<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>CDC: Varian Delta Sumbang 83% Infeksi Covid-19 di AS</title><description>Pejabat kesehatan menyatakan kasus virus corona varian delta terus mengalami lonjakan dan mencapai sekitar 83%.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/21/18/2443520/cdc-varian-delta-sumbang-83-infeksi-covid-19-di-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/21/18/2443520/cdc-varian-delta-sumbang-83-infeksi-covid-19-di-as"/><item><title>CDC: Varian Delta Sumbang 83% Infeksi Covid-19 di AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/21/18/2443520/cdc-varian-delta-sumbang-83-infeksi-covid-19-di-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/21/18/2443520/cdc-varian-delta-sumbang-83-infeksi-covid-19-di-as</guid><pubDate>Rabu 21 Juli 2021 05:26 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/21/18/2443520/cdc-varian-delta-sumbang-83-infeksi-covid-19-di-as-fBE4I39oQ2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Pusat  Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDC) dr. Rochelle Walensky (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/21/18/2443520/cdc-varian-delta-sumbang-83-infeksi-covid-19-di-as-fBE4I39oQ2.jpg</image><title>Direktur Pusat  Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular (CDC) dr. Rochelle Walensky (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON - Pejabat kesehatan menyatakan kasus virus corona varian delta terus mengalami lonjakan dan mencapai sekitar 83% dari infeksi Covid-19 di Amerika Serikat (AS).
Ini merupakan peningkatan dramatis daridua minggu yang lalu, ketika varian delta itu mencapai sekitar 50% dari kasus virus corona yang memiliki urutan genetik.
(Baca juga: Jeff Bezos, Orang Terkaya di Dunia Lakukan Perjalanan Luar Angkasa Perdana)
&quot;Cara terbaik untuk mencegah penyebaran varian COVID-19 adalah mencegah penyebaran penyakit itu. Vaksinasi merupakan alat paling ampuh yang kita miliki,&quot; kata Dr. Rochelle Walensky, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), pada sebuah sidang dengar di Senat AS, Selasa (20/7).
Varian delta merupakan hasil dari mutasi virus corona, serta lebih mudah menyebar dibandingkan varian lainnya. Varian ini pertama kali terdeteksi di India namun sekarang telah diidentifikasi di seluruh dunia.
(Baca juga: Pembuat Kartun Nabi Muhammad Meninggal, Bagaimana Sepak Terjangnya?)</description><content:encoded>WASHINGTON - Pejabat kesehatan menyatakan kasus virus corona varian delta terus mengalami lonjakan dan mencapai sekitar 83% dari infeksi Covid-19 di Amerika Serikat (AS).
Ini merupakan peningkatan dramatis daridua minggu yang lalu, ketika varian delta itu mencapai sekitar 50% dari kasus virus corona yang memiliki urutan genetik.
(Baca juga: Jeff Bezos, Orang Terkaya di Dunia Lakukan Perjalanan Luar Angkasa Perdana)
&quot;Cara terbaik untuk mencegah penyebaran varian COVID-19 adalah mencegah penyebaran penyakit itu. Vaksinasi merupakan alat paling ampuh yang kita miliki,&quot; kata Dr. Rochelle Walensky, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), pada sebuah sidang dengar di Senat AS, Selasa (20/7).
Varian delta merupakan hasil dari mutasi virus corona, serta lebih mudah menyebar dibandingkan varian lainnya. Varian ini pertama kali terdeteksi di India namun sekarang telah diidentifikasi di seluruh dunia.
(Baca juga: Pembuat Kartun Nabi Muhammad Meninggal, Bagaimana Sepak Terjangnya?)</content:encoded></item></channel></rss>
