<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kiprah Kades Jenar Sragen Tak Percaya Corona: Tak Pakai Masker, Bolehkan Hajatan Warga</title><description>Kades Jenar, Kecamatan Jenar, Sragen, Samto, membikin heboh setelah memasang baliho berisi makian kepada pejabat</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/15/512/2441216/kiprah-kades-jenar-sragen-tak-percaya-corona-tak-pakai-masker-bolehkan-hajatan-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/15/512/2441216/kiprah-kades-jenar-sragen-tak-percaya-corona-tak-pakai-masker-bolehkan-hajatan-warga"/><item><title>Kiprah Kades Jenar Sragen Tak Percaya Corona: Tak Pakai Masker, Bolehkan Hajatan Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/15/512/2441216/kiprah-kades-jenar-sragen-tak-percaya-corona-tak-pakai-masker-bolehkan-hajatan-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/15/512/2441216/kiprah-kades-jenar-sragen-tak-percaya-corona-tak-pakai-masker-bolehkan-hajatan-warga</guid><pubDate>Kamis 15 Juli 2021 17:20 WIB</pubDate><dc:creator>Solopos.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/15/512/2441216/kiprah-kades-jenar-sragen-tak-percaya-corona-tak-pakai-masker-bolehkan-hajatan-warga-IcxSgTA4t4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/15/512/2441216/kiprah-kades-jenar-sragen-tak-percaya-corona-tak-pakai-masker-bolehkan-hajatan-warga-IcxSgTA4t4.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>SRAGEN &amp;mdash; Kades Jenar, Kecamatan Jenar, Sragen, Samto, membikin heboh setelah memasang baliho berisi makian kepada pejabat pemerintah di jalan desanya, Rabu (14/7/2021).
Belakangan diketahui Samto ternyata tidak percaya pada Covid-19. Ia kerap membuat kebijakan yang bertentangan dengan upaya pemerintah mengatasi wabah virus corona.
Bahkan saat petugas tim gabungan dari Pemerintah Kecamatan Jenar serta Polsek dan Koramil Jenar datang untuk menurunkan baliho tersebut, Samto melawan.
Kades Jenar, Sragen, itu berusaha menghalang-halangi saat petugas gabungan menurunkan baliho tersebut dan mengancam akan memasang lebih banyak baliho sejenis.
Baca Juga: Tak Percaya Covid-19, Kades Jenar Sragen Pasang Baliho Memaki Pejabat
Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu, Kades Jenar, Samto, beberapa kali melontarkan pernyataan ia tidak percaya Covid-19. Oleh sebab itu, ia juga enggan memakai masker sampai sekarang.
Saat warga desa lain dilarang mengadakan hajatan demi mencegah penularan Covid-19, Samto justru membebaskan dan menjamin warganya bisa melaksanakan hajatan tanpa gangguan.
Namun, hajatan yang digelar warga Desa Jenar dibubarkan Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Jenar. Hal itu membuat Samto marah karena warganya tidak bisa menyelenggarakan hajatan walau sudah dijamin olehnya.Pakai Masker Di Jidat
Seorang warga yang menolak identitasnya dipublikasikan mengatakan  Kades Jenar, Sragen, yang memasang baliho cacian kepada pemerintah itu  memang pernah memakai masker.
Tapi masker itu tidak dipakai untuk menutup hidung dan mulut. &amp;ldquo;Masker  itu dipakai di jidatnya, kesannya seperti mau melecehkan,&amp;rdquo; ujar warga  Jenar tersebut.
Saat ini polisi tengah menyelidiki kasus tersebut. &amp;ldquo;Sekarang masih  kami lidik,&amp;rdquo; ujar Kapolsek Jenar, AKP Suparjono, dalam pesan singkat  yang diterima Solopos.com.
Sebagaimana diinformasikan, tim gabungan telah menurunkan baliho  berukuran sekitar 3 meter x 4 meter itu yang dipasang Kades Jenar,  Sragen, Samto, di tepi jalan Desa/Kecamatan Jenar, Rabu (14/7/2021).
