<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lalin Pos Penyekatan Mampang Prapatan Jaksel Kondusif </title><description>Hari kedua penambahan titik penyekatan di Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan masih berjalan kondusif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/16/338/2441561/lalin-pos-penyekatan-mampang-prapatan-jaksel-kondusif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/16/338/2441561/lalin-pos-penyekatan-mampang-prapatan-jaksel-kondusif"/><item><title>Lalin Pos Penyekatan Mampang Prapatan Jaksel Kondusif </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/16/338/2441561/lalin-pos-penyekatan-mampang-prapatan-jaksel-kondusif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/16/338/2441561/lalin-pos-penyekatan-mampang-prapatan-jaksel-kondusif</guid><pubDate>Jum'at 16 Juli 2021 11:41 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/16/338/2441561/lalin-pos-penyekatan-mampang-prapatan-jaksel-kondusif-50Tn65AiF3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pos penyekatan di Mampang Prapatan, Jaksel (Foto: M Refi Sandi) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/16/338/2441561/lalin-pos-penyekatan-mampang-prapatan-jaksel-kondusif-50Tn65AiF3.jpg</image><title>Pos penyekatan di Mampang Prapatan, Jaksel (Foto: M Refi Sandi) </title></images><description>JAKARTA - Hari kedua penambahan titik penyekatan di Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan masih berjalan kondusif.

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi pada Jumat (16/7/2021) lalu lintas terlihat tidak terjadi kepadatan seperti hari pertama kemarin. Terlihat petugas gabungan TNI-Polri, Dishub, dan Satpol-PP memeriksa surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau dokumen lainnya yang menunjukkan pekerja esensial dan kritikal.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pos Penyekatan di Ciputat Macet Sepanjang 2 Kilometer
Terlihat antrean pengendara saat pemeriksaan STRP tersebut. Namun, tidak mengular panjang. Kemudian, pengendara yang menunjukkan STRP diperkenankan untuk lurus ke arah H.R Rasuna Said. Sementara pengendara yang tidak memiliki STRP dibelokkan ke arah Jalan Tendean.

Tepat pukul 10.00 WIB, polisi tutup Pos Penyekatan Mampang Prapatan Raya, kecuali untuk tenaga kesehatan dan darurat diperkenankan melintas. Pantauan MNC Portal Indonesia, lalu lintas terlihat tidak terjadi kepadatan seperti hari pertama kemarin. Terlihat petugas gabungan TNI-Polri, Dishub, dan Satpol-PP berjaga di titik penyekatan.

&quot;Selain nakes dan darurat (sambil nunjuk papan arah),&quot; ucap salah seorang petugas di lokasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pembatasan Mobilitas, Begini Situasi Penyekatan di Jalan Merdeka Timur
Sementara itu, pekerja esensial dan kritikal yang memiliki surat tanda registrasi pekerja (STRP) tidak diperkenankan melintas. Sebab, hanya pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB khusus pemegang STRP.

Pengendara selain tenaga kesehatan dan kedaruratan dibelokkan ke arah Jalan Tendean. Adapun penutupan tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.



Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menambah titik penyekatan dari 63 menjadi 100 titik di wilayah Jabodetabek mulai Kamis 15 Juli 2021 kemarin.



&quot;Hari ini hari pertama pelaksanaan penambahan pintu penyekatan dari 63 titik menjadi 100 titik salah satunya dimana titik dimana kita berada di Mampang Prapatan ini. Di Mampang Prapatan ini kita melakukan penyekatan dari pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB,&quot; kata Sambodo saat jumpa pers di Halte Transjakarta Mampang Prapatan Jaksel.



Sambodo menambahkan untuk skema arus di lokasi penyekatan Mampang Prapatan seperti ini. &quot;Skemanya untuk esensial dan kritikal bisa lurus ke arah Rasuna Said, Kuningan, Jaksel. Sementara untuk non kritikal dan esensial kita arahkan ke kiri arah Jalan Tendean,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Hari kedua penambahan titik penyekatan di Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan masih berjalan kondusif.

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi pada Jumat (16/7/2021) lalu lintas terlihat tidak terjadi kepadatan seperti hari pertama kemarin. Terlihat petugas gabungan TNI-Polri, Dishub, dan Satpol-PP memeriksa surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau dokumen lainnya yang menunjukkan pekerja esensial dan kritikal.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pos Penyekatan di Ciputat Macet Sepanjang 2 Kilometer
Terlihat antrean pengendara saat pemeriksaan STRP tersebut. Namun, tidak mengular panjang. Kemudian, pengendara yang menunjukkan STRP diperkenankan untuk lurus ke arah H.R Rasuna Said. Sementara pengendara yang tidak memiliki STRP dibelokkan ke arah Jalan Tendean.

Tepat pukul 10.00 WIB, polisi tutup Pos Penyekatan Mampang Prapatan Raya, kecuali untuk tenaga kesehatan dan darurat diperkenankan melintas. Pantauan MNC Portal Indonesia, lalu lintas terlihat tidak terjadi kepadatan seperti hari pertama kemarin. Terlihat petugas gabungan TNI-Polri, Dishub, dan Satpol-PP berjaga di titik penyekatan.

&quot;Selain nakes dan darurat (sambil nunjuk papan arah),&quot; ucap salah seorang petugas di lokasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pembatasan Mobilitas, Begini Situasi Penyekatan di Jalan Merdeka Timur
Sementara itu, pekerja esensial dan kritikal yang memiliki surat tanda registrasi pekerja (STRP) tidak diperkenankan melintas. Sebab, hanya pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB khusus pemegang STRP.

Pengendara selain tenaga kesehatan dan kedaruratan dibelokkan ke arah Jalan Tendean. Adapun penutupan tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB.



Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menambah titik penyekatan dari 63 menjadi 100 titik di wilayah Jabodetabek mulai Kamis 15 Juli 2021 kemarin.



&quot;Hari ini hari pertama pelaksanaan penambahan pintu penyekatan dari 63 titik menjadi 100 titik salah satunya dimana titik dimana kita berada di Mampang Prapatan ini. Di Mampang Prapatan ini kita melakukan penyekatan dari pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB,&quot; kata Sambodo saat jumpa pers di Halte Transjakarta Mampang Prapatan Jaksel.



Sambodo menambahkan untuk skema arus di lokasi penyekatan Mampang Prapatan seperti ini. &quot;Skemanya untuk esensial dan kritikal bisa lurus ke arah Rasuna Said, Kuningan, Jaksel. Sementara untuk non kritikal dan esensial kita arahkan ke kiri arah Jalan Tendean,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
