 Tenaga Kesehatan RSUD Wonosari Gunung Kidul Terpapar Covid-19
&quot;Keluarga saya bisa dilakukan pemandian jenazah pukul 05.00 WIB. Jadi antrenya sekitar 5 jam,&quot; ungkapnya.
Hery mengatakan bahwa dia tidak bisa membayangkan jika setiap harinya rata-rata lebih dari 20 orang yang meninggal dan harus dilakukan pemulasaraan standar Covid-19 di RSUD  Wonosari.&quot;Petugas benar- benar tanpa istirahat untuk hal ini. Kami berharap masyarakat bisa menaati anjuran pemerintah di masa PPKM ini,&quot; kata Ketua DPD Golkar Gunungkidul itu.
Sementara Direktur RSUD Wonosari Heru Sulistyowati membenarkan situasi di ruang pemulasaraan jenazah tersebut. Saat ini pihaknya hanya memiliki delapan petugas untuk memandikan jenazah.
&quot;Ya semua berjibaku. Kepala Instalasi memang berusaha mengatur jadwal agar mereka tidak terlalu kecapekan,&quot; katanya.
Namun dalam situasi seperti ini, memang semua serba harus siap karena banyaknya kasus kenatian karena Covid-19.</content:encoded></item></channel></rss>