Baliho itu menampilkan foto Kades Jenar, Samto, yang mengenakan  pakaian dinas. Baliho itu berisi sejumlah kalimat yang disusun dengan  huruf kapital berisi makian kepada kalangan pejabat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;IKI JAMAN REVORMASI. ISIH KEPENAK JAMAN PKI. AYO PEJABAT MIKIR  NASIBE RAKYAT. PEJABAT SING SENENG NGUBER-NGUBER RAKYAT KUI BANGS*T.  PEJABAT SENG GOLEKI WONG DUWE GAWE IKU KERE. PEGAWAI SING SIO KARO  SENIMAN SENIWATI KUI B*JINGAN,&amp;rdquo; demikian tertulis pada spanduk itu.</description><content:encoded>SRAGEN &amp;mdash; Kades Jenar, Kecamatan Jenar, Sragen, Samto, membikin heboh setelah memasang baliho berisi makian kepada pejabat pemerintah di jalan desanya, Rabu (14/7/2021).
Belakangan diketahui Samto ternyata tidak percaya pada Covid-19. Ia kerap membuat kebijakan yang bertentangan dengan upaya pemerintah mengatasi wabah virus corona.
Bahkan saat petugas tim gabungan dari Pemerintah Kecamatan Jenar serta Polsek dan Koramil Jenar datang untuk menurunkan baliho tersebut, Samto melawan.
Kades Jenar, Sragen, itu berusaha menghalang-halangi saat petugas gabungan menurunkan baliho tersebut dan mengancam akan memasang lebih banyak baliho sejenis.
Baca Juga: Tak Percaya Covid-19, Kades Jenar Sragen Pasang Baliho Memaki Pejabat
Informasi yang dihimpun Solopos.com, Rabu, Kades Jenar, Samto, beberapa kali melontarkan pernyataan ia tidak percaya Covid-19. Oleh sebab itu, ia juga enggan memakai masker sampai sekarang.
Saat warga desa lain dilarang mengadakan hajatan demi mencegah penularan Covid-19, Samto justru membebaskan dan menjamin warganya bisa melaksanakan hajatan tanpa gangguan.
Namun, hajatan yang digelar warga Desa Jenar dibubarkan Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Jenar. Hal itu membuat Samto marah karena warganya tidak bisa menyelenggarakan hajatan walau sudah dijamin olehnya.Pakai Masker Di Jidat
Seorang warga yang menolak identitasnya dipublikasikan mengatakan  Kades Jenar, Sragen, yang memasang baliho cacian kepada pemerintah itu  memang pernah memakai masker.
Tapi masker itu tidak dipakai untuk menutup hidung dan mulut. &amp;ldquo;Masker  itu dipakai di jidatnya, kesannya seperti mau melecehkan,&amp;rdquo; ujar warga  Jenar tersebut.
Saat ini polisi tengah menyelidiki kasus tersebut. &amp;ldquo;Sekarang masih  kami lidik,&amp;rdquo; ujar Kapolsek Jenar, AKP Suparjono, dalam pesan singkat  yang diterima Solopos.com.
Sebagaimana diinformasikan, tim gabungan telah menurunkan baliho  berukuran sekitar 3 meter x 4 meter itu yang dipasang Kades Jenar,  Sragen, Samto, di tepi jalan Desa/Kecamatan Jenar, Rabu (14/7/2021).
Baliho itu menampilkan foto Kades Jenar, Samto, yang mengenakan  pakaian dinas. Baliho itu berisi sejumlah kalimat yang disusun dengan  huruf kapital berisi makian kepada kalangan pejabat.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;IKI JAMAN REVORMASI. ISIH KEPENAK JAMAN PKI. AYO PEJABAT MIKIR  NASIBE RAKYAT. PEJABAT SING SENENG NGUBER-NGUBER RAKYAT KUI BANGS*T.  PEJABAT SENG GOLEKI WONG DUWE GAWE IKU KERE. PEGAWAI SING SIO KARO  SENIMAN SENIWATI KUI B*JINGAN,&amp;rdquo; demikian tertulis pada spanduk itu.</content:encoded></item></channel></rss>
